Terbit: 19 November 2020
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Vitamin memiliki banyak manfaat, salah satunya untuk menjaga kesehatan kulit. Apa saja jenis vitamin dan zat penting lainnya yang harus Anda penuhi asupannya setiap hari jika ingin kulit senantiasa sehat, cantik, dan menawan?

7 Jenis Vitamin untuk Kulit dan Nutrisi Penting Lainnya

Jenis Vitamin yang Baik untuk Kulit

Siapa yang tidak ingin memiliki kulit sehat dan terawat? Ya, tentu semua orang menginginkannya. Nah, sama seperti organ tubuh lainnya, kulit juga membutuhkan asupan nutrisi agar tetap sehat. Nutrisi untuk kulit berasal dari vitamin, berikut adalah macam-macam vitamin untuk kulit tersebut:

1. Vitamin B Kompleks

Vitamin B kompleks yang terdiri dari vitamin B1, B2, B3, B5, B6, biotin, asam folat, dan B12 memiliki sejumlah manfaat penting bagi tubuh, salah satunya membantu mencegah masalah pada kulit. Diketahui bahwasanya kekurangan vitamin B kompleks membuat kulit rentan mengalami ruam, bersisik, kering dan pecah-pecah (pada kulit bibir).

Vitamin B kompleks memiliki mekanisme kerja yaitu membantu proses pembaharuan sel-sel kulit. Anda bisa mendapatkan manfaat dari vitamin ini melalui suplemen vitamin B kompleks yang tersedia di apotek, toko obat, maupun swalayan. Ikuti petunjuk pemakaian pada kemasan atau jika ragu Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.

2. Kolina

Kolina (choline) sebenarnya merupakan elemen dari vitamin B. Zat ini dapat Anda temukan dalam sejumlah jenis makanan seperti telur, kacang tanah, dan susu. Kendati demikian, tubuh pun sebenarnya dapat membuat vitamin ini sendiri.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

Kolina memiliki fungsi utama membantu sintesis neurotransmitter dan fungsi otak secara umum. Namun, studi yang dipublikasikan oleh FASEB Journal juga menemukan bahwa vitamin ini berperan penting dalam pembentukan membran sel kulit.

Meskipun tubuh dapat menghasilkan kolin dalam jumlah cukup, ada baiknya jika Anda juga turut mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin ini guna memaksimalkan manfaatnya.

3. Vitamin C

Vitamin C dalam jumlah tinggi seharusnya terdapat pada lapisan luar kulit (epidermis) maupun lapisan dalam kulit (dermis). Ini karena vitamin C memiliki peran sebagai antioksidan untuk merawat dan melindungi sel-sel kulit, pun membantu produksi kolagen kulit. Tidak heran, vitamin C umum menjadi salah satu bahan utama di banyak produk perawatan kulit.

Mengonsumsi vitamin C secara oral dapat meningkatkan efektivitas tabir surya yang dioleskan ke kulit Anda sehingga perlindungan dari sinar UV matahari yang berbahaya menjadi maksimal. Vitamin C juga berperan dalam membantu proses penyembuhan luka tubuh.

Peran lainnya dari vitamin untuk kulit yang satu ini adalah untuk melembapkan kulit. Dengan demikian, kulit Anda terhindar dari kekeringan yang mana hal ini tentu dapat mengurangi estetika kulit.

Asupan vitamin C harian yang direkomendasikan adalah 1000 mg. Anda bisa menemukan vitamin ini dalam suplemen yang dijual di pasaran, atau cukup dengan mengonsumsi sejumlah makanan yang mengandung vitamin C seperti:

  • Bayam
  • Jeruk
  • Jambu
  • Stroberi
  • Sitrus

4. Vitamin D

Sumber vitamin D paling utama berasal dari sinar matahari, khususnya matahari pagi. Tubuh lantas akan menyerap vitamin tersebut melalui kulit Anda. Vitamin D kemudian diambil oleh hati dan ginjal untuk selanjutnya diangkut ke seluruh tubuh guna membantu proses regenerasi sel, termasuk sel kulit.

Selain itu, vitamin juga dapat mengatasi penyakit kulit yang bernama psoriasis. Sebuah studi tahun 2009 terbitan Journal of Drugs and Dermatology menemukan bahwa vitamin D dapat mengurangi jumlah peradangan dan iritasi kulit pada orang dengan psoriasis.

Peneliti dari Linus Pauling Institute, Oregon State University, Amerika Serikat merekomendasikan asupan vitamin D harian sebanyak 600 IU. Jumlah ini bisa bertambah apabila Anda sedang hamil atau berusia 70 tahun ke atas.

Berikut adalah tips untuk mencukupi kebutuhan vitamin D setiap hari:

  • Berjemur matahari pagi selama 10 menit setiap hari (konsultasikan hal ini terlebih dahulu dengan dokter, terutama jika Anda memiliki riwayat kanker kulit).
  • Makan makanan fortifikasi seperti sereal sarapan, jus jeruk, dan yogurt.
  • Makan makanan yang memiliki kandungan vitamin D seperti salmon, tuna, dan ikan cod.

 5. Vitamin E

Kebanyakan orang—mungkin termasuk Anda salah satunya—mungkin lebih familiar terhadap vitamin E sebagai vitamin untuk kulit. Sama seperti vitamin C, vitamin E memiliki sifat antioksidan. Fungsi utamanya dalam perawatan kulit adalah menjaga kulit agar tidak rusak, terutama akibat paparan sinar matahari.

Vitamin E menyerap sinar UV yang berbahaya dari matahari. Setelah itu, vitamin akan membantu tubuh untuk menjalankan fotoproteksi (photoprotection), yakni mekanisme tubuh untuk meminimalisir kerusakan akibat sinar UV. Dengan demikian, kulit terhindar dari masalah-masalah seperti bintik hitam dan kerutan.

Vitamin E membantu mengendalikan kadar sebum, yakni zat berminyak yang dikeluarkan melalui pori-pori kulit. Dalam keseimbangan yang tepat, sebum membantu menjaga kulit tetap terkondisi dan mencegah kulit kering. Vitamin E juga membantu dalam pengobatan peradangan kulit.

Orang dewasa membutuhkan sekitar 15 mg vitamin E per hari. Anda bisa mencukupi kebutuhan vitamin ini dengan:

  • Makan lebih banyak kacang-kacangan dan biji-bijian, seperti almond, hazelnut, dan biji bunga matahari.
  • Mengonsumsi multivitamin atau suplemen vitamin E terpisah.
  • Menggunakan produk topikal yang mengandung vitamin E dan vitamin C (ini bisa lebih efektif dalam fotoproteksi daripada yang hanya mengandung salah satu dari keduanya).

6. Vitamin K

Vitamin K masuk ke dalam daftar vitamin untuk kulit karena vitamin ini berperan dalam membantu proses pembekuan darah, yang membantu proses penyembuhan luka dan memar. Selain itu, vitamin K juga kabarnya dapat membantu mengatasi sejumlah masalah terkait kulit lainnya, seperti:

  • Stretch mark
  • Bintik hitam
  • Mata panda

7. Beta-Karoten

Beta-karoten adalah salah satu elemen pembentuk vitamin A. Zat ini dapat Anda temukan pada makanan seperti wortel. Beta-karoten adalah antioksidan kuat lainnya yang dapat membantu mecegah kulit rusak akibat sinar matahari.

Beta-karoten ini sebenarnya akan membuat kulit jadi kurang sensitif terhadap sinar matahari. Dengan demikian, risiko terkena dampak negatif matahari pun ikut menurun. Kendati demikian, Anda tetap disarankan untuk menggunakan krim tabir surya guna mengoptimalkan perlindungan kulit saat terpapar sinar matahari.

Selain wortel, beta-karoten juga terkandung pada sejumlah jenis makanan lainnya, yaitu:

  • Bayam
  • Kale
  • Labu
  • Blewah

Jenis Mineral yang Baik untuk Kulit

Selain vitamin, kesehatan kulit juga akan terjaga jika Anda mencukupi asupan mineral. Jenis mineral yang baik untuk kulit adalah sebagai berikut:

1.  Selenium

Jenis mineral pertama yang baik untuk kulit adalah selenium. Selenium merupakan antioksidan kuat lainnya yang dapat melawan kerusakan akibat radikal bebas dan membantu membalikkan kerusakan kulit serta memperlambat proses penuaan kulit.

Selenium juga berperan dalam mengoptimalkan fungsi tiroid. Ini dapat menjaga metabolisme tubuh dan pada gilirannya membantu tubuh memetabolisme semua vitamin sehingga dapat menutrisi kulit dengan baik.

Seperti vitamin lainnya, cara terbaik untuk mendapatkan selenium adalah melalui makanan. Sumber terbaik untuk selenium adalah:

  • Tiram
  • Kacang Brazil
  • Biji bunga matahari
  • Dada ayam
  • Jamur

2. Zinc

Sementara itu, zinc atau seng membantu kulit Anda sembuh dari luka pascacedera. Seng juga dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV. Pasalnya, mineral ini memiliki sifat antioksidan yang notabene berfungsi untuk memproteksi sel-sel kulit.

Zinc bisa Anda temukan pada sejumlah jenis makanan, seperti:

  • Tiram
  • Daging
  • Gandum
  • Produk olahan susu (keju, yogurt, dsb.)

Zat Penting Lainnya untuk Kulit

Selain vitamin dan mineral, ada juga zat penting lainnya yang baik untuk kulit. Zat-zat tersebut meliputi:

1. Protein

Tubuh Anda mengubah protein dari makanan menjadi blok bangunan yang disebut asam amino dan menggunakannya kembali untuk membuat protein lain, termasuk kolagen dan keratin yang mana kedua protein tersebut merupakan elemen pembentuk struktur kulit. Selain itu, asam amino juga membantu mengangkat sel kulit mati.

Beberapa asam amino bahkan bertindak sebagai antioksidan yang melindungi sel kulit dari sinar UV dan dari radikal bebas.

2. Lemak Sehat

Tubuh memerlukan asupan lemak sehat seperti omega-3 untuk menjaga kesehatan tubuh, termasuk kulit. Kekurangan omega-3 dikaitkan dengan masalah kulit seperti kering dan keriput.

Selain itu, asam lemak omega-3 berperan dalam memblokir bahan kimia yang dapat memicu pertumbuhan sel kanker kulit, pun dapat menurunkan peradangan pada kulit.

Anda bisa mengonsumsi makanan yang mengandung asam lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda seperti kacang-kacangan, biji-bijian, alpukat, dan ikan. Ini membantu kulit tetap lembap, kencang, dan fleksibel.

Efek Samping Mengonsumsi Vitamin untuk Kulit secara Berlebihan

Hati-hati karena meskipun baik—dan tubuh memang memerlukannya—faktanya asupan vitamin untuk kulit yang berlebihan juga dapat menimbulkan efek samping terhadap tubuh. Vitamin C, misalnya. Mengonsumsi vitamin ini melebihi angka kecukupan gizi (AKG) harian bisa berujung pada munculnya sejumlah gejala, seperti:

  • Mual
  • Diare
  • Batu ginjal

Oleh sebab itu, ada baiknya jika Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter perihal asupan ideal vitamin kulit setiap harinya. Selain itu, imbangi juga antara asupan vitamin dari suplemen dan dari makanan.

 

  1. Anonim. Nutrients for Healthy Skin. https://www.webmd.com/beauty/nutrients-for-healthy-skin#1 (accessed on 19 November 2020)
  2. Bowman, J. 2020. The 4 Best Vitamins for Your Skin. https://www.healthline.com/health/4-best-vitamins-for-skin#talk-to-your-doctor (accessed on 19 November 2020)
  3. Dennis, A. 2017. Top 9 Best Vitamins For Skin Health You Should Never Miss. https://www.huffpost.com/entry/top-9-best-vitamins-for-skin-health-you-should-never_b_58aac16be4b0fa149f9ac888 (accessed on 19 November 2020)
  4. Petty, A. 2019. https://greatist.com/health/best-vitamins-for-skin#supplements-vs-topical (accessed on 19 November 2020)


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi