Terbit: 1 Juli 2021 | Diperbarui: 14 Juli 2021
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Mengonsumsi vitamin untuk COVID-19 adalah cara yang aman dan efektif untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Ini membantu melawan virus Corona. Simak penjelasan selengkapnya tentang berbagai vitamin untuk membantu melawan COVID-19!

12 Vitamin untuk COVID-19 yang Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Rekomendasi Vitamin untuk COVID-19

Mengingat COVID-19 menimbulkan gejala seperti pilek dan flu, maka membutuhkan vitamin yang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan untuk melawan penyakit dengan cara yang sama dapat membantu mengatasi gejala COVID-19.

Berikut ini beberapa rekomendasi vitamin untuk COVID-19:

1. Vitamin C

Biasanya vitamin C dapat membantu melawan pilek lebih cepat atau membantu meredakan gejala pilek jika meminumnya sebelum sakit. Sebagai antioksidan, vitamin C bisa membantu mengurangi peradangan, dan radang paru-paru adalah gejala parah COVID-19, yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan atau bahkan kematian.

Meskipun masih sehat dan tidak memiliki gejala, tidak ada salahnya untuk mulai mengonsumsi vitamin C dari sekarang, baik dari makanan (jeruk, jambu biji, mangga) maupun suplemen.

2. Vitamin B Kompleks

Asupan vitamin B6 sangat penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh dalam kondisi prima. Oleh karena itu, pastikan untuk mendapatkan cukup vitamin untuk COVID-19 dalam bentuk suplemen, sebagai bagian dari asupan harian. Untuk mendapatkan asupan vitamin B, Anda dapat dengan mudah mendapatkannya dari sereal yang diperkaya atau dalam multivitamin B kompeks.

3. Vitamin D

Manfaat utama vitamin D adalah membantu tubuh mempertahankan kadar kalsium dan fosfor darah yang optimal, yang bisa Anda dapatkan melalui paparan sinar matahari, atau melalui makanan (ikan, kuning telur, susu) dan suplemen.

Mendapatkan vitamin D yang cukup juga dapat melindungi tubuh dari infeksi pernapasan. Berdasarkan penelitian klinis yang dalam Journal of Pharmacology and Pharmacotherapeutics, suplemen vitamin D secara signifikan bisa mengurangi kemungkinan infeksi saluran pernapasan.

4. Zinc

Meminum pelega tenggorokan berbahan zinc, atau mengonsumsi obat flu yang dijual bebas dengan kandungan zinc di dalamnya (sirup atau tablet) dapat membantu mempersingkat durasi pilek rhinovirus. Zinc juga bisa membantu mengatasi gejala dengan cepat, seperti hidung tersumbat, hidung meler, sakit tenggorokan, dan batuk.

Zinc juga dapat membantu memproduksi dan mengaktifkan sel-T (limfosit-t), yang memicu tubuh untuk merespons infeksi. Guna pemulihan sakit COVID-19 yang lebih cepat, mulailah mengonsumsi zinc untuk mengobati penyakit dalam waktu 24 jam pertama gejala. Dosis zinc yang tepat adalah 75 mg.

5. Elderberry

Mengandung banyak sifat antivirus dan antiinflamasi, sirup elderberry bermanfaat sebagai obat untuk pilek, flu, dan infeksi sinus bakteri. Elderberry bekerja dengan mengurangi pembengkakan pada selaput lendir.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak elderberry mampu mengurangi durasi flu. Itulah sebabnya beberapa orang percaya elderberry juga dapat membantu sistem kekebalan tubuh melawan infeksi virus Corona.

Baca Juga: 10 Gejala Virus Corona Varian Baru yang Perlu Anda Kenali!

6. Bawang Putih

Sifat antivirus yang terdapat dalam bawang putih dapat membantu mengurangi keparahan gejala pilek, flu, atau infeksi COVID-19.

Dalam sebuah penelitian, orang yang mengonsumsi suplemen bawang putih selama musim dingin terkena flu lebih sedikit daripada mereka yang mengonsumsi pil plasebo. Bawang putih juga dapat membantu mempersingkat durasi pilek. Meskipun bisa mengonsumsi bawang putih segar, Anda juga bisa mengonsumsinya dalam bentuk suplemen.

7. Curcumin

Kandungan senyawa curcumin berasal dari tanaman Curcuma longa, umumnya kita sebagai kunyit. Curcumin biasanya digunakan dalam pengobatan Ayurveda dan China sebagai analgesik, antiinflamasi, dan antiseptik. Senyawa curcumin dapat menjadi vitamin untuk penderita COVID-19, yang membantu melawan peradangan dan membantu respons kekebalan tubuh.

8. Propolis

Ini adalah bahan seperti resin dari tunas pohon poplar dan berbentuk kerucut, yang digunakan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan sebagai agen antioksidan dan antiinflamasi. Beberapa bukti menunjukkan bahwa propolis bisa membantu mencegah atau mengurangi durasi pilek dan infeksi saluran pernapasan atas.

9. Akar Licorice

Ketika menggunakannya sebagai obat kumur, akar licorice dapat meredakan sakit tenggorokan, gejala umum virus Corona, menurut sebuah penelitian di tahun 2009 di jurnal Anesthesia & Analgesia. Selain itu, akar licorice juga dapat melonggarkan kemacetan dan mengurangi peradangan tenggorokan. Anda bisa mengunyah sepotong akar licorice atau meminumnya sebagai teh.

10. Selenium

Selenium adalah mineral yang memiliki berbagai manfaat, termasuk mencegah flu burung dan flu babi. Berkat kandungan antioksidan yang kuat, selenium dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, kecuali pada mereka yang memiliki gangguan autoimun, yang dapat mengalami dampak negatif pada sistem kekebalan tubuh.

11. Jamur

Jamur mengandung banyak selenium dan vitamin B (vitamin untuk penderita COVID-19), seperti riboflavin dan niacin, yang berfungsi untuk menjaga sistem kekebalan tubuh tetap optimal. Kandungan jamur juga tinggi akan polisakarida, molekul seperti gula yang mampu meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.

12. Echinacea

Ini adalah genus tanaman dalam keluarga daisy. Spesies tertentu telah terbukti dapat meningkatkan kesehatan sistem kekebalan tubuh dan mungkin memiliki efek antivirus terhadap beberapa virus pernapasan, termasuk respiratory syncytial virus (RSV) dan rhinoviruses.

Baca Juga: 10 Varian Baru Virus Corona (COVID-19) yang Patut Diwaspadai!

Cara Meningkatkan Sistem Imun untuk Melawan COVID-19

Benteng pertahanan pertama tubuh adalah menerapkan gaya hidup sehat. Mengikuti panduan kesehatan umum adalah satu-satunya langkah terbaik untuk menjaga sistem kekebalan tubuh bekerja dengan baik secara alami. Setiap bagian tubuh, termasuk sistem kekebalan, berfungsi lebih baik bila melindunginya dari serangan lingkungan dan didukung oleh pola hidup sehat.

Berikut ini langkah hidup sehat untuk meningkatkan kekebalan tubuh:

  • Perbanyak makan buah-buahan dan sayuran.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Pertahankan berat badan yang sehat.
  • Jika minum alkohol, minumlah dalam jumlah sedang atau terbatas.
  • Berhenti merokok jika perokok.
  • Tidur yang cukup.
  • Mengambil langkah-langkah untuk menghindari infeksi, seperti sering mencuci tangan dan memasak daging sampai benar-benar matang.
  • Mengurangi stres.
  • Pastian mengonsumsi vitamin untuk COVID isolasi mandiri (jika terinfeksi virus Corona).
  • Dapatkan vaksin yang direkomendasikan. Vaksin dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi sebelum menyerang tubuh.

paket obat isolasi mandiri doktersehat

Bila positif COVID-19, Anda harus mendapatkan perawatan maksimal mulai dari konsumsi makanan sehat, rajin olahraga, dan konsumsi suplemen untuk menjaga daya tahan tubuh bila hanya bergejala ringan. Pesan obat dan vitamin untuk isolasi mandiri di Apotek online Farmaku. Harga hemat dengan promo tambahan, gratis ongkir di wilayah Jakarta, dan pengiriman lebih cepat.

 

  1. Anonim. 2021. 20 Vitamins and Supplements To Boost Immune Health for COVID-19. https://www.medicinenet.com/covid_19_supplements/article.htm (Diakses pada 1 Juli 2021)
  2. Anonim. 2021. How to boost your immune system. https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/how-to-boost-your-immune-system (Diakses pada 1 Juli 2021)
  3. Kubala, Jillian. 2021. The 15 Best Supplements to Boost Your Immune System Right Now. https://www.healthline.com/nutrition/immune-boosting-supplements (Diakses pada 1 Juli 2021)


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi