Terbit: 18 November 2019 | Diperbarui: 20 November 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Kanker payudara merupakan sebuah tumor ganas yang terjadi ketika sel payudara menjadi abnormal dan terbagi tanpa terkendali. Hampir setiap wanita merasa takut dengan penyakit mematikan ini. Kanker payudara sendiri bisa terjadi pada wanita berusia 50 tahun ke atas. Namun, tak menutup kemungkinan juga wanita usia muda menderita penyakit ini.

Wah, Ternyata Berjemur Bisa Mengurangi Risiko Kanker Payudara!

Ada banyak cara untuk mencegahnya, mulai dari cara alami sampai perawatan medis. Dan yang lebih unik lagi, ternyata risiko kanker payudara dapat diturunkan dengan cara berjemur dibawah sinar matahari. Ya, hanya berjemur saja bisa menurunkan risiko kanker payudara.

Tentu saja, ini menjadi kabar baik bagi Anda yang menyukai aktivitas berjemur. Di samping mendapatkan kulit yang bagus, berjemur juga bisa menurunkan risiko kanker payudara. Lalu, mengapa berjemur dibawah sinar matahari bisa menurunkan risiko kanker payudara?

Seperti yang Anda ketahui bahwa sinar matahari mengandung vitamin D yang ternyata dapat memperkuat daya tahan tubuh dalam melawan radikal  bebas. Mungkin selama ini Anda takut untuk berjemur karena jika terpapar sinar matahari langsung bisa membuat kulit menjadi gosong.

Namun, sebuah penelitian mengungkapakan fakta yang berbeda, mereka menyebutkan bahwa berjemur di bawah sinar matahari selama tiga jam setiap hari masih dalam taraf aman dan baik untuk kesehatan. Bahkan, hasil penelitian tersebut mengungkapkan bahwa berjemur dibawah sinar matahari dapat menurunkan risiko kanker payudara sampai 50 persen.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

Dalam penelitian yang sama menunjukkan bahawa vitamin D yang dihasilkan oleh matahari akan dirubah menjadi hormon yang bersifat anti kanker. Vitamin D tersebut dirubah oleh sel-sel yang terdapat didalam payudara.

Aktivitas berjemur yang dapat menurunkan risiko kanker payudara bisa Anda lakukan selama 21 jam dalam seminggu. Hal itu juga dibenarkan oleh sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh American Journal of Epidemiology yang memberikan kesimpulan bahwa wanita yang terpapar sinar matahari selam 21 jam dalam seminggu memiliki penurunan risiko terkena kanker payudara sampai 29 persen dibanding dengan mereka yang hanya berjemur selama satu jam saja.

Setelah mengetahui kebaikan sinar matahari untuk kesehatan, Anda bisa menerapkannya untuk melakukan aktivitas berjemur secara rutin namun sewajarnya saja.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi