Terbit: 13 March 2018 | Diperbarui: 18 April 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Dalam dunia medis, patah memang sering dikaitkan dengan tulang, baik itu keras atau lunak. Meski demikian, penis yang sejatinya merupakan kumpulan otot juga bisa patah dan menyebabkan banyak gangguan khususnya pada fungsi seksual dan juga reproduksi.

Ketahui 4 Tanda Penis Patah, Bagaimana Pengobatannya?

Penis bisa patah karena banyak faktor, biasanya pria bisa menyadari secara langsung dengan munculnya nyeri. Namun, patah yang terjadi secara ringan sering tidak disadari oleh pria meski efeknya bisa membuat pria jadi susah ereksi.

Tanda penis mengalami patah

Ada beberapa tanda umum yang menandakan apakah penis yang Anda miliki patah atau tidak. Penis yang patah biasanya memiliki beberapa tanda berikut ini:

  1. Susah mendapatkan ereksi yang sempurna. Meski pria sudah mendapatkan rangsangan yang maksimal, darah akan susah masuk ke dalam penis.
  2. Muncul lebam atau warna biru kehitaman pada pangkal penis. Warna gelap itu muncul dari darah yang keluar dari pembuluh darah yang pecah.
  3. Penis akan nyeri saat akan ereksi atau saat sedang pada posisi flaccid. Penis normal tidak akan menimbulkan rasa sakit meski sedang dalam kondisi tegang.
  4. Saat kencing, pria akan mengeluarkan urine bercampur dengan darah. Kalau sudah seperti ini penanganan harus segera dilakukan.

Mengatasi penis yang patah

Penis bisa patah saat pria melakukan hubungan seks atau masturbasi. Kalau saat melakukan dua kegiatan muncul bunyi seperti letusan kecil disertai rasa sakit dan penis jadi lemas, Anda harus segera mengompresnya dengan air es.

Kondisi penis patah tidak bisa diobati dengan obat oral atau oles. Untuk mengurangi dampak negatifnya, pria harus melakukan operasi untuk mengeluarkan darah dan memperbaiki struktur yang patah bergeser.

Pasca operasi atau perlakukan penyembuhan lainnya, penis kadang tidak berfungsi dengan maksimal. Bahkan, beberapa pria tidak bisa ereksi lagi.

Demikian tanda penis sedang patah. Semoga bisa Anda gunakan sebagai rujukan!


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi