Waspada, Kondisi Tubuh Seperti Ini Membuat Kita Rentan Tertular Difteri

difteri-doktersehat

DokterSehat.Com– Salah satu daerah yang mengalami kasus difteri cukup parah adalah Kota Bekasi, Jawa Barat. Hingga saat ini, sudah ada 12 orang dari Kota Bekasi yang terkena penyakit ini. Dezi Syukrawati selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi merinci penderita difteri ini berupa 8 anak-anak dan 4 orang dewasa. Hingga saat ini, semua pasien masih hidup dan mendapatkan perawatan kesehatan yang diperlukan.

Dezi menyebutkan bahwa ada banyak sekali faktor yang menyebabkan kita bisa tertular difteri, namun, biasanya hal ini dipicu oleh sedang lemahnya daya tahan tubuh. Khusus untuk anak-anak, biasanya mereka tertular difteri gara-gara belum mendapatkan vaksin dasar untuk difteri, pertusis, dan tetanus (DPT) baik itu dari tingkat 1 hingga tingkat 3. Biasanya, bayi yang baru lahir seharusnya sudah mendapatkan imunisasi DPT 1 hingga 3 secara bertahap yang memang ditujukan agar tidak sampai terkena penyakit mengerikan ini. Pihak tenaga medis yang membantu orang tua melahirkan bayi juga biasanya sudah merekomendasikan orang tua untuk melakukan imunisasi ini demi melindungi buah hatinya.

Gejala difteri yang patut untuk diwaspadai oleh semua orang adalah demam tinggi, menurunnya nafsu makan dengan drastis, hingga kerapnya hidung mengeluarkan lendir. Jika ada anggota keluarga yang mengalami kondisi tersebut, segeralah melakukan langkah-langkah ini demi menyelamatkannya dari serangan difteri dan mencegah penularannya pada anggota keluarga lainnya.

  • Pergilah ke layanan medis terdekat apabila anak dengan usia kurang dari 15 tahun mengeluarkan bunyi suara seperti mengorok, merasakan nyeri pada tenggorokannya, dan mengalami pembengkakan kelenjar getah bening pada leher.
  • Pastikan untuk meminta pemeriksaan laboratorium untuk memastikan apakah anak terkena difteri atau tidak.
  • Jika memang terkena difteri, segera konsultasikan pada dokter tentang perawatan isolasi atau pemeriksaan semua anggota keluarga demi mencegah penularannya. Biasanya, anggota keluarga akan mendapatkan obat khusus yang harus diminum sampai habis.
  • Jika anggota keluarga lainnya tidak menderita difteri, ada baiknya segera melakukan imunisasi DPT/DT/Td sesuai dengan rekomendasi dokter demi mencegah tertular penyakit ini.