Wanita Dengan Kondisi Ini Sebaiknya Tidak Melakukan Sulam Alis dan Bibir

doktersehat-minyak-kemiri-eyebrow-tebal-alis-mata-alergi

DokterSehat.Com– Belakangan ini, semakin banyak wanita yang melakukan sulam bibir atau alis demi menambah kecantikan penampilannya. Meskipun memang bisa memberikan hasil yang memuaskan, pakar kesehatan dr. Edwin Tanihaha yang merupakan dokter spesialis kulit dan kelamin dari Siloam Hospital Simaputang menyebutkan bahwa ada beberapa fakta tentang sulam alis dan medis dari sisi medis yang sebaiknya kita ketahui. Apa sajakah fakta tersebut?

Tidak boleh dilakukan oleh wanita dengan diabetes atau hipertensi
Ternyata, wanita yang menderita diabetes melitus atau hipertensi tidak boleh melakukan sulam alis dan sulam bibir. Hal ini disebabkan oleh munculnya luka saat proses pengerjaannya dan adanya penyakit yang dideritanya akan membuat luka ini semakin sulit untuk sembuh.

Harus dilakukan oleh tenaga professional
Jangan sembarangan melakukan sulam alis dan sulam bibir, apalagi pada tempat-tempat yang menawarkan harga murah. Sulam alis dan bibir sebaiknya hanya dilakukan oleh ahli professional yang sudah berpengalaman. Tak hanya itu, pastikan bahwa ahli sulam alis dan sulam bibir ini memakai peralatan yang steril agar kita tidak mudah terkena penyakit.

Tidak mengkonsumsi obat
Sebelum mendapatkan sulam alis atau sulam bibir, ada baiknya kita tidak mengkonsumsi obat-obatan dan suplemen apapun yang bisa mempengaruhi pembekuan darah saat terluka.

Bisa memberikan efek samping
Meskipun tergolong sebagai hal yang aman untuk dilakukan, sulam alis dan sulam bibir bisa memberikan efek samping layaknya iritasi kulit yang akan hilang dalam waktu satu atau tiga hari.

Tidak permanen
Meskipun sama-sama memakai tinta, sulam alis dan bibir sama sekali berbeda dengan tato yang akan bertahan pada tubuh selamanya. Tinta yang dipakai pada sulam alis dan bibir adalah tinta kosmetik yang biasanya hanya akan bertahan 1 sampai 5 tahun saja.

Dengan mengetahui berbagai fakta ini, anda tentu bisa mempertimbangkan apakah perlu melakukan sulam alis dan bibir atau tidak.