Terbit: 13 Desember 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Meskipun cukup jarang terjadi, kita bisa saja sesekali mengalami lidah tergigit, khususnya saat makan atau berbicara. Bagian lidah yang paling rentan mengalami hal ini adalah bagian depan dan samping, tepatnya yang dekat dengan bagian gigi. Selain menyebabkan rasa nyeri, terkadang muncul luka atau perdarahan akibat hal ini. Masalahnya adalah jika kita sampai sering mengalami lidah tergigit, bisa jadi hal ini menandakan kondisi yang lebih serius.

Waspada, Lidah Sering Tergigit Ternyata Tanda Bahaya!

Kondisi yang terkait dengan lidah tergigit

Pakar kesehatan menyebut lidah kita seharusnya tidak mudah tergigit saat makan atau berbicara. Meskipun ukurannya bisa melampaui gigi kita, tubuh kita telah melakukan koordinasi yang baik saat makan sehingga lidah bisa menempatkan makanan di posisi yang tepat untuk dihancurkan oleh gigi tanpa membuat lidah kita tergigit.

Jika sampai lidah sering tergigit, bisa jadi penyebabnya adalah berbagai hal berikut ini.

  1. Stres

Stres akibat pekerjaan atau masalah lainnya ternyata bisa memberikan dampak yang sangat besar bagi kesehatan tubuh kita. Saat stres, tubuh akan mengalami ketidakseimbangan hormon yang bisa mempengaruhi fungsi dari berbagai organ, termasuk koordinasi lidah dan gigi kita. Sebagai contoh, pakar kesehatan menyebut saat stres kita bisa tanpa sadar mengunyah atau menggigiti sesuatu dan tanpa sengaja menggigit lidah sendiri.

  1. Mengalami pembesaran lidah

Jika kita kehilangan beberapa gigi yang ada di bagian bawah, maka kita pun akan lebih rentan terkena pembesaran lidah. Kondisi ini bisa dikenali dengan ukuran lidah yang menutupi bagian gigi bawah saat kita letakkan dalam kondisi santai. Karena ukurannya menjadi lebih besar, maka lidah pun akan lebih rentan untuk tergigit.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement

  1. Mengalami gangguan tidur

Gangguan tidur bernama bruxism yang membuat kita menggeretakkan atau menggesek-gesekkan gigi hingga menimbulkan suara yang khas ini ternyata juga bisa membuat gigi kita tanpa sengaja tergigit. Gangguan tidur lain seperti mendengkur atau sleep apnea juga bisa menyebabkan lidah tergigit meski kasusnya jarang terjadi. Selain itu, jika kita tanpa sadar mengalami kejang saat tidur, maka bagian samping lidah akan jauh lebih rentan untuk tergigit.

  1. Terkena penyakit lyme

Penyakit ini memang tidak banyak terjadi di Indonesia, namun jika kita sampai terkena penyakit yang dipicu oleh gigitan kutu ini, maka akan terjadi gangguan pada saraf dan otak. Koordinasi keduanya akan terganggu sehingga membuat kita tanpa sadar menggigit lidah kita sendiri, termasuk saat sedang tidur.

  1. Mengonsumsi obat anti depresan

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, stres bisa menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan, termasuk memicu lidah tergigit. Bahkan, saat kita mengonsumsi obat anti depresan untuk mengatasi stres yang dialami, kita juga akan lebih rentan untuk mengalami lidah tergigit sebagai salah satu reaksi atau efek sampingnya. Beruntung, efek ini tidak berlaku bagi semua jenis obat anti depresan. Dengan mengganti obat anti depresan jenis lain, maka efek samping ini bisa dihilangkan.

Lidah tergigit dibiarkan sembuh sendiri atau perlu diperiksakan ke dokter?

Selain rasa nyeri dan perdarahan, kita juga bisa merasakan ada bagian lidah yang terbuka setelah digigit. Hal ini berarti, jika kekuatan gigitan kita cukup besar, ada kemungkinan lidah mengalami cedera parah. Memang, dalam banyak kasus lidah tergigit akan sembuh dengan sendirinya, namun jika kita mengalami gejala seperti perdarahan yang sangat berlebihan, perdarahan yang muncul berkali-kali, munculnya pembengkakan atau kemerahan pada lidah, munculnya nanah, mengalami demam, atau merasakan adanya kerusakan parah akibat gigitan, sebaiknya kita memeriksakan kondisi ini ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis seperti jahitan atau pemberian obat yang tepat.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi