Terbit: 27 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– ASI merupakan makanan paling penting yag dibutuhkan bayi dalam 6 bulan pertama kehidupannya. WHO dan Kementerian Kesehatan merekomendasikan ibu untuk menyusui bayinya selama 6 bulan pertama. Namun banyak juga bayi yang terpaksa minum susu formula (sufor) di usia tersebut.

Yang Perlu Diketahui Ortu Jika Bayi Minum ASI dan Sufor

Manfaat ASI bagi bayi antara lain dapat memaksimalkan daya tahan tubuh anak, memingkatkan pertumbuhan otak dan sistem organ alami, membantu menjaga kesehatan pencernaan anak. Pemberian sufor pada anak sebaiknya diberikan ketika mengalami kondisi khusus seperti bayi lahir prematur dengan kemampuan mengisap ASI yang lemah, ASI tidak dapat keluar, Ibu menderita sakit, atau orang tua sibuk sehingga tidak dapat memenuhi ASI sesuai kebutuhan bayi. Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter anak mengenai pemenuhan kebutuhan gizi pada si kecil.

Ketika ibu memutuskan untuk memberikan ASI dan sufor secara selang-seling, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu anak yang mengonsumsi ASI dan sufor bersama-sama cenderung memiliki alergi susu sapi. Risiko alergi ini muncul akibat perbedaan pada sumber protein pada susu. Pada susu formula, umumnya protein berasal dari susu sapi. Jika hal ini terjadi, umumnya dokter akan menyarankan untuk mengganti susu formula dengan susu nabati atau susu yang tidak menyebabkan alergi pada anak.

Risiko yang kedua, anak yang minum susu formula kadang enggan kembali minum ASI karena lebih menyukai susu formula yang cenderung manis. Jika hal ini terjadi, Anda dapat menyiasatinya dengan mengutamakan pemberian ASI baik dalam bentuk ASI perah maupun menyusui langsung dan menggunakan susu formula sebagai pelengkap saja, bukan sebaliknya. Banyak ibu yang menyerah menyusui karena melihat anaknya lebih menyukai sufor daripada ASI. Hal ini sangat disayangkan karena kandungan susu formula tidak ada yang sebaik ASI.

Namun demikian, Anda tidak perlu cemas jika tidak bisa memberikan ASI eksklusif secara sempurna sehingga harus menambahkan sufor ke dalam makanan harian si kecil. Anak dengan susu formula tetap dapat memiliki tumbuh kembang dengan baik asalkan mendapatkan stimulasi yang tepat.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi