Terbit: 9 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Pasangan dikatakan infertil atau mengalami kemandulan kalau dalam 12 bulan program kehamilan, mereka tidak juga mendapatkan kehamilan. Untuk menanggulangi keadaan ini, pasangan biasanya memerikan dirinya ke dokter untuk mengetahui tingkat kesuburan masing-masing. Selain itu, beberapa pasangan, khususnya pria ada yang sengaja mengonsumsi obat tertentu agar jadi lebih subur.

Jangan Sembarangan Mengonsumsi Obat Kesuburan Pria

Nah, sebenarnya bolehkan pria menggunakan obat yang mampu meningkatkan kesuburan dan memperbanyak produksi spermanya?

Obat untuk kesuburan pria
Sebenarnya ada dua obat yang membuat pria jadi lebih subur dan kualitas spermanya meningkat. Pertama, pria bisa mendapatkan suntikan hCG (human chorionic gonadotropin). Senyawa ini sebenarnya dihasilkan oleh tubuh wanita, namun kalau disuntikkan pada pria bisa meningkatkan produksi hormon testosteron.

Obat kedua yang bisa meningkatkan kesuburan pria adalah follicle-stimulating hormone (FSH). Senyawa ini merangsang produksi sperma pada pria agar menjadi lebih banyak dan kualitasnya meningkat.

Selain dua obat tersebut, sebagian besar suplemen untuk membuat pria jadi subur adalah antioksidan. Jadi, kalau Anda mengonsumsi makanan dengan kandungan anti oksidan, sama halnya dengan menggunakan obat penyubur.

Oh ya, di luaran sana ada banyak obat yang mengklaim mampu meningkatkan sperma dan kesuburan. Anda jangan asal menggunakannya kecuali obat itu direkomendasikan oleh dokter.

Cara alami untuk tingkatkan kesuburan pria
Daripada menggunakan obat-obatan yang kadang berisiko dan harganya mahal, lebih baik meningkatkan kesuburan dengan cara yang alami. Misal Anda mulai mengonsumsi makanan yang sehat dan rendah lemak, menjaga berat badan agar ideal dan tidak mengalami obesitas, melakukan olahraga secara rutin agar tubuh lebih fit, mengelola stres dengan baik, dan mencegah penularan IMS.

Dengan cara di atas, kesuburan pria akan meningkat, sperma yang dihasilkan lebih aktif dan sehat serta performa seksual pria juga membaik.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi