7 Alasan Kenapa Wanita Rentan Terkena Penyakit Menular Seksual

doktersehat risiko wanita terkena penyakit menular seksual

DokterSehat.Com – Penyakit menular seksual bisa menyerang siapa saja baik itu pria atau wanita. Efek yang ditimbulkan juga beragam mulai dari yang ringan hingga parah dan menyebabkan kanker. Selain itu penyakit yang lebih parah seperti HIV juga belum memiliki obat meski ada obat untuk membuat seseorang bertahan hidup dan sehat.

Oh ya, meski siapa saja bisa terkena infeksi penyakit menular seksual, wanita cenderung lebih rentan terkena penyakit ini. Dibandingkan dengan pria, wanita banyak yang tertular dan memiliki penyakit berbahaya pada tubuhnya.

Nah, kira-kira apa ya yang menyebabkan wanita lebih rentan terkena infeksi menular seksual ketimbang pria? Berikut ulasan selengkapnya.

  1. Kondisi anatomi vagina

Secara anatomi, bentuk kemaluan pria dan wanita berbeda. Organ eksternal pria tidak terlalu terbuka lebar. Pada wanita area vulva yang terdiri dari labia dan klitoris lebih terbuka dengan lebar sehingga membuat infeksi mudah masuk.

Dibandingkan dengan pria, organ seksual wanita juga lebih lembap. Kondisi ini menyebabkan bakteri baik di dalam vagina tumbuh dengan subur. Namun, kemungkinan bakteri penyebab infeksi masuk juga sangat besar.

  1. Kesalahan mendeteksi penyakit

Gejala penyakit menular seksual yang muncul pada wanita hampir semuanya sama. Ada rasa sakit, ngilu, perih, dan panas yang menyebar di area pelvis. Beberapa penyakit juga menyebabkan cairan keluar secara abnormal dengan aroma yang tidak sedap.

Gejala penyakit yang hampir semuanya sama membuat wanita bingung, sebenarnya penyakit apa yang terjadi. Bisa saja mereka salah dan menggunakan obat yang tidak benar. Kalau sudah seperti ini, penyakit akan semakin menginfeksi.

  1. Infeksi mudah terjadi pada vagina

Dibandingkan dengan penis, vagina memiliki lingkungan dan bentuk kulit serta kelenjar yang sangat sensitif. Kondisi ini menyebabkan wanita mudah sekali mengalami infeksi kalau sampai ada masalah pada kelembapan, pH, atau luka.

Infeksi ini mungkin bisa segera diatasi. Namun, dengan risiko yang lebih besar, wanita bisa dengan mudah mengalaminya berulang-ulang setiap bulannya.

  1. Beberapa penyakit tidak memiliki gejala pada wanita

Gejala penyakit menular seksual biasanya terlihat jelas pada pria dalam bentuk peradangan dan keluarnya cairan seperti nanah. Namun, pada wanita beberapa penyakit tidak mengeluarkan gejala sehingga kondisinya baru diketahui kalau sudah parah.

Beberapa penyakit yang tidak mengeluarkan gejala atau sedikit gejala adalah klamidia dan gonore. Dua penyakit ini sering menyebabkan gangguan parah dan menyerang organ di dalam area pelvis kalau sudah parah.

  1. Wanita mengalami menstruasi

Setiap bulan wanita akan mengalami menstruasi secara rutin. Darah yang dikeluarkan saat menstruasi sangat kotor dan mudah ditumbuhi bakteri. Kalau wanita tidak bisa menjaga kebersihan saat menstruasi, peluang terjadi infeksi akan semakin besar. Kondisi seperti bacterial vaginosis hingga keputihan patogen bisa saja terjadi.

  1. Sanitasi yang agak rumit

Menjaga kebersihan vagina bukanlah pekerjaan yang gampang. Ada banyak hal harus dilakukan mulai dari arah mencuci harus benar, tidak boleh menggunakan sabun yang mengandung pewangi, hingga tidak boleh memasukkan cairan pencuci atau douching ke vagina.

  1. Rentan terkena komplikasi

Dengan bentuk anatomi yang cukup terbuka dan sistemnya yang selalu basah, peluang wanita mengalami komplikasi cukup besar. Meski beberapa penyakit bisa diatasi, efeknya masih akan dialami oleh wanita hingga akhirnya benar-benar sembuh.

Nah, inilah beberapa alasan yang membuat wanita jadi rentan terkena penyakit menular seksual. Menurut Anda apa yang harus dilakukan wanita agar peluang penyakit bisa menurun dan bisa hidup dengan lebih sehat?