Terbit: 20 Desember 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Salah satu organ yang paling penting bagi kesehatan tubuh adalah liver atau hati kita. Organ ini berperan besar dalam proses pencernaan makanan dan menghilangkan racun. Selain itu, hati juga berperan besar dalam pross penyimpanan energi. Masalahnya adalah, organ hati ini juga bisa mengalami kerusakan yang berbahaya bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Tubuh Seperti Ini? Waspada Kerusakan Hati

Gejala kerusakan hati

Pakar kesehatan menyebut penyakit hati lebih sering disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat. Sebagai contoh, kita terbiasa mengonsumsi makanan tinggi lemak dan kolesterol atau bahkan minuman beralkohol.

Berikut adalah beberapa dampak yang akan didapatkan jika kita sampai mengalami kerusakan hati.

  1. Gatal-gatal pada kulit

Banyak orang yang menyebut gatal-gatal sebagai masalah kulit yang biasa. Padahal, jika sampai gatal-gatal ini sering terjadi tanpa penyebab yang jelas, bisa jadi pemicunya adalah kerusakan pada hati. Memang, perbedaan dari gatal-gatal akibat kerusakan hati dan gatal-gatal biasa tidak begitu jelas, namun sebaiknya kita mewaspadainya.

Jika sampai hati rusak, maka hal ini akan membuat saluran empedu tersumbat. Hal ini akan membuat cairan empedu tak bisa mengalir sebagaimana mestinya dan justru memasuki aliran darah. Jika sampai cairan ini mencapai bagian bawah kulit, maka kita pun akan mengalami gejala gatal-gatal.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement

  1. Memar-memar

Selain kulit yang mengalami gatal-gatal, penderita gangguan hati bisa jadi akan mengalami memar-memar akibat hal yang ringan atau bahkan tanpa sebab yang jelas. Kondisi ini disebabkan oleh hati yang sudah tidak lagi mampu memproduksi protein yang berperan besar dalam proses pembekuan darah dengan cukup. Karena alasan inilah pendeita kerusakan hati cenderung mudah mengalami perdarahan dalam.

  1. Spider angioma

Spider angioma sama sekali tidak terkait dengan laba-laba. Kondisi ini terjadi akibat sekumpulan pembuluh darah arteriol yang melebar di bawah kulit sehingga memiliki bentuk yang mirip dengan kaki laba-laba. Ada banyak sekali penyebab dari masalah spider angioma ini. Hanya saja, seringkali hal ini dipicu oleh paparan matahari, ketidakseimbangan kadar hormon, hingga penyakit pada hati. Khusus untuk penyakit hati, kondisi ini bisa membuat hati tak berfungsi dengan semestinya sehingga menyebabkan peningkatan kadar estrogen yang berlebihan.

Beberapa bagian tubuh yang rentan mengalami masalah spider angioma adalah leher, wajah, dan kaki.

  1. Bau mulut

Bau mulut seringkali dikaitkan dengan kebiasasan buruk dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut. Sebagai contoh, jika kita sering malas menyikat gigi dengan rutin, maka gigi akan lebih rentan rusak dan mulut akan dipenuhi dengan bakteri yang memicu datangnya bau mulut. Hanya saja, terkadang masalah kesehatan ini ternyata juga terkait dengan kondisi gagal hati. Hal ini disebabkan oleh adanya senyawa dimetil sulfide yang sangat tinggi di dalam darah. Sebagai informasi, kondisi ini sering terjadi pada mereka yang mengalami masalah sirosis hati.

  1. Bintik pada wajah

Jangan sepelekan munculnya bintik-bintik dengan warna kecokelatan pada wajah. Pakar kesehatan menyebut hal ini bisa jadi terkait dengan kondisi kesehatan hati. Jika sampai hati mengalami kerusakan, maka akan terjadi peningkatan kadar hormon estroghen dengan signifikan yang akhirnya berimbas pada produksi zat tyrosinase, sejenis enzim yang memiliki kandungan tembaga. Masalahnya adalah enzim ini bisa merangsang tubuh memproduksi melanin dalam jumlah yang lebih banyak dan akhirnya memicu bintik-bintik atau noda kecokelatan pada kulit, khususnya kulit wajah.

Jangan ragu untuk segera memeriksakan kondisi kesehatan jika mulai mengalami gejala-gejala tersebut. Jika penyebabnya memang penyakit hati, maka proses penanganan yang cepat dan tepat akan meningkatkan kemungkinan untuk sembuh.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi