Bolehkah Ibu Hamil Minum Yakult? Ini Manfaat dan Efek Sampingnya!

yakult-aman-untuk-ibu-hamil-doktersehat

DokterSehat.Com – Orang yang sedang mengalami sembelit bisa mengonsumsi yakult untuk mengatasi masalahnya. Namun, bolehkah ibu hamil minum yakult? Pasti masih banyak wanita hamil yang meragukanan keamanan yakult untuk ibu hamil.

Tak perlu bingung dan membuat dugaan yang tak berdasar. Sebaiknya, Anda menyimak penjelasan tentang status keamanan yakult untuk ibu hamil. Selain itu, ketahui juga apakah manfaat yakult juga berlaku bagi perempuan yang sedang mengandung.

Apa itu yakult?

Yakult adalah sebuah minuman probiotik yang terbuat dari beberapa bahan yang telah mengalami proses fermentasi. Bahan-bahan yang pembuat yakult adalah air, sukrosa, dekstrosa, susu skim bubuk, perisa identik alami, dan kultur bakteri asam laktat.

Kultur bakteri yang digunakan di dalam proses pembuatan yakult adalah bakteri Lactobacillus casei Shirota strain. Bakteri ini ditemukan oleh seorang ilmuwan asal Jepang, yaitu Dr Minoru Shirota.

Bakteri yang berhasil ditemukan pun diberikan nama sesuai dengan nama penemunya. Tahukah Anda bahwa di dalam sebotol yakult terkandung lebih dari 6,5 miliar bakteri Lactobacillus casei Shirota strain? Bakteri inilah yang bermanfaat untuk pencernaan.

Bolehkah ibu hamil minum yakult?

Suatu hal yang wajar jika Anda dan kebanyakan ibu hamil merasa ragu untuk minum yakult. Itu adalah hal yang bagus dan artinya Anda bersungguh-sungguh untuk menjaga kondisi janin Anda agar tetap dalam kondisi yang baik.

Yakult untuk ibu hamil dinilai aman dengan beberapa catatan. Ibu hamil bisa mengonsumsi yakult asalkan yakult tersebut tidak mengalami kadaluarsa atau kerusakan. Kehamilan Anda akan tetap dalam kondisi aman jika minum yakult sesuai dengan dosis.

Dosis yakult untuk ibu hamil

Pengonsumsian yakult akan berjalan aman-aman saja selama ibu hamil tidak minum yakult melebihi dosis. Dosis yakult untuk ibu hamil sama dengan dosis yakult bagi orang dewasa. Ibu hamil sebaiknya tidak minum yakult lebih dari 1-2 botol per hari.

Namun, apabila Anda adalah seorang penderita diabetes maka Anda harus melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis kandungan. Hal ini dikarenakan adanya kandungan sukrosa di dalam yakult yang bisa meningkatkan kadar gula darah.

Baca Juga: Apa Perbedaan Probiotik dengan Prebiotik?

Manfaat yakult untuk ibu hamil

Manfaat yakult untuk ibu hamil sama halnya dengan manfaat yang dirasakan oleh orang-orang dalam kondisi tidak sedang mengandung. Ibu hamil yang mengonsumsi yakult akan mendapatkan beberapa manfaat.

Berikut ini adalah manfaat yakult untuk ibu hamil:

1. Mengatasi masalah sembelit atau konstipasi

Masalah sembelit atau sulit buang air besar bisa menimpa siapa saja tak terkecuali pada ibu hamil. Ibu hamil yang sedang mengalami konstipasi bisa mengonsumsi yakult yang masih dalam kemasan utuh dan sesuai dengan dosis.

Konstipasi yang sedang dialami oleh ibu hamil akan dapat teratasi bila mengonsumsi yakult. Itu semua karena bakteri Lactobacillus casei Shirota strain. Bakteri tersebut memiliki manfaat untuk membantu mobilitas usus sehingga sembelit mereda.

2. Menjaga keseimbangan mikroorganisme

Semua orang di dunia ini pastinya ingin memiliki saluran cerna yang sehat. Semakin sehat saluran cerna maka akan semakin sehat tubuh yang ia miliki. Salah satu syarat utama untuk memiliki saluran cerna yang sehat adalah terjaganya keseimbangan mikroorganisme.

Saluran cerna Anda akan seimbang jika bakteri baik di dalam saluran cerna lebih banyak daripada bakteri tidak baik. Manfaat yakult untuk ibu hamil bisa mendukung pertumbuhan bakteri baik dan menekan pertumbuhan bakteri yang tidak baik.

3. Menurunkan risiko penyakit infeksi

Saluran cerna tidak luput dari infeksi yang diakibatkan oleh bakteri-bakteri tertentu. Bakteri tersebut bisa mengakibatkan diare atau disentri dan akan merugikan kesehatan. Minuman probiotik seperti yakult bisa mengurangi risiko infeksi ini.

Jika ibu hamil mengonsumsi yakult maka bakteri baik di dalam saluran cernanya akan tumbuh dengan baik. Pertumbuhan bakteri baik di dalam saluran cerna memiliki peran untuk melawan infeksi bakteria.

4. Mengurangi racun dalam tubuh

Berbagai racun bisa masuk ke dalam tubuh melalui makanan dan minuman yang dikonsumsi. Racun juga bisa masuk melalui udara yang Anda hirup. Apabila racun tersebut dibiarkan maka tingkat kesehatan tubuh bisa menurun.

Racun-racun tersebut pun harus dibuang. Ibu hamil yang ingin membuang racun dari dalam tubuhnya bisa minum yakult. Manfaat yakult untuk ibu hamil mampu membuang racun yang ada di dalam tubuh. Racun tersebut akan keluar bersama kotoran tubuh.

5. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Tingkat kesehatan saluran cerna merupakan salah satu indikator yang memengaruhi tingkat kesehatan tubuh secara menyeluruh. Semakin baik saluran cerna seseorang maka akan semakin baik tingkat kesehatannya.

Orang yang memiliki saluran cerna yang sehat tidak mudah jatuh sakit. Ini dikarenakan pertumbuhan positif bakteri baik di dalam usus. Bakteri bakteri tersebut akan bergabung bersama sel-sel fagosit melawan mikroorganisme penyebab penyakit tertentu.

Semakin banyak bakteri baik maka akan semakin mudah mengalahkan mikroorganisme atau virus yang menyerang tubuh. Itu artinya tubuh Anda akan mampu bertahan meskipun tertular sebuah penyakit.

Konsumsi yakult untuk ibu hamil akan membawa manfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Bakteri Lactobacillus casei Shirota strain di dalam yakult akan bekerja di area usus kecil mendukung pertahanan tubuh.

Efek samping minum yakult pada ibu hamil

Ada kemungkinan ibu hamil yang mengonsumsi yakult akan mengalami beberapa efek samping. Efek samping yakult untuk ibu hamil bisa berupa perut kembung karena adanya peningkatan gas di dalam perut.

Wanita yang sedang hamil juga bisa mengalami reaksi alergi jika ternyata memiliki alergi terhadap salah satu atau beberapa bahan pembuat yakult. Oleh karena itu, pastikan Anda tidak memiliki alergi terhadap semua bahan-bahan yakult.

Baca Juga: 5 Asupan Probiotik Alami bagi Wanita

Saran konsumsi yakult untuk ibu hamil

Sebaiknya ibu hamil yang ingin mengonsumsi yakult melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis kandungan. Tidak menutup kemungkinan Anda memiliki kasus khusus yang membuat Anda tidak bisa minum yakult.

Anda baru bisa minum yakult jika dokter mengizinkan dan ikuti dosis yakult sesuai anjuran dokter. Pastikan yakult yang Anda minum dalam kondisi tersegel dan tidak mengalami kerusakan. Lebih baik lagi jika Anda mengonsumsi probiotik yang alami.