Yuk Ajak Janin Anda Bermain!

doktersehat-hamil-kehamilan-anak-laki

DokterSehat.Com– Mengajak anak bermain ternyata tidak perlu menunggunya lahir. Saat masih berada di perut ibu, anak sudah bisa merespon gerakan orang tua. Beberapa permainan yang disarankan adalah permianan yang dapat merangsang pertumbuhan janin dengan positif. Sejumlah penelitian menyebutkan anak yang sering dirangsang selama hamil dapat memiliki kecerdasan ganda.

Beberapa permainan yang bisa dilakukan orang tua untuk bermain, di antaranya adalah:
Bicara dengan si kecil
Sejak memasuki minggu ke-26, anak sudah bisa diajak bicara karena indra pendengarannya mulai aktif bekerja. Ibu bisa mengajaknya bicara apa saja tentang aktivitas harian ibu, atau libatkan ia dalam pembicaraan antara ayah dan ibu. Selain itu selalu ucapkan kalimat positif padanya secara berulang-ulang untuk menguatkan hubungan batin antara ibu dan anak.

Mendengarkan musik

Anak sudah bisa mendengar suara sejak usia kehamilan memasuki trimester kedua. Para ahli meyakini bahwa pada masa ini janin dapat menerima informasi yang akan diingat pada masa tertentu. Ibu bisa mengajaknya mendengarkan alunan musik apa saja yang membuat ibu merasa nyaman untuk memberi efek positif pada janin.

Yang perlu diingat, memperdengarkan musik pada janin sebaiknya tidak melalui headphone yang ditempelkan ke perut bayi, namun melalui speaker yang juga bisa didengarkan ibu.

Mengetuk dan mengusap perut
Permainan ini bisa dilakukan sejak kehamilan masuk usia 16 minggu. Ibu bisa mengajak janin bermain dengan mengusap perut dengan hitungan dan tunggu sampai janin membalas ketukan ibu dengan gerakan yang dilakukannya. Ibu juga bisa bermain dengan menekan bagian perut yang menonjol karena tekanan kaki atau janin, lalu tunggu jain membalas dengan menonjolkan bagian lain dari perut ibu.

Bermain dengan senter

Permainan ini cukup mudah, dengan menggunakan senter, nyalakan senter dan arahkan ke perut ibu lalu tunggu bayi anda merespon dengan gerakan atau tendangan. Ibu juga bisa menyalakan dan mematikan senter sambil diarahkan ke perut secara berulang-ulang. Terkadang ia mampu menggerakkan tangannya untuk menutupi mata seperti saat merasa silau.