Terbit: 22 Maret 2018 | Diperbarui: 27 April 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Selain penis, organ reproduksi vital lainnya pada pria adalah testis. Bagi pria, testis merupakan organ yang sangat penting. Dari testis inilah dihasilkan sperma yang berperan dalam proses pembuahan. Selain itu, testis juga menghasilkan testosteron yang memberikan tanda maskulinitas pada pria.

Obat Alergi Picu Penurunan Fungsi Testis pada Pria

Kalau testis mengalami gangguan, seseorang bisa mengalami kemandulan. Untuk itu, pria disarankan untuk menjaga testisnya dengan baik sampai mendapatkan momongan atau tidak aktif secara seksual.

Penyebab rusaknya testis

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan gangguan pada testis. Pertama adalah infeksi saluran kemih yang terlalu parah. Selanjutnya penyakit seperti klamidia dan gonore juga menyebabkan testis mengalami gangguan sehingga sperma yang dihasilkan tidak sehat.

Testis pada pria juga bisa rusak karena aktivitas harian. Pria yang sering duduk di kursi yang keras atau atlet sepeda yang sering bertanding, rawan terkena gangguan testis.  Terakhir, testis juga bisa mengalami penurunan fungsi karena pria mengonsumsi obat anti alergi yang berlebihan.

Obat alergi picu gangguan testis

Obat-obatan yang digunakan untuk mengatasi gangguan alergi ternyata berdampak besar pada kesuburan pria. Konsumsi obat antialergi secara berlebihan atau dalam jangka waktu lama bisa menurunkan fungsi dari testis sehingga sperma yang dihasilkan tidak akan sehat.

Sperma yang sehat selalu memiliki bentuk runcing di bagian depan dan ekor di belakang. Selanjutnya pergerakan dari sperma juga sangat cepat sehingga mudah membuahi sel telur yang berada di area rahim.

Studi yang dilakukan oleh Instituto de Biologia y Medicina Experimental ini memang masih baru. Jadi, penelitian lanjutan harus dilakukan untuk menunjang keakuratan dari penelitian.

Testis bisa rusak atau fungsinya bisa menurun karena banyak sebab. Oleh karena itu, mari lebih menjaga testis yang Anda miliki dengan selalu mengeceknya setiap hari. Misal ada benjolan atau terasa sakit saat disentuh, segera hubungi dokter.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi