Terbit: 20 Juni 2019 | Diperbarui: 21 Juni 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Bosan dengan hasil timbangan anak yang stagnan dan tidak mengalami kenaikan yang signifikan? Anda perlu mencoba beberapa cara menambah berat badan anak yang efektif ini.

10 Cara Menambah Berat Badan Anak yang Efektif

Yuk, simak ulasan ini dengan seksama. Ketahui juga beberapa jenis makanan penambah berat badan anak seperti jenis susu penambah berat badan anak, aneka jenis vitamin penambah berat badan anak, dan asupan lainnya.

Cara Menambah Berat Badan Anak yang Jitu!

Meningkatkan berat badan anak merupakan tugas para orang tua terutama ibu yang seringkali dikeluhkan karena cukup berat. Terlebih lagi, apabila nafsu makan anak Anda kurang atau picky eater.

Sudah mencoba berbagai cara tetapi berat badan anak masih rendah? Cobalah cara menambah berat badan anak di bawah ini!

1. Lakukan konsultasi dengan dokter

Tahap pertama yang perlu Anda lakukan untuk menambah berat badan anak adalah lakukan konsultasi dengan dokter anak. Konsultasi ini bertujuan untuk memastikan anak Anda tidak menderita penyakit atau masalah medis tertentu yang menghambat peningkatan berat badan.

Beberapa masalah medis seperti penyakit cacingan, masalah pencernaan,  penyakit paru-paru, stres, dan penyakit tertentu menyebabkan anak sulit gemuk. Akibatnya, berat badan anak pun susah bertambah. Oleh karena itu, penting untuk mendeteksi masalah tersebut.

Apabila anak mengalami gangguan kesehatan yang bisa menghambat kenaikan berat badan, maka dokter dapat mengobati masalah tersebut terlebih dahulu. Anda pun akan mendapatkan rekomendasi makanan, vitamin, atau susu penambah berat badan anak dari dokter.

2. Membiasakan waktu makan yang teratur

Keberhasilan kebiasaan makan yang baik terlihat pada penerapan waktu makan. Terapkanlah waktu makan yang tepat kepada anak sebagai salah satu cara menambah berat badan anak.

Pada umumnya, waktu makan ada 5 kali dalam sehari, yaitu 3 kali waktu makan utama dan 2 kali waktu makan selingan. Waktu makan yang utama terdiri dari makan pagi, makan siang, dan malam malam. Waktu makan selingan ada dua, yaitu cemilan pagi dan cemilan sore.

Berikut ini adalah waktu makan yang teratur dalam sehari:

  1. Makan pagi     : sekitar pukul 06.00-08.00
  2. Cemilan pagi   : sekitar pukul 10.00
  3. Makan siang    : sekitar pukul 12.00-13.00
  4. Cemilan sore   : sekitar pukul 16.00
  5. Makan malam  : sekitar pukul 18.00-19.00

3. Memberikan porsi makan yang tepat

Anak-anak biasanya lebih menyukai makan sering dengan porsi kecil dibandingkan makan banyak tetapi jarang. Sebagai awalan, Anda bisa memberi makan anak dengan porsi kecil tetapi sering. Setelah itu, Anda bisa menerapan waktu makan yang teratur dengan porsi yang lebih sesuai.

4. Mengatur minum air putih pada waktu makan

Salah satu hal yang membuat anak sulit mengalami kenaikan berat badan adalah karena sering minum air putih ketika sedang makan. Akibatnya, anak pun cepat kenyang (kenyang air) dan hanya mengonsumsi sedikit makan utamanya yang padat gizi. Oleh karena itu, penting untuk mengatur pemberian minum air putih ketika anak sedang makan.

Anda bisa membiasakan pemberian air putih setelah 5-7 suap. Namun, akan lebih baik jika air putih diberikan di akhir waktu setelah menu utamanya habis dan saat ia tersedak atau batuk. Dengan begitu, anak tidak cepat kenyang dan bisa makan lebih banyak.

5. Menciptakan kegiatan makan yang menarik

Anak-anak termasuk kelompok usia yang cepat merasa bosan. Sering kali, anak-anak kurang nafsu makan karena ia merasa aktvitas makannya kurang menarik. Oleh karena itu, berupayalah untuk membuat kegiatan makan yang menarik bagi anak.

Anda bisa menawarkan menu yang menjadi favorit anak. Tentunya menu yang bergizi yah. Buatlah kreasi makanan yang menarik seperti bento kids yang membentuk nasi dan lauk anak menjadi lebih menarik. Hal tersebut bisa meningkatkan nafsu makan anak dan meningkatkan berat badannya.

6. Memasukkan makanan penambah berat badan anak ke dalam menu

Rencanakanlah menu sehat yang padat gizi untuk anak. Cara menambah berat badan anak ini wajib dilakukan. Anda bisa memilih beberapa makanan yang cukup berpengaruh positif terhadap kenaikan berat badan anak.

Berikut ini adalah daftar makanan penambah berat badan anak:

  1. Makanan pokok: nasi, jagung, kentang, ubi, oatmeal, roti gandum, tepung gandum
  2. Lauk hewani: telur, daging ayam, ikan salmon
  3. Lauk nabati: tofu, almond, hazelnut, kacang tanah, kacang mede
  4. Buah: pisang, alpukat
  5. Susu
  6. Madu
  7. Minyak zaitun

7. Memberikan susu penambah berat badan anak

Sebelumnya disinggung bahwa susu merupakan salah satu makanan yang bisa meningkatkan berat badan anak. Jenis susu yang umumnya diberikan kepada anak adalah susu sapi, susu soya, atau susu formula.

Akan tetapi, jika susu tersebut sudah diberikan dan berat badan anak belum naik. Anda bisa memberikan susu penambah berat badan anak. Ada banyak susu penambah berat badan anak dengan berbagai merk. Anda bisa mencari informasi melalui rekomendasi kerabat dan review secara online.

8. Memberikan vitamin penambah berat badan anak

Cara menambah berat badan anak juga bisa dilakukan dengan memberikannya vitamin penambah berat badan anak. Telah tersedia berbagai vitamin berat badan anak dengan berbagai merk dagang.

Anda bisa mendapatkan vitamin tersebut melalui rekomendasi dari orang yang terpercaya. Akan tetapi, akan lebih baik jika Anda melakukan konsultasi terlebih dahulu kepada dokter sebelum memberikan vitamin penambah berat badan anak guna memastikan keamanan penggunaannnya.

9. Menghindari cemilan yang tidak sehat dan rendah gizi

Hindarilah pemberian cemilan yang tidak sehat dan rendah gizi. Biasanya, anak-anak gemar mengonsumsi cemilan yang rendah gizi seperti termasuk permen, keripik, minuman ringan, dan junk food. Makanan tersebut bisa membuat anak kenyang tetapi tidak berpengaruh pada berat badannya dan bisa menurunkan kesehatannya.

10. Berikan anak menu kesukaannya

Berikanlah makanan kepada anak yang bergizi dan beraneka ragam. Amatilah setiap kali Anda memberinya menu baru lalu tanyakan bagaimana responnya. Negatif, netral, atau positif kah.

Jika anak menyukainya, maka tidak ada salah jika Anda sering memberikan menu bergizi tersebut secara lebih sering. Anda juga bisa menawarkan menu yang ingin disantapnya nanti agar makannya menjadi lebih lahap.

Itulah beberapa cara menambah berat badan anak yang efektif. Lakukanlah secara bertahap tetapi pasti. Ingatlah untuk selalu menimbang berat badan anak secara berkala dengan timbangan yang sama. Catatlah hasilnya dan lihatlah perkembangannya.

Selamat mencoba!


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi