Terbit: 11 April 2018 | Diperbarui: 6 April 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Kejang demam pada bayi merupakan salah satu kondisi yang paling dikhawatirkan orang tua. Banyak yang beranggapan bahwa kejang demam ini dapat diatasi dengan memberikan kopi pada bayi. Benarkah cara ini efektif?

Kejang Demam pada Bayi, Bolehkah Diberi Kopi?

Kejang demam pada bayi

Pada bayi, kejang umumnya disebabkan oleh kondisi demam tinggi atau disebut dengan kejang demam. Kejang demam umumnya terjadi pada anak usia balita, mulai dari 6 bulan hingga 5 tahun. Jika dalam keluarga ada riwayat kejang demam atau epilepsi, maka kemungkinan si kecil juga akan mengalami kejang ketika demam.

Kejang terjadi akibat adanya kelainan sinyal elektrik yang menyebabkan gangguan pada gerakan, sensasi kesadaran dan menimbulkan perilaku ganjil pada pemilik tubuh. Kelainan ini bisa disebabkan oleh kerusakan saraf atau cacat lahir, masalah keseimbangan senyawa dalam otak dan demam.

Bolehkah memberi kopi pada bayi yang kejang demam?

Ketika bayi kejang, yang perlu Anda lakukan pertama kali adalah membaringkan anak pada bidang yang datar dan aman. Baringkan anak ke samping untuk mencegah anak tersedak atau muntah, kemudian longgarkan pakaiannya.

Hindari memberikan benda apa pun ke dalam mulut anak, termasuk membuka mulutnya dengan sendok yang dibalut kain. Jangan berikan kopi pada anak karena dapat menyebabkan anak tersedak. Yang juga perlu dicermati adalah jangan menahan kaki atau tangan anak dengan paksa karena dapat menyebabkan anak patah tulang.

Sedangkan untuk pemberian kopi pada anak, hingga saat ini belum ada penelitian yang menyebutkan bahwa kopi dapat menyembuhkan bayi dari kejang. Kopi memang dapat merangsang pusat napas agar segera sadar.

Penelitian lain menyebutkan bahwa pemberian pada kopi justru dapat menyebabkan gangguan jantung dan tekanan darah pada bayi.

Jika bayi Anda mengalami kejang demam, sebaiknya lakukan penanganan pertama pada kejang bayi seperti uraian di atas. Apabila kejang bayi masih tidak kunjung membaik, maka segera bawa ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi