DokterSehat.Com– Penyakit mematikan HIV/ AIDS bisa menyerang siapa saja baik itu pria maupun wanita. Namun, pria lebih rentan terkena penyakit ini karena perilaku seksualnya. Pria dengan orientasi seksual menyimpang seperti homoseksual dan biseksual lebih sering terkena HIV karena saat berhubungan badan mereka jarang menggunakan kondom.

Penyakit HIV adalah infeksi virus HIV yang menyebabkan penyakit AIDS.

Agar semua pria lebih waspada terhadap HIV/ AIDS, simak ulasan tentang gejala penyakit itu berikut ini.

Gejala Awal dari HIV/AIDS
Gejala awal dari HIV/AIDS pada pria seperti penyakit ringan yang bisa terjadi pada siapa saja. Pria yang mengidap penyakit ini akan mengalami demam ringan hingga tinggi yang bisa sembuh setelah diberi obat.
Selanjutnya, nyeri tenggorokan bisa saja terjadi disertai dengan sakit kepala. Ruam-ruam pada kulit pria juga muncul meski akhirnya sembuh kembali.

Kalau gejala ini muncul terus-menerus dan membuat Anda panik, disarankan untuk tes VCT untuk deteksi awal.

Gejala lanjutan dari HIV/AIDS
Gejala lanjutan dari pria yang mengalami HIV/AIDS adalah tubuh kerap lemas tanpa sebab, seriawan pada mulut dan alat kelamin, nyeri pada otot dan sendi, sering mual dan muntah, dan berkeringat pada malam hari.

Kalau gejala ini sudah muncul, HIV/AIDS pada tubuh sudah semakin berkembang. Pemeriksaan dan pengobatan harus segera dilakukan agar tidak lebih parah dan berisiko mengalami komplikasi.

Gejala akhir dari HIV/AIDS
Gejala akhir yang muncul saat pria mengalami HIV/AIDS adalah tubuh semakin kurus tanpa sebab yang jelas. Demam kornis selama 3 bulan juga akan terjadi disertai gangguan memori, gangguan saraf, dan berbagai penyakit fatal muncul.

Virus HIV/AIDS menyerang darah putih yang berfungsi sebagai antibodi. Kalau darah putih dalam tubuh jumlahnya menurun, berbagai penyakit akan muncul sehingga komplikasi yang parah dan berpotensi menyebabkan kematian bisa muncul.