Terbit: 3 Maret 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Diana Falzone, wanita berusia 33 tahun ini mengaku sempat putus asa saat didiagnosis terkena masalah endometriosis. Bagaimana tidak, penyakit ini bisa menyebabkan rasa nyeri yang luar biasa pada tubuhnya. Selain itu, penderitanya juga lebih berisiko untuk terkena masalah kesuburan.

Wanita Ini Tetap Bisa Hamil Meski Menderita Endometriosis dan Menopause Dini

Photo Source: Omar Tobias Vega/Getty Images

Pada bulan Februari 2016 lalu, endometriosis yang ada pada tubuh Diana sudah sangat parah sehingga dokter pun memintanya untuk menjalani operasi. Namun, saat menjalani pemeriksaan sebelum operasi, Diana justru mendapatkan kabar yang lebih buruk, yakni sel telur yang ada dalam tubuhnya sudah mengalami menopause. Di usia subur, Diana justru mengalami menopause dini yang tentu membuatnya sangat mustahil untuk mendapatkan keturunan.

Yang menjadi masalah adalah, operasi yang Ia jalani ini ternyata tidak benar-benar menuntaskan masalah endometriosis yang dideritanya. Juni 2017 lalu, Diana kembali mengalami sensasi nyeri yang luar biasa pada perutnya. Ia pun kemudian menjalani operasi darurat selama 4 jam demi mengatasi masalah ini.

Tak disangka, operasi darurat ini ternyata justru memberikan titik cerah bagi Diana yang sudah patah arang untuk mendapatkan anak. Dokter menemukan ada sel telur di dalam rahimnya yang masih berfungsi dan belum mengalami menopause dini. Hal ini berarti, meskipun kemungkinannya sangat kecil, Diana masih bisa hamil.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Tempo Scan Baby Fair - Advertisement

Diana pun menjalani terapi hormon demi memperbesar kemungkinannya untuk mendapatkan kehamilan. November 2017, Ia juga menjalani transfer embrio. Tak disangka, semua usahanya ini berbuah manis. Diana berhasil hamil dan pemeriksaan terakhir menunjukkan bahwa Ia sedang mengandung bayi laki-laki.

Diana pun kemudian membagi kisah hidupnya ke seluruh dunia dan memberikan pesan bagi para wanita yang menderita endometriosis untuk percaya bahwa mereka masih memiliki harapan untuk mendapatkan keturunan.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi