Terbit: 20 February 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Dari studi yang dilakukan oleh beberapa peneliti menemukan fakta kalau pria cenderung lebih mudah sakit ketimbang wanita. Pria lebih mudah terinfeksi penyakit seperti flu atau penyakit lain yang menyerang imunitas tubuh. Akibatnya, pria jadi mudah drop atau paling tidak ada sakit sebulan sekali kali.

Mengapa Pria Lebih Sering Sakit Ketimbang Wanita?

Testosteron berpengaruh pada sistem kekebalan
Dari studi yang dilakukan oleh PNAS, didapatkan data kalau kadar testosteron berpengaruh pada imunitas pria. Selama ini kita hanya menganggap testosteron menentukan kualitas seks dan sperma. Ternyata, tinggi dan rendahnya sperma memberikan dampak yang besar pada kesehatan pria.

Pria dengan kadar testosteron rendah cenderung memiliki sistem imunitas yang baik dan mampu melawan radikal bebas. Sementara itu, pria yang memiliki kadar hormon testosteron tinggi justru sistem imunitasnya rendah. Sistem imunitas bisa rendah karena testosteron membakarnya.

Perbedaan sistem imunitas pria dan wanita
Pria dan wanita memiliki hormon yang berbeda di dalam tubuhnya. Wanita memiliki hormon estrogen yang meningkatkan sistem imunitas dalam tubuh. Hormon ini berkebalikan dengan testosteron yang justru membuat sistem imunitas menjadi berkurang dan membuat pria jadi gampang sakit.

Meski wanita dikenal lebih kebal sakit, sistem imun yang berlebihan pada tubuh juga berbahaya untuk kesehatan. Mereka bisa alami penyakit autoimun yang membuat sistem imun menyerang sel tubuh meski itu bukan radikal bebas.

Evolusi pada sistem imun tubuh
Evolusi manusia menyebabkan fungsi imunitas pada pria dan wanita berbeda. Pria tidak mengalami kehamilan sementara wanita mengalaminya. Saat hamil, imunitas tubuh wanita akan meningkat karena harus menjaga bayi yang ada di dalam rahimnya. Itulah mengapa imunitas wanita meningkat dan jarang sakit meski penyakit autoimun bisa datang kapan saja.

Dengan keadaan ini, pria disarankan lebih menjaga kesehatannya dengan berolahraga secara teratur, makan dengan benar, dan mengurangi kebiasaan buruk seperti merokok atau minum alkohol.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi