Terbit: 19 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Seiring dengan bertambahnya usia, pria akan mengalami banyak penurunan fungsi tubuh dan gangguan kesehatan. Untuk itu, pria yang sudah berusia lanjut atau berusia 40 tahun ke atas harus memilih bahan makanan dengan baik untuk kesehatannya sehingga risiko terkena penyakitnya turun.

Bahan Makanan Terbaik untuk Pria Berusia Lanjut

Nah, kalau Anda sudah berusia lanjut atau memiliki pasangan dan ayah yang sudah berusia lebih dari 40-50 tahun, sarankan untuk banyak mengonsumsi bahan makanan di bawah ini.

1. Jamur
Jamur mengandung nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh. Satu mangkuk jamur mengandung sekitar 20 kalori penuh protein dan serat. Selain dua nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh tersebut, jamur juga mengandung potasium. Mikronutrien ini bermanfaat untuk menekan sodium dalam tubuh dan menurunkan tekanan darah.

2. Cherry
Cherry tidak hanya memberikan rasa manis dan asam serta menjadi hiasan kue saja. Buah yang kerap dijual dalam bentuk kaleng ini bermanfaat sebagai antiinflamasi khususnya pada otot. Mengonsumsi cherry dalam bentuk buah atau jus bisa mempercepat penyembuhan otot setelah berolahraga atau melakukan aktivitas berat lainnya.

3. Telur
Telur baik untuk mencegah penurunan masa otot pada tubuh. Setelah berolahraga atau sebelumnya, pria disarankan untuk mengonsumsi telur yang digoreng atau direbus. Oh ya, kalau Anda memiliki kolesterol, batasi pengonsumsian telur ya!

4. Aneka buah berry
Berbagai jenis berry seperti strawberry atau blueberry memberikan manfaat yang besar untuk pria. Kandungan Vitamin C akan meningkatkan antibodi dan mencegah masuknya radikal bebas. Selain itu, blueberry dikenal memiliki kandungan antiinflamasi yang bekerja sebagai anti kanker.

5. Kefir atau Yoghurt
Olahan susu yang difermentasi ini memiliki bakteri baik yang menjaga perut, lambung, dan usus. Lebih lanjut, pengonsumsian kefir atau yoghurt secara rutin juga baik untuk mengendalikan tekaan darah pada pria yang memiliki diabetes.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi