Terbit: 30 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Selama ini kita hanya mengenal HPV adalah virus yang menyerang semua orang dan menyebabkan munculnya kutil kelamin. Lebih lanjut, infeksi HPV yang cukup parah juga bisa menimbulkan kanker serviks pada wanita yang berbahaya dan bisa menyebabkan kematian.

Waspadai Oral HPV pada Pria yang Berbahaya untuk Kesehatan

HPV biasanya menular dengan mudah melalui aktivitas seks baik itu vaginal, anal, atau oral. Dari tiga jenis seks tersebut, oral dianggap paling aman karena HPV tidak akan menyebar di mulut dan sekitarnya.

Anggapan itu ternyata salah, HPV bisa menyebar dan menyebabkan oral HPV yang sama berbahayanya.

Tanda Oral HPV pada Pria

Virus HPV yang masuk ke dalam mulut dan ikut terbawa sampai ke dalam bisa menyebabkan kanker oropharyngeal. Kanker ini cukup berbahaya dan menyebabkan gangguan kesehatan yang cukup besar.

Secara umum gejala oral HPV pada pria terdiri dari beberapa hal di bawah ini:

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku PTH - Advertisement

  • Sakit tenggorokan yang terus-menerus disertai dengan suara serak dan batuk.
  • Sakit telinga yang berulang-ulang.
  • Sakit saat mengunyah atau menelan makanan.
  • Penurunan berat badan yang tidak wajar.
  • Muncul benjolan di leher.
  • Sakit saat membuka mulut.
  • Suara berubah dengan drastis.

Mencegah Penularan Oral HPV

Sama halnya dengan infeksi HPV lainnya, untuk mencegah penularan terjadi, pasangan disarankan untuk melakukan seks dengan aman. Gunakan kondom atau dental dam kalau ingin melakukan seks oral tanpa khawatir tertular HPV yang cukup berbahaya.

HPV memang tidak selalu berbahaya, tapi beberapa jenis virusnya memberikan efek langsung pada tubuh. Salah satu efek paling terlihat jelas selain kanker adalah munculnya kutil kelamin. Jadi, jangan anggap remeh HPV ya.

Melihat ulasan di atas terlihat jelas kalau oral HPV itu sangat berbahaya pada pria. Untuk itu, selalu lakukan seks dengan benar agar kondisi ini tidak muncul.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi