Terbit: 7 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Setelah mandi dan keramas di malam hari, kita kerap langsung beristirahat karena badan sudah terlalu capek bekerja. Akhirnya meski rambut masih basah atau masih menggunakan handuk pun kita tidur tanpa mengetahui dampak buruk yang sedang mengintai.

3 Bahaya Tidur saat Rambut Basah

Tidur dengan rambut basah sebenarnya tidak direkomendasikan. Lebih baik keringkan rambut dengan handuk atau hair dryer kalau tidak bisa menunggu lama. Kebiasaan tidur saat rambut basah akan memberikan beberapa gangguan di bawah ini.

1. Sakit kepala
Pernah sakit kepala setelah kehujanan? Rambut yang basah akan menyebabkan bakteri yang ada di rambut dan kulit kepala tumbuh dengan cepat. Dampaknya, aliran darah akan banyak mengalir ke kepala dan menyebabkan nyeri muncul.

Selain karena bakteri yang melakukan infeksi, sakit rambut juga bisa terjadi karena berbedaan suhu dan kelembapan. Setelah keramas, kepala akan menjadi lebih dingin ketimbang organ tubuh lain sehingga rasa nyeri bisa muncul dengan tiba-tiba. Tidur dengan rambut basah akan membuat Anda mendadak sakit setelah bangun tidur.

2. Kulit kepala mengalami infeksi
Kulit kepala yang basah menyebabkan infeksi oleh bakteri atau virus. Infeksi ini akan memberikan rasa pusing yang instan dan bisa sembuh setelah dikeringkan. Namun, dampak yang diberikan cukup banyak. Infeksi ini bisa menyebabkan munculnya borok pada kulit kepala dan ketombe yang membuat gatal muncul dengan cepat.

3. Rambut cepat rusak
Dalam keadaan basah, rambut akan lebih lunak dan rapuh. Kalau Anda tidur dengan posisi kepala yang berubah-ubah, rambut bisa saja rusak karena sering bergesek. Rambut juga jadi susah ditata dan terlihat kusut.

Rambut basah yang dibiarkan saat tidur juga menyebabkan kandungan minyaknya bertambah. Kelenjar sebaceous yang mengalami perubahan suhu dan pH menyebabkan kekusutan secara instan.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi