Terbit: 5 October 2021
Ditulis oleh: Gerardus Septian Kalis | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Makan nanas saat haid sering kali membuat kekhawatiran bagi beberapa wanita. Apakah mengonsumsi nanas membuat gejala menstruasi semakin parah? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Bolehkah Konsumsi Nanas saat Haid? Ini Penjelasannya

Kaitan Antara Konsumsi Nanas dan Haid

Informasi yang beredar luas di masyarakat mengatakan bahwa makan nanas saat haid adalah sesuatu yang tidak dianjurkan. Bagaimana dunia medis melihat hal ini? Sebuah studi menunjukkan, nanas kaya akan mineral mangan yang dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan terkait dengan premenstrual syndrome (PMS).

Selain itu, sifat antioksidannya membantu mengurangi peradangan akut, yang bisa menjadi penyebab rasa kram di perut. Enzim bromelain yang ditemukan dalam buah ini telah terbukti mengurangi rasa sakit dan membantu relaksasi otot, sehingga dipercaya membantu mengurangi kram.

Jadi, makanan nanas saat menstruasi adalah sesuatu yang baik karena dapat mengurangi ketidaknyamanan saat seorang wanita mengalami pendarahan bulanan.

Efek Samping Potensial Konsumsi Nanas saat Haid

Meski nanas adalah buah yang bermanfaat bagi wanita yang sedang menstruasi, nutrisi yang terkandung di dalamnya bisa menyebabkan masalah kesehatan pada seseorang yang memiliki masalah medis tertentu.

Jika sistem pencernaan Anda sedang bermasalah, jumlah vitamin C yang tinggi pada nanas dapat menyebabkan mual, diare, atau mulas. Keasaman nanas juga dapat meningkatkan gejala mulas pada orang yang memiliki penyakit asam lambung.

Selain itu, kandungan bromelain di dalamnya juga dapat menyebabkan diare, ruam kulit, hingga perdarahan menstruasi yang berlebihan.

Hal inilah yang mungkin membuat makan nanas saat haid tidak dianjurkan karena beberapa wanita merasakan kram perut atau perut yang terasa kembung saat menstruasi. Mengonsumsi nanas pada periode ini diduga akan memperburuk keluhan yang dialami.

Pada akhirnya, pro dan kontra konsumsi nanas saat menstruasi masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Langkah teraman yang bisa Anda lakukan adalah mengonsumsi buah ini dalam jumlah terbatas atau menghindarinya, terutama bagi Anda yang memiliki alergi atau masalah pencernaan.

Baca Juga: Minum Soda saat Haid, Bolehkah?

Apa yang Terjadi Jika Anda Makan Nanas Terlalu Banyak?

Konsumsi buah ini secara berlebihan dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan, di antaranya:

  • Diare.
  • Muntah dan mual.
  • Ruam kulit.
  • Aliran darah menstruasi yang berlebihan.
  • Pembengkakan di pipi dan mulut.

Penting untuk diketahui, bromelain adalah zat utama yang ditemukan dalam nanas yang memiliki kelebihan dan kekurangan bagi tubuh. Jadi, pastikan konsumsi nanas tidak berlebihan.

Baca Juga: 12 Manfaat Nanas Madu, Nanas Manis Kaya Nutrisi

Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi Selama Haid

Beberapa makanan dan minuman yang dapat mengurangi gejala menstruasi adalah:

  • Air Putih

Minum banyak air putih adalah sesuatu yang penting bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Menjaga tubuh tetap terhidrasi dapat mengurangi kemungkinan Anda terkena sakit kepala karena dehidrasi, gejala umum dari menstruasi.

  • Sayuran Hijau

Selama menstruasi, tubuh akan mengalami penurunan kadar zat besi, terutama jika aliran darahnya deras. Kondisi ini menyebabkan kelelahan, pusing, dan nyeri.

Sayuran hijau seperti kangkung dan bayam dapat meningkatkan kadar zat besi tubuh. Selain itu, bayam juga kaya akan magnesium.

  • Jahe

Jahe memiliki efek antiinflamasi yang dapat membantu menenangkan otot yang pegal. Hal inilah yang membuat secangkir jahe hangat dipercaya dapat membantu mengatasi gejala menstruasi.

Namun, jangan terlalu banyak mengonsumsi jahe, karena mengonsumsi lebih dari 4 gram dalam satu hari dapat menyebabkan mulas dan sakit perut.

  • Cokelat Hitam

Cokelat hitam kaya akan zat besi dan magnesium. Sebatang cokelat hitam (100 gram) dengan kandungan kakao 70-85 persen mengandung 67 persen asupan harian yang direkomendasikan untuk zat besi dan 58 persen asupan harian yang direkomendasikan untuk zat besi.

Sebuah studi menemukan bahwa magnesium mengurangi keparahan gejala premenstrual syndrome (PMS). Seorang wanita yang kekurangan magnesium lebih cenderung memiliki gejala PMS yang parah.

 

  1. Anonim. Pineapple Juice: Are There Health Benefits?. https://www.webmd.com/diet/pineapple-juice-health-benefits#1. (Diakses pada 5 Oktober 2021).
  2. Anonim. 26 Benefits of Pineapple For Health, Skin and Hair. https://pharmeasy.in/blog/26-benefits-of-pineapple-for-health-skin-and-hair/. (Diakses pada 5 Oktober 2021).
  3. Ferguson, Sian. 2019. 16 Foods to Eat (and Some to Avoid) During Your Period. https://www.healthline.com/health/womens-health/what-to-eat-during-period. (Diakses pada 5 Oktober 2021).
  4. Glassman, Keri. 2017. 5 foods to help you deal with menstrual cramps. https://www.today.com/health/5-foods-help-you-deal-menstrual-cramps-t107199. (Diakses pada 5 Oktober 2021).


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi