Terbit: 10 February 2019 | Diperbarui: 21 April 2022
Ditulis oleh: Mutia Isni Rahayu | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Pada tahap perkembangan bayi 5 bulan, Anda bisa saja mendapati si kecil mengucapkan kata pertamanya dengan lebih jelas atau keinginannya untuk belajar merangkak. Waktu ini sering kali disebut sebagai masa transisi. Berikut adalah perkembangan bayi 5 bulan yang wajib orang tua ketahui!

Perkembangan Bayi 5 Bulan, Sudah Bisa Apa Saja Ya?

Perkembangan Bayi 5 Bulan

Pada tahap perkembangan bayi 5 bulan, tentunya sudah banyak hal baru yang ingin dipelajari oleh buah hati Anda. Mulai dari kemampuan motorik, sensorik, dan komunikasi bayi juga tentunya sudah semakin berkembang.

Pada perkembangan bayi 5 bulan bisa apa saja? Simak jawabannya di bawah ini!

1. Perkembangan Fisik Bayi 5 Bulan

Perkembangan bayi 5 bulan yang paling mencolok adalah tentu saja dari segi fisiknya.

Pada usia 5 bulan, berat badan bayi kurang lebih telah mencapai dua kali lipat dari berat lahirnya. Beberapa bayi mungkin memiliki setengah hingga satu kilogram lebih dari berat tersebut, namun ada juga yang beratnya kurang sedikit dari angka tersebut.

Perkembangan dapat berbeda-beda pada setiap bayi, namun rata-rata bayi akan bertambah berat badannya sekitar 1-2 kg setiap bulannya. Panjang tubuhnya juga bertambah rata-rata 2 cm setiap bulannya.

Pada awal kelahiran bayi berkembang dengan cepat, namun pada perkembangan bayi 5 bulan ke atas perkembangannya cenderung melambat. Contohnya adalah pada usia 5 bulan bayi sudah mencapai 2 kali lipat berat lahir, namun umumnya bayi baru dapat mencapai 3 kali beratnya setelah usia 9 bulan ke atas.

2. Perkembangan Indra Bayi 5 Bulan

Kemampuan indra bayi juga semakin meningkat, dapat dilihat dari perkembangan pendengaran dan penglihatannya. Berikut adalah beberapa di antara kemampuan indra bayi yang meningkat di usia 5 bulan:

  • Bayi semakin dapat membedakan warna, bukan hanya warna terang dan mencolok saja yang dapat ia bedakan, tapi warna-warna pastel juga sudah dapat mulai dikenalinya. Selain warna, bayi juga semakin banyak mengenali bentuk dan pola.
  • Bayi Anda sekarang sudah mulai dapat melihat mainan yang ada di luar jangkauan dan berusaha untuk mengambilnya.
  • Pendengarannya semakin tajam dan bayi akan menoleh ketika mendengar suara.
  • Bayi akan semakin dapat mendengarkan apa yang Anda ucapkan dan berusaha meniru meskipun hanya dengan suara yang mampu diucapkannya seperti “oh” atau “ah”.

3. Perkembangan Kemampuan Motorik Bayi 5 Bulan

Perkembangan bayi 5 bulan juga dapat dilihat dari kemampuan motoriknya yang semakin meningkat. Berikut adalah beberapa kemampuan bayi 5 bulan terkait dengan kemampuan motoriknya:

  • Bayi sudah dapat mulai memainkan tangan dengan menyatukan kedua tangannya.
  • Bayi mulai dapat menggapai barang dengan menggunakan kedua tangan dan dapat menggenggam menggunakan semua jarinya.
  • Bayi dapat mulai tengkurap dan dapat menggulingkan tubuhnya. Pada usia 4 bulan biasanya bayi telah dapat tengkurap dan pada usia 5 bulan ini bayi mulai dapat berbalik sendiri dari posisi tersebut.
  • Umumnya bayi mulai merangkak pada usia 6-10 bulan, namun beberapa bayi mungkin menunjukkan perkembangan lebih cepat dan mulai belajar merangkak di usia 5 bulan.
  • Bayi mulai suka mengunyah benda-benda yang ada di tangan mereka.
  • Bayi dapat duduk dengan baik meskipun masih membutuhkan penyangga di bagian belakangnya.

4. Perkembangan Otak Bayi Usia 5 Bulan

Kemampuan kognitif bayi di usia 5 bulan tentunya juga akan meningkat. Perkembangan otak bayi usia 5 bulan dapat terlihat dari berbagai hal baru yang dapat dilakukan si kecil seperti:

  • Bayi mulai mempelajari tentang sebab akibat. Bayi dapat mengerti bahwa suatu tindakan dapat menyebabkan reaksi tertentu. Seperti ketika bayi menendang kakinya atau menjatuhkan benda dari meja. Bayi akan menikmati reaksi yang muncul dari tindakan tersebut dan cenderung ingin melakukannya berulang-ulang.
  • Bayi mulai dapat tersenyum ketika melihat wajah yang dikenalnya, bayi dapat menanggapi afeksi dengan senyuman.
  • Bayi dapat lebih banyak berekspresi seperti meniru ekspresi tersenyum atau cemberut.
  • Bayi mulai banyak mengoceh dan meniru apa yang didengarnya.
  • Bayi dapat menangis dengan berbagai cara, sehingga kita dapat lebih mengenali mana tangisan tanda lapar, tangisan tanda bosan, maupun tangisan tanda mengantuk.

5. Kemampuan Komunikasi Bayi 5 Bulan

Bayi sudah mulai semakin suka mengoceh pada usia 5 bulan. Namun ocehan bayi pada usia ini biasanya belum ditujukan pada lawan bicaranya. Pada usia 5 bulan bayi belum dapat memahami kata-kata, meskipun begitu bayi sudah dapat lebih peka terhadap berbagai suara yang didengarnya.

Stimulasi untuk Mendukung Perkembangan Bayi 5 Bulan

Demi mendukung perkembangan bayi 5 bulan, Anda dapat memberikan stimulasi dalam bentuk berbagai permainan. Berikut adalah berbagai aktivitas yang bisa dilakukan orang tua bersama bayi usia 5 bulan:

1. Gelembung Udara

Permainan gelembung udara dapat melatih kemampuan visual dan sensoris anak.

Gelembung udara dapat menangkap perhatian bayi. Anda dapat meniupkan gelembung udara ke dekat si kecil dan lihat reaksi senangnya. Si kecil mungkin akan tertawa dan berusaha menggerakkan tangannya untuk meraih gelembung tersebut.

2. Mencari Benda yang Hilang

Permainan mencari benda hilang ini dapat melatih kemampuan motorik halus dan melatih rasa ingin tahu si kecil.

Cara melakukannya adalah dengan membaringkan bayi di tempat tidur, lalu letakkan selimut di atasnya. Ambil salah satu mainan yang paling disukai oleh si kecil. Letakkan benda tersebut setengah tersembunyi di bawah selimut dan setengahnya lagi terlihat.

Dorong bayi untuk mengambil mainan tersebut dan tarik benda tersebut ke bawah selimut ketika ia mencobanya. Lakukan perlahan hingga bayi menarik mainannya dengan ekspresi ingin tahu. Setelah beberapa kali bayi berusaha menarik, biarkan ia mendapatkan benda tersebut.

Setelah itu, lanjutkan permainan dengan menggunakan mainan lain.

3. Mencari Sumber Suara

Permainannya satu ini dapat membantu sangat banyak keterampilan mulai dari pendengaran, interpretasi visual, kemampuan kognitif, hingga koordinasi otot-mata-telinga.

Gunakan mainan yang dapat menimbulkan suara dan dekatkan dengan telinga bayi, namun jangan terlalu dekat dengan telinganya. Setelah Anda berhasil mengambil perhatian si kecil, perlahan sembunyikan mainan tersebut di balik sebuah kain atau handuk.

Gerakkan kembali mainan tersebut dan pindahkan mainan ke arah yang berbeda-beda dan lihat apakah bayi mengikuti sumber suara tersebut.

4. Membaca Bersama

Permainan ini dapat membantu meningkatkan keterampilan bahasa dan fonetik, persepsi warna, dan kemampuan kognitif.

Kegiatan ini sangat cocok untuk dilakukan sebagai pengantar tidur anak. Tempatkan si kecil di pangkuan Anda dan buka buku cerita di depannya. Bacakan cerita dengan suara keras sambil menunjukkan ilustrasi gambar yang ada pada buku.

Biarkan si kecil memegang buku tersebut dan ajari untuk membalikkan halaman demi halaman. Jangan lupa untuk menambahkan efek suara pada cerita agar semakin menarik.

5. Cilukba

Cilukba adalah salah satu permainan klasik yang sederhana dan mudah sekali untuk dilakukan.

Meskipun begitu, ternyata permainan ini memiliki banyak sekali manfaat seperti untuk mengembangkan persepsi visual, kemampuan komunikasi, dan pengenalan suara.

Anda memerlukan benda untuk menutupi wajah Anda, kemudian Anda akan muncul dengan tiba-tiba sambil berkata “cilukba”. Ulangi trik ini beberapa kali, namun usahakan untuk muncul dari titik yang berbeda dan juga interval yang berbeda agar si kecil semakin merasa penasaran.

6. Permainan Saat Mandi

Permainan ini dapat membantu mengembangkan persepsi visual, asosiasi objek-suara, dan juga kemampuan bersosialisasi.

Benda yang Anda butuhkan adalah bak mandi dan benda yang dapat menyemprotkan air seperti pistol air. Saat sedang berendam, semprotkan air perlahan pada si kecil dan biarkan ia mencari sumber air tersebut.

Apabila si kecil merasa tertarik, berikan mainan tersebut dan biarkan si kecil bermain dengan mainan tersebut. Tunjukkan ketertarikan Anda setiap ia menyemprotkan air dari mainan tersebut.

7. Permainan Menendang

Permainan ini dapat membantu melatih keterampilan motorik kasar dan indra perasa si kecil.

Baringkan si kecil di atas lantai dan tempatkan mainan yang digantung di dekat kakinya. Setelah itu, gerakkan mainan hingga menyentuh kakinya dan buat bayi tertarik untuk menggapai mainan tersebut dengan tendangannya.

Berikan tepuk tangan atau pujian dan semangat setiap bayi berhasil menendang mainan tersebut. Anda juga dapat menempatkan mainan ini di dekat tangannya dan membiarkan si kecil untuk mencoba menggapai mainan tersebut menggunakan tangan.

 

  1. Anonim. 5 MONTH OLD BABY. https://www.thebump.com/baby-month-by-month/5-month-old-baby. (Diakses 10 Oktober 2019)
  2. Anonim. 2019. Baby Development: Your 5-Month-Old. https://www.webmd.com/parenting/baby/baby-development-5-months#1. (Diakses 10 Oktober 2019).
  3. Brusie, Chaunie. 2019. Your 5-Month-Old Baby’s Development. verywellfamily.com/your-5-month-old-baby-development-and-milestones-4172566. (Diakses 10 Oktober 2019).
  4. Garoo, Rohit. 17 Fun And Interesting Activities For 5-Month-Olds. https://www.momjunction.com/articles/learning-activities-for-your-5-month-old-baby_0091518/#gref. (Diakses 10 Oktober 2019).


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi