DokterSehat.Com– Banyak orang tua menganggap bahwa anak yang gemuk pasti lebih sehat dari anak yang berat badannya hanya di kisaran rata-rata. Akibatnya orang tua merasa tiak masalah jika anaknya memiliki kelebihan berat badan. Faktanya, anak yang memiliki berat badan berlebih berisiko mengidap kolesterol.

doktersehat-anak-makan-burger-junk-food

Mengenal kolesterol pada anak

Sekitar dua per tiga kolesterol dalam tubuh manusia dihasilkan oleh organ hati. Selain itu kolesterol juga didapat melalui makanan yang dikonsumsi. Karenanya, baik orang dewasa maupun anak-anak juga bisa memiliki kolesterol dalam tubuhnya.

Dalam tubuh, kolesterol dibutuhkan untu membantu pembentukan dinding sel, membentuk hormon, melindungi sel saraf, dan pembentukan empedu. Namun di sisi lain, kolesterol juga dapat membentuk plak yang menyumbat pembuluh darah sehingga dapat meningkatkan risiko penyakit serangan jantung atau stroke.

Bahaya kolesterol tinggi pada anak

Kolesterol sering dianggap jahat pada orang dewasa, namun sebenarnya kolesterol tinggi juga berbahaya pada anak-anak. Salah satu bahayanya adalah, anak-anak dengan kolesterol tinggi memiliki risiko untuk memiliki kolesterol tinggi saat dewasa. Selain itu anak juga rentan untuk terkena penyakit jantung koroner.

Dalam beberapa penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat, dimana populasi anak dengan kolesterol tinggi amat besar, ditemukan bahwa orang dewasa yang meninggal dengan jantung koroner umumnay memiliki aterosklerosis yang sudah terbentuk sejak usia remaja. Kondisi ini erat kaitannya dengan kadar kolesterol total dan LDL yang tinggi serta HDL rendah.

Beberapa penyebab kolesterol tinggi pada anak

Secara umum, kolesterol tinggi pada anak dapat disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu pola makan yang buruk dan obesitas. Anak yang sering mengonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak, garam dan gila, memiliki rasa gurih cenderung memiliki kolesterol lebih tinggi dibanding anak dengan pola makan yang sehat. Selain itu, faktor keturunan juga dapat memicu anak memiliki kolesterol tinggi.

Untuk menghindarinya, jaga pola makan sehat pada anak dan biasakan anak untuk berolahraga dan beraktivitas untuk menghindari penumpukan lemak.