Terbit: 22 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Mengubah kebiasaan tentu bukan perkara gampang, apalagi kebiasaan buruk anak. Anak-anak cenderung melakukan sesuatu sesuai kemauannya, sehingga kadang sulit untuk diingatkan. Namun jika tidak diubah sejak usia dini, hal ini dapat berdampak buruk bagi kesehatan dan kemandirian anak.

Beberapa Kebiasaan Buruk Anak Saat Makan dan Cara Mengatasinya

Beberapa kebiasaan buruk yang sering dilakukan anak-anak khususnya tentang kebiasaan makan antara lain:

Tak bisa lepas dari makanan manis
Para orang tua pasti tahu bahwa kebiasaan satu ini termasuk kebiasaan yang sulit diubah. Makanan manis memang lebih mudah disukai anak-anak. Tidak heran jika anak-anak akan lebih memilih untuk makan permen, es krim dan cokelat daripada semangkuk sayur. Jika hal ini dibiarkan, maka akan dapat mengganggu kesehatannya di masa mendatang.

Untuk mengatasinya, Anda dapat mengimbangi makanan manisnya dengan makanan yang bercita rasa gurih. Jika dalam seminggu anak Anda banyak mengonsumsi makanan manis seperti susu cokelat, permen, atau makanan manis lainnya, coba imbangi dengan makanan seperti sandwich isi telur, daging dan keju, atau berikan biskuit gandum polos sebagai camilan. Namun lebih baik lagi jika Anda bisa membatasi konsumsi berlebih anak pada makanan-makanan manis. Hal ini untuk membiasakan anak makan makanan yang beragam dan menjaga kesehatan giginya.

Minum dot sambil tiduran
Salah satu kebiasaan yang sulit diubah pada anak-ana adalah minum dot sambil berbaring hingga terlelap tidur. Sepintas kebiasaan ini merupakan hal yang dapat membantunya tertidur pulas, namun hal ini berbahaya bagi kesehatan giginya. Susu yang tergenang di dalam mulut dalam waktu yang lama dapat menyebabkan karies gigi.

Untuk mengatasinya, sebaiknya Anda mulai perlahan-lahan mengurangi pemberian botol susu pada anak ketika berusia 18 bulan. Anda dapat menggantinya dengan cara memberikan susu atau minuman lain menggunakan cangkir. Kurangi kebiasaan menidurkan anak dan menenangkan anak yang rewel dengan memberinya botol. Hal ini akan membuatnya sulit lepas dari botol hingga usia dewasa.

Camilan sebelum tidur
Memberikan camilan sehat sebelum tidur memang dapat membantu anak untuk lebih mudah tidur lelap. Yang perlu dihindari adalah memberikan camilan manis pada anak sesaat sebelum tidur dan tidak mengajaknya untuk menggosok gigi. Ketika Anda sering memberikan camilan manis sebelum tidur, anak akan beranggapan bahwa ia tidak bisa tidur jika tanpa camilan manis tersebut. Karena itu hindari kebiasaan ini dan selalu ingatkan anak untuk gosok gigi sebelum tidur.

Malas makan sendiri
Sejak anak berumur 1 tahun, sebaiknya anak sudah terbiasa makan sendiri menggunakan sendok atau tangan. Pada saat anak berumur 15 bulan, anak sudah mampu mengukur takaran makanan yang tepat untuk masuk ke mulutnya. Anak sudah bisa menyendokkan makanan dan memasukkannya ke dalam mulut meskipun masih sering belepotan. Jika sampai usia 2-3 tahun anak Anda masih malas makan sendiri dan selalu minta disuapi, hal ini bisa berdampak pada kemandiriannya. Perlahan-lahan ajari anak untuk mau makan sendiri. Jangan menyerah jika anak mulai marah dan melempar-lempar makanan, teruslah mencoba dan jangan lelah melatihnya untuk mau makan sendiri.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi