Terbit: 27 Maret 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Vitamin untuk anak yang sering sakit berguna untuk pertumbuhan tubuh dan otak yang optimal. Terutama jika anak Anda gampang sakit, memenuhi nutrisi, vitamin, dan mineral seimbang akan membantu anak mengembangkan sistem imun agar selalu sehat. Ketahui vitamin untuk anak dan tips sehat lainnya untuk anak Anda.

6 Vitamin untuk Anak yang Sering Sakit 

Nutrisi untuk Anak

Kebutuhan nutrisi dan vitamin anak tergantung pada usia, jenis kelamin, berat badan, tinggi badan, tingkat pertumbuhan, dan aktivitas anak sehari-hari.

Berdasarkan ahli kesehatan anak, anak usia 2-8 tahun membutuhkan 1.000-1.400 kalori harian, sementara anak usia 9-13 tahun harus memenuhi asupan 1.400-2.600 kalori setiap hari.

Ketahui lebih detail semua kebutuhan nutrisi untuk anak sehari-hari berdasarkan Asupan Referensi Makanan (DRI) berikut ini:

Anak Usia 1-3 Tahun

  • Kalsium: 700 miligram
  • Zat Besi: 7 miligram
  • Vitamin A: 300 mikrogram
  • Vitamin B12: 0,9 mikrogram
  • Vitamin C: 15 miligram
  • Vitamin D: 600 IU (15 mikrogram)

Anak Usia 4-8 Tahun

  • Kalsium: 1.000 miligram
  • Zat Besi: 10 miligram
  • Vitamin A: 400 mikrogram
  • Vitamin B12: 1,2 mikrogram
  • Vitamin C: 25 miligram
  • Vitamin D: 600 IU (15 mikrogram)

Itulah beberapa nutrisi esensial yang sangat dibutuhkan anak, namun anak juga membutuhkan asupan lain seperti vitamin B, E, K, yodium, kolin, protein, serta nutrisi lainnya. Bunda dapat memenuhi kebutuhan nutrisi anak-anak melalui menu makanan sehat sehari-hari agar anak tidak gampang sakit.

Vitamin untuk Anak yang Sering Sakit

Anak-anak masih mengembangkan sistem imunnya jadi mungkin jadi lebih sering sakit. Anda dapat menjaga kesehatan anak Anda dengan memberikannya makanan dan minuman tinggi vitamin dan nutrisi agar sistem imun anak kuat untuk melawan berbagai infeksi yang menyerang.

Berikut ini vitamin untuk anak yang sering sakit:

1. Vitamin B

Kelompok vitamin B terdiri dari vitamin B1, B2, B6, B12, B3 (niasin), B9 (asam folat), B7 (biotin), dan B5 (vitamin B kompleks atau asam pantotenat). Semua jenis vitamin B tersebut dibutuhkan anak untuk kebutuhan energi, metabolisme, kesehatan sistem saraf, dan jantung.

Asupan vitamin B yang direkomendasikan untuk anak, diukur dalam mikrogram:

  • Bayi: sekitar 0,5 mikrogram setiap hari.
  • Balita: 0,9 mikrogram setiap hari.
  • Anak Usia 4-8: 1,2 mikrogram setiap hari.
  • Anak Usia 9-13: 1,8 mikrogram setiap hari.

Berikan anak Anda vitamin B dari sumber makanan seperti:

  • Telur
  • Ikan
  • Makanan laut lainnya
  • Kacang-kacangan
  • Biji-bijian
  • Roti gandum dan oatmeal
  • Daging dan unggas
  • Sayuran berdaun hijau seperti bayam, kangkung, brokoli, dll
  • Susu dan produk olahan susu seperti keju dan yogurt

Manfaat vitamin B juga untuk membantu produksi sel darah merah yang bertugas untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh agar fungsi organ-organ penting dapat bekerja dengan baik.

2. Vitamin D

Tubuh anak membutuhkan vitamin D dan kalsium untuk membangun tulang dan gigi yang kuat. Vitamin D juga bagus untuk kulit dan melindungi anak dari berbagai risiko penyakit kronis.

Bunda dapat memberikan anak makanan kaya sumber vitamin D, seperti:

  • Susu
  • Ikan salmon, mackerel, sarden, dll
  • Kuning telur
  • Hati
  • Sereal

Setiap anak membutuhkan sekitar 400 UI atau sekitar 10 mikrogram vitamin D.

3. Vitamin E

Vitamin E adalah salah satu jenis vitamin untuk anak yang sering sakit. Manfaat vitamin E untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh anak agar kuat melawan serangan infeksi virus, bakteri, dan patogen lainnya.

Asupan vitamin E yang direkomendasikan untuk anak berdasarkan usianya:

  • Anak usia 1-3 membutuhkan 9 IU vitamin E setiap hari.
  • Anak usia 4-8 membutuhkan 10,4 IU vitamin E setiap hari.
  • Anak usia 9-13 membutuhkan 16,4 IU vitamin E setiap hari.

Bunda dapat memberikan anak makanan kaya sumber vitamin E, seperti:

  • Kacang dan biji-bijian seperti almond, hazelnut, biji bunga matahari, gandum, dll.
  • Minyak nabati seperti bunga matahari, canola, dan zaitun.
  • Buah-buahan seperti alpukat, mangga, kiwi, blackberry, dll.
  • Ikan dan jenis makanan laut lainnya.
  • Sayuran hijau seperti bayam, brokoli, dll.
  • Kuning telur.

Selain itu, vitamin E juga bagus untuk kulit dan penting untuk memelihara kesehatan sel darah merah.

Baca Juga: 8 Penyebab Anak Susah Makan dan Cara Mengatasinya

4. Vitamin A

Manfaat vitamin A yang paling utama adalah untuk memelihara kesehatan mata anak. Vitamin ini sangat penting bagi anak yang baru belajar mengenal warna agar mereka dapat melihat dan memahaminya dengan benar.

Bunda dapat memberikan anak makanan kaya sumber vitamin A, seperti:

  • Susu yang diperkaya vitamin A.
  • Buah dan sayuran berwarna oranye seperti wortel, ubi jalar, blewah, dll.
  • Sayuran berdaun hijau seperti bayam, kangkung, seledri, dll.
  • Hati.

Selain itu, vitamin A juga termasuk dalam jenis vitamin untuk anak yang sering sakit karena dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak untuk melawan infeksi.

5. Vitamin C

Vitamin C adalah salah satu vitamin yang paling esensial untuk anak. Ini berfungsi untuk menjaga jaringan tubuh seperti gusi, tulang, pembuluh darah, dan organ penting lainnya.

Vitamin C juga bagian dari vitamin untuk anak yang sering sakit karena vitamin C akan mempersulit tubuh terinfeksi penyakit, membantu tubuh melawan infeksi, serta meningkatkan daya tahan tubuh secara efektif.

Bunda dapat memberikan anak sumber vitamin C dari buah-buahan lezat seperti jeruk, stroberi, jambu, blackcurrant, kiwi, lemon, leci, pepaya atau sayuran lainnya.

6. Vitamin K

Anak-anak yang baru belajar berjalan atau sedang sangat aktif bermain mungkin sering terjatuh, terluka, dan sakit. Anak membutuhkan vitamin K sesuai yang direkomendasikan untuk pembekuan darah. Vitamin K akan menyatukan sel-sel tertentu dalam darah untuk menghentikan pendarahan dan membantu menyembuhkan permukaan luka.

Sumber vitamin K terdapat di kale, brokoli, kol, hati ayam, produk olahan susu, minyak kedelai, ayam, kiwi, alpukat, kuning telur, dll.

Itulah beberapa rekomendasi vitamin untuk anak yang sering sakit. Anda tidak perlu memberikan anak suplemen vitamin tambahan apabila Anda sudah memberikan anak asupan makanan dan minuman sehat setiap hari. Anda dapat konsultasi dengan dokter anak Anda untuk informasi lebih lanjut terkait kesehatan anak yang sesuai dengan kondisinya.

 

  1. KidsHealth. 2014. Vitamins. https://kidshealth.org/en/kids/vitamin.html. (Diakses pada 27 Maret 2020).
  2. Shaw, Gina. 2013. 6 Vitamins and Minerals Your Kids Need. https://www.webmd.com/health-insurance/features/family-vitamins#1. (Diakses pada 27 Maret 2020).
  3. Streit, Lizzie MS, RDN, LD. 2019. Vitamins for Kids: Do They Need Them (And Which Ones)?. https://www.healthline.com/nutrition/vitamins-for-kids. (Diakses pada 27 Maret 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi