Waspadai dan Kenali Perilaku Psikopat

Doktersehat-ciri-ciri-psikopat
Photo Credit: Flickr.com/Théo Grandmaison

DokterSehat.Com – Apa itu psikopat? psikopat adalah gangguan kepribadian yang ditandai dengan tidak adanya empati. Pengertian psikopat di sini dimaknai sebagai sikap merasa tidak bersalah dan impulsif.

Seorang psikopat biasanya tidak bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah, sehingga banyak di antara mereka yang melakukan hal tak bermoral, bahkan kriminal dan tanpa penyesalan.

Perlu diketahui, seorang psikopat adalah pribadi yang memiliki perasaan terbuka, akan tetapi hal ini perlu diwaspadai karena psikopat memiliki kemampuan untuk mengeksploitasi orang dengan penipuan atau kebohongan yang konsisten. Dalam memanipulasi orang lain, psikopat biasanya memakai kecerdasan atau personanya.

Beberapa pakar berpendapat, orang psikopat mengalami luka bawaan pada struktur pusat berpikir dari otaknya sehingga aspek kepribadiannya secara menyeluruh berbasis emosi menjadi kurang utuh. Psikopat sangat ahli dalam hal mengatur emosi sendiri maupun memanipulasi emosi orang lain.

Berikut beberapa ciri-ciri psikopat yang harus Anda kenali, antara lain:

  • Mengulangi perilaku buruk

Hukuman apa pun yang diberlakukan tidak pernah membuatnya jera sehingga tanpa rasa segan dia akan mengulang perilaku buruknya di kemudian hari.

  • Ekspresi wajah tidak berubah

Seburuk apa pun perilakunya, tidak akan mengubah ekspresi wajahnya tetapi ia juga pandai bermain sandiwara seperti pura-pura menangis, memelas, dll.

  • Selalu menyalahkan orang lain

Seorang psikopat mampu melakukan rasionalisasi demi upaya pembenaran dirinya dan meyakinkan lingkungan untuk melemparkan kesalahan kepada orang lain. Jarang sekali ia merasa bersalah dan menyesal. Seorang psikopat selalu menyalahkan orang lain terhadap kejadian buruk yang menimpa dirinya.

  •  Mementingkan diri sendiri

Tujuan hidup seorang psikopat adalah mencari kenikmatan dan sama sekali tidak mempertimbangkan hari esok. Falsafah hidupnya adalah yang penting dirinya senang dan tidak memikirkan akibat kesenangannya pada orang lain.

Selain itu, seorang psikopat hanya mampu memahami etika, norma dan agama yang berlaku dalam tataran verbal, tetapi tidak mampu menerapkannya dalam perilaku. Mereka umumnya ingin hidup nikmat tanpa kerja keras dan menginginkan segala sesuatu secara instan. Oleh karenanya, segala cara dihalalkan oleh seorang psikopat.

  • Perubahan emosi yang drastis

Apabila seorang psikopat tidak merasa nyaman baik secara psikologis, emosi ataupun fisik, ia dapat marah menjadi-jadi dan mengeluarkan kata-kata kasar namun segera setelah ia menyadari itu, ia akan berlaku sangat manis.

  • Cepat bosan

Karena memiliki sifat bosan yang tinggi, seorang psikopat sering kali memiliki tingkat kedisplinan yang rendah. Seorang psikopat tidak akan bisa bekerja dalam satu pekerjaan yang sama untuk waktu yang lama atau tugas-tugas yang mereka anggap membosankan.

  • Tidak bisa mencintai orang lain

Seorang psikopat sangat mementingkan diri sendiri dan hal itu tidak dapat diubah, kondisi ini membuatnya benar-benar tidak mampu mencintai orang lain, termasuk orangtua mereka sendiri. Satu-satunya perlakuan baik yang diperlihatkan oleh psikopat adalah ketika hal itu dapat digunakan sebagai keuntungan mereka atau memudahkan rencana dan tujuan mereka.

  • Merasa diri paling unggul

Sifat seorang psikopat yang utama adalah memiliki pandangan yang terlalu tinggi akan kemampuan dan harga dirinya. Pribadi psikopat adalah orang-orang sombong yang percaya bahwa dirinya adalah manusia yang unggul.

Perlu diwaspadai juga, biasanya seorang psikopat adalah seorang yang luas dalam pergaulan, memiliki banyak teman, pandai bergaul, dan memiliki rasa humor dan kemampuan relasinya yang baik, sehingga banyak orang mudah tertarik kepadanya. Bagi psikopat yang agresif, kalau perlu membunuh pun tidak masalah baginya, asalkan keinginan hidup nikmatnya tercapai segera.