Terbit: 18 Mei 2018 | Diperbarui: 7 Februari 2020
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Kaum wanita memang tidak memiliki prostat, mereka memiliki serangkaian kelenjar dan saluran di bagian depan vagina yang disebut kelenjar Skene, yang kadang-kadang disebut sebagai prostat wanita.

Wanita Juga Bisa Terkena Kanker Prostat seperti Pria!

Para peneliti telah menemukan bahwa kelenjar Skene memiliki beberapa sifat yang sama dengan prostat pria, yang terletak di antara kandung kemih dan penis. Misalnya, kelenjar prostat dan Skene mengandung prostate-specific antigen (PSA) dan PSA phosphatase (PSAP), merupakan enzim yang dapat menunjukkan kesehatan prostat pada laki-laki.

Penemuan bahwa kelenjar ini memiliki kesamaan telah menyebabkan penggunaan istilah “prostat wanita.”

Jadi, wanita memiliki prostat, dan kanker prostat wanita secara teknis mungkin. Namun sangat jarang.

– Iklan –

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement

Apa yang dilakukan prostat wanita?

Penelitian terhadap prostat wanita masih relatif baru, jadi dokter tidak yakin dengan semua yang dilakukan prostat wanita. Tetapi beberapa penelitian menunjukkan bahwa kelenjar Skene memainkan peran penting dalam sistem kemih wanita dan alat kelamin.

Namun, penggunaan teknologi pencitraan atau pemindaian yang lebih canggih, seperti Magnetic Resonance Imaging (MRI), telah memberikan para peneliti pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana prostat wanita bekerja.

Antigen prostat spesifik dan indikasi kanker

Salah satu area fokus untuk penelitian adalah bagaimana prostat wanita menghasilkan PSA. PSA adalah indikator kanker prostat pada laki-laki dan dapat muncul sebagai gejala jenis kanker payudara tertentu pada wanita.

Menurut beberapa penelitian, memeriksa tingkat PSA selama pengobatan kanker pada wanita mungkin berguna dalam memantau perawatan untuk beberapa jenis kanker payudara.

Prevalensi kanker prostat wanita

Kanker prostat wanita sangat jarang. Menurut beberapa penelitian dari 1994, kanker prostat wanita sekitar 0,003 persen dari semua kasus kanker yang dilaporkan di saluran kemih wanita atau daerah genital.

Satu penelitian, seperti dilansir dari Medical News Today, menunjukkan bahwa kanker lain di saluran kemih atau alat kelamin mungkin berasal dari kelenjar Skene. Para peneliti menunjukkan bahwa penelitian lebih lanjut mungkin dapat membantu mengidentifikasi cara-cara untuk mendiagnosis dan mengobati kanker di wilayah genital.

Gejala kanker prostat wanita

Dokter mungkin menemukan kesulitan untuk mengenali tanda dan gejala kanker prostat pada wanita karena sangat jarang.

Masalah lain adalah banyak gejala kanker prostat wanita, seperti nyeri, gatal, kehilangan berat badan atau nafsu makan, dan anemia karena pendarahan, juga tanda-tanda penyakit lain yang lebih umum.

Sebagai contoh, dokter mungkin mendiagnosis darah dalam urine sebagai gejala infeksi saluran kemih, infeksi ginjal, atau batu ginjal, daripada kanker prostat pada wanita.

Gejala lain termasuk:

  • Tekanan di belakang tulang kemaluan
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Nyeri saat berhubungan seks
  • Ketidakteraturan siklus menstruasi
  • Kesulitan buang air kecil
  • Sering buang air kecil

Namun, gejala-gejala ini juga dapat menandakan kondisi non-kanker lainnya yang terkait dengan prostat wanita. Kondisi ini termasuk:

1. Kista

Kista dapat terbentuk pada kelenjar Skene pada usia berapa pun. Ketika kista ringan dan tidak memiliki komplikasi lebih lanjut, dokter dapat menghilangkan kista. Kista biasanya akan hilang dengan sendirinya.

2. Infeksi

Banyak potensi infeksi dapat terjadi di saluran kemih. Sebagian besar dokter mengidentifikasi prostatitis perempuan sebagai infeksi uretra. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa hal tersebut mungkin merupakan infeksi kelenjar Skene. Laporan itu juga menambahkan bahwa infeksi kelenjar Skene memerlukan perawatan yang berbeda untuk infeksi di bagian lain saluran kemih atau alat kelamin.

Penyakit menular seksual (PMS) juga bisa menyebar ke prostat wanita. Gonore dapat menyebar dari bagian genital ke kelenjar Skene, misalnya.

3. Adenofibroma

Adenofibroma adalah pertumbuhan yang biasanya terjadi pada jaringan kelenjar atau berserat di dalam tubuh. Salah satu gejala adenofibroma pada kelenjar Skene adalah rasa sakit saat berhubungan seks. Pertumbuhan non-kanker ini dapat dihilangkan dengan tindakan operasi.

4. Sindrom ovarium polikistik (PCOS)

Polycystic ovary syndrome (PCOS) terjadi ketika hormon wanita yang bertanggung jawab untuk reproduksi tidak seimbang. Seseorang dengan PCOS mungkin juga memiliki jumlah hormon laki-laki yang lebih besar dari biasanya.

Penelitian menunjukkan kelenjar Skene lebih besar dari biasanya ketika seseorang memiliki PCOS. Orang-orang dengan PCOS juga memiliki tingkat PSA yang lebih tinggi. Peningkatan kadar dapat membantu dokter mengidentifikasi PCOS karena hormon ini berasal dari kelenjar Skene.

Jadi, kelenjar Skene sering disebut sebagai prostat wanita karena mereka menghasilkan hormon yang sama dengan prostat pria. Keduanya diyakini memainkan peran dalam sistem reproduksi perempuan dan laki-laki. Meskipun kanker prostat pria adalah kanker paling umum kedua pada pria, kanker prostat wanita jarang terjadi.

Kanker prostat wanita terbukti sulit untuk dipelajari dan didiagnosis. Dalam kebanyakan kasus, gejala yang memengaruhi area di sekitar kelenjar Skene adalah karena kondisi yang mendasari di bagian lain dari saluran kemih atau sistem reproduksi.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi