Sakit Perut Sebelah Kiri, Tanda Penyakit Apa?

sakit-perut-sembelit-doktersehat
Photo Source: Freepik

DokterSehat.Com– Sakit perut sebelah kanan bawah seringkali dianggap sebagai masalah usus buntu, namun tidak banyak orang yang tahu tentang sakit perut yang muncul di sebelah kiri. Sebenarnya, apakah sakit perut yang muncul di bagian ini juga tanda dari adanya kondisi kesehatan yang serius?

Penyebab sakit perut bagian kiri

Pakar kesehatan menyebut rasa sakit yang muncul di bagian kiri perut sebaiknya tidak disepelekan begitu saja. Bisa jadi hal ini terkait dengan kondisi kesehatan yang lebih serius.

Berikut adalah beberapa penyakit yang menyebabkan gejala nyeri pada perut bagian kiri.

  1. Pankreatitis

Pankreatitis adalah masalah kesehatan yang disebabkan oleh peradangan yang terjadi di organ pankreas. Posisi organ ini memang ada di bagian kiri atas perut. Seringkali gejala nyeri penyakit ini muncul dengan mendadak. Bahkan, rasa nyeri ini bisa saja menjalar hingga ke punggung.

Mengingat pankreas termasuk dalam organ tubuh yang sangat penting dalam menjaga kadar gula darah dan mengendalikan energi tubuh, kita sebaiknya mewaspadai masalah kesehatan ini.

  1. Gastritis

Gastritis adalah kondisi yang membuat dinding bagian dalam lambung mengalami iritasi. Penyebabnya seringkali adalah infeksi bakteri, tepatnya bakteri h.pylori yang memang tidak mudah mati meski sudah terkena asam lambung. Selain bakteri ini, kebiasaan mengonsumsi alkohol dengan berlebihan juga bisa menyebabkan dampak yang sama.

Gastritis bisa dikenali dengan gejala berupa rasa nyeri pada perut bagian kiri atas yang disertai dengan sensasi terbakar atau perih, mual-mual, dan perut yang terasa penuh atau begah setelah selesai makan. Jika sampai iritasi ini berubah menjadi luka pada lambung, dikhawatirkan akan memicu munculnya kanker yang berpotensi mematikan.

  1. Irritable bowel syndrome

Penyakit yang juga dikenal dengan nama lain sindrom iritasi usus ini terjadi di bagian usus besar. Selain bisa menyebabkan sensasi nyeri pada perut kiri bagian bawah, kondisi ini juga bisa menyebabkan kram perut, perut kembung, dan sering buang gas. Selain itu, kita juga bisa mengalami gangguan buang air besar baik itu berupa diare ataupun sembelit.

  1. Kolitis ulserativa

Kolitis ulserativa adalah kondisi yang membuat dinding saluran pencernaan mengalami peradangan yang cukup parah. Gejala dari masalah kesehatan ini adalah sensasi nyeri pada perut bagian kiri bawah, diare, serta kotoran yang disertai dengan darah dan lendir. Setelah buang air besar, sensasi sakit perut bisa menghilang namun rasa nyeri ini bisa saja muncul kembali. Penderitanya juga bisa mengalami demam, kelelahan, hingga penurunan berat badan secara drastis.

Masalah kesehatan ini bisa membahayakan nyawa jika tidak ditangani dengan tepat secara medis.

  1. Gangguan ginjal

Jika kita mengalami masalah batu ginjal, maka sensasi nyeri pada perut bagian kiri bawah bisa saja muncul. Kondisi ini dipicu oleh kadar kalsium di dalam tubuh yang berlebihan atau akibat efek samping dari masalah asam urat. Selain itu, kebiasaan kurang minum yang menyebabkan dehidrasi juga bisa menjadi pemicunya.

Selain batu ginjal, peradangan atau infeksi pada ginjal dengan gejala berupa keinginan buang air kecil yang tak kunjung bisa tuntas, sensasi nyeri dan panas saat buang air kecil, hingga urine yang disertai darah juga patut untuk diwaspadai.

  1. Hernia

Hernia adalah kondisi yang membuat usus mampu menembus dinding perut bawah hingga mencapai bagian lipatan paha. Hal ini membuat nyeri perut pada bagian kiri. Hernia harus ditangani karena bisa memicu komplikasi yang tidak bisa disepelekan.

Jika sensasi nyeri pada perut bagian kiri cukup parah, jangan dibiarkan begitu saja dan pastikan untuk segera memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter demi mengatasinya.