Terbit: 2 Juni 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Wi-Fi kini telah menjadi salah satu kebutuhan yang utama bagi manusia. Tak percaya? Hampir semua tempat yang didatangi oleh banyak orang seperti kafe, warung, atau bahkan transportasi umum kini telah dilengkapi dengan Wi-Fi agar bisa membuat penggunanya mampu berselancar internet dengan nyaman.

Benarkah Wi-Fi Bisa Menyebabkan Kanker?

Hanya saja, keberadaan jaringan Wi-Fi ini dikhawatirkan bisa membahayakan kesehatan manusia. Sebagai contoh, Dr. Anthony Miller dari Organisasi Kesehatan Dunia WHO menyebutkan bahwa ada baiknya sekolah tidak memasang jaringan Wi-Fi karena dianggap bisa membahayakan kesehatan anak-anak. Menurut Dr. Miller, anak yang kerap terpapar jaringan Wi-Fi atau gelombang elektromagnetik dalam jangka panjang dikhawatirkan bisa mengalami dampak buruk jangka panjang bagi kesehatannya.

“Radiasi ponsel atau peralatan nirkabel lainnya bisa memicu perubahan pada DNA hingga memicu datangnya kanker pada hewan percobaan. Mengingat tengkorak anak-anak lebih tipis, maka otak mereka tentu akan lebih banyak menyerap radiasi gelombang radio. Hal inilah yang dikhawatirkan bisa memicu dampak buruk bagi kesehatan anak-anak saat mereka tumbuh dewasa nantinya,” ucap Dr. Miller.

Meskipun jarang terjadi, terdapat beberapa kasus dimana ada orang yang mengalami masalah kesehatan atau sensitivitas akibat gelombang elektromagnetik. Mereka bisa mengalami gejala alergi atau masalah lain seperti gangguan konsentrasi, sakit kepala, atau bahkan hidung mimisan.

Sebagai contoh, terdapat sebuah kasus yang dialami oleh remaja berusia 15 tahun bernama Jenny Fry yang memilih untuk bunuh diri karena mengalami alergi parah pada jaringan Wi-Fi. Selain itu, wanita lain bernama Kim De’Atta juga mengalami gejala berupa migrain atau kelelahan berlebih jika terpapar gelombang Wi-Fi, jaringan ponsel, dan gelombang elektromagnetik lainnya. Kini, Ia tinggal jauh di kawasan pedesaan yang bebas dari berbagai gelombang tersebut.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku PTH - Advertisement

Dr. Miller berkata bahwa terpapar jaringan Wi-Fi selama setahun memiliki dampak yang sama dengan terpapar radiasi telepon selama 20 menit. Melihat adanya fakta ini, ada baiknya kita mempertimbangkan kembali pemasangan jaringan Wi-Fi di dalam rumah.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi