Terbit: 4 Maret 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Ada banyak sekali produk makanan yang dibuat dari kacang kedelai. Tak hanya tahu atau tempe, kedelai juga bisa diolah menjadi kecap, susu kedelai, miso, dan bahan makanan lainnya. Selain enak, makanan dari bahan kacang kedelai ini juga dikenal luas memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan tubuh.

Dikenal Enak dan Sehat, Orang-Orang Dengan Kondisi Ini Ternyata Dilarang Makan Kacang Kedelai

Telah banyak penelitian yang membuktikan bahwa kacang kedelai memiliki protein dalam jumlah yang tinggi. Padahal, protein ini sangat penting bagi tubuh untuk menjaga kesehatan sel-selnya. Selain itu, kedelai juga memiliki asam amino esensial dan tidak memiliki kolesterol. Bahkan, adanya serat larut dalam kacang kedelai juga bisa menurunkan kadar kolesterol tubuh dengan efektif.

Manfaat lain yang bisa kita dapatkan jika rutin mengonsumsi kacang kedelai adalah semakin sehatnya saluran pencernaan. Kerap mengonsumsinya akan menurunkan risiko terkena sembelit, wasir, kanker usus besar, dan gangguan pencernaan lainnya. Selain itu, tingginya kadar isoflavon di dalam kacang kedelai akan mendukung kesehatan dan kekuatan tulang. Kandungan zat besi dan seng yang tinggi di dalam produk kacang kedelai juga akan membuat darah dan pembuluh darah menjadi lebih sehat. Bahkan, sebuah penelitian menyebutkan bahwa kerap mengonsumsi makanan dari produk kedelai bisa menurunkan risiko terkena gangguan pendengaran.

Hanya saja, orang-orang yang mengalami masalah batu ginjal atau tumor sebaiknya tidak sembarangan dalam mengonsumsi makanan dari produk kedelai. Wanita yang menderita tumor sebaiknya membatasi asupan kedelai hanya 4 kali dalam sepekan. Penderita batu ginjal juga sebaiknya membatasi konsumsi kedelai karena adanya kandungan oksalat yang bisa memengaruhi pembentukan batu ginjal. Selain itu, mereka dengan gangguan kelenjar tiroid juga sebaiknya membatasi asupan produk kedelai setiap hari demi menjaga kesehatan tubuh.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi