Terbit: 1 Maret 2018 | Diperbarui: 9 April 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Banyak atau tidaknya sperma yang keluar saat ejakulasi dipengaruhi oleh aliran darah yang mengalir ke testis. Kalau darah yang mengalir ke sana lancar, proses pembentukan sperma bisa terjadi dengan sempurna sehingga kualitasnya akan meningkat.

Kardio dan Meningkatnya Jumlah dan Kualitas Sperma

Nah, untuk mengalirkan darah dengan normal ke testis, seorang pria harus memiliki jantung yang kuat. Kalau jantung kuat, peredaran darah ke seluruh tubuh bisa berjalan dengan lancar dan pria akan mendapatkan bonus berupa ereksi yang kuat dan tahan lama.

Kardio dan kualitas sperma
Syarat untuk mendapatkan sperma yang banyak dan berkualitas adalah peredaran darah yang lancar dan sehatnya jantung. Untuk mendapatkan kesehatan kardiovaskular, pria disarankan untuk berolahraga secara rutin khususnya jenis olahraga yang meningkatkan kerja jantung dan juga menguras keringat.

Setelah pria berolahraga secara rutin setiap hari, aliran darahnya akan mengalir dengan deras. Selain itu, pria juga akan memiliki kadar lemak yang kecil sehingga kesuburannya meningkat. Pada kondisi ini pria akan siap memberikan spermanya untuk membuahi sel telur.

Jenis kardio yang cocok untuk pria
Ada banyak sekali jenis olahraga kardio yang bisa dilakukan oleh pria. Mereka bisa lari kecil setiap pagi, jalan cepat, sepak bola, bersepeda, hingga berenang. Semua olahraga yang membutuhkan endurance atau ketahanan diri bisanya bisa menyehatkan jantung dan membuat pria jadi mudah lelah.

Karena kondisi setiap pria berbeda-beda, intensitas olahraga yang dilakukan juga berbeda. Untuk itu, beberapa praktisi kesehatan terutama yang dirilis pada Journal of the Society for Reproduction and Surgery, pria disarankan untuk lari selama 30-45 menit paling tidak seminggu sekali.

Anda juga bisa mengombinasikannya dengan olahraga jenis lain seperti angkat beban di tempat gym untuk memberikan tambahan tenaga atau olahraga yang memberikan tambahan kelenturan dan keseimbangan seperti yoga.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi