Terbit: 6 Juni 2020
Ditulis oleh: Mutia Isni Rahayu | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Suplemen atau vitamin penambah nafsu makan terkadang dibutuhkan untuk meningkatkan nafsu makan yang turun. Penyebab nafsu makan turun sendiri sangat beragam mulai dari gejala penyakit tertentu atau karena kondisi psikologis. Yuk, ketahui berbagai obat, suplemen, dan vitamin nafsu makan yang dapat meningkatkan selera makan berikut ini!

vitamin-penambah-nafsu-makan-doktersehat

Penyebab Nafsu Makan Turun

Sebelum mengetahui bagaimana cara meningkatkan nafsu makan, Anda perlu mengetahui lebih dulu berbagai hal yang dapat menurunkan nafsu makan. Berikut adalah beberapa di antaranya:

  • Stres
  • Efek samping obat
  • Pilek atau flu
  • Kehamilan
  • Hipotiroidisme
  • Migraine
  • Anemia
  • Kanker
  • Penuaan
  • Diabetes
  • Gangguan pencernaan
  • Gegar otak

Sebagian penyebab memang merupakan kondisi medis yang tidak dapat disepelekan, namun pada dasarnya penurunan nafsu makan tidak selalu berbahaya. Apabila disebabkan oleh kondisi yang serius, tentunya kondisi ini akan dibarengi dengan banyak gejala lainnya.

Vitamin Penambah Nafsu Makan dan Suplemen Lainnya

Ketika penurunan nafsu makan disebabkan oleh kondisi medis tertentu, tentu cara mengatasinya harus dengan mengatasi kondisi medis tersebut.

Namun apabila nafsu makan menurun disebabkan oleh kondisi yang tidak perlu penanganan medis atau Anda hanya sekedar ingin meningkatkan nafsu makan untuk menambah berat badan, maka Anda dapat mempertimbangkan untuk mengonsumsi suplemen atau vitamin penambah nafsu makan.

Berikut adalah beberapa suplemen, obat, dan vitamin penambah nafsu makan:

1. Tiamin (Vitamin B1)

Vitamin penambah nafsu makan yang pertama adalah tiamin atau vitamin B1.

Hal ini dikarenakan karena kurangnya nafsu makan merupakan salah satu gejala umum dari defisiensi vitamin B1. Selain itu, kekurangan vitamin B1 juga dapat menyebabkan gejala seperti:

  • Peningkatan pengeluaran energi atau tingkat pembakaran kalori saat beristirahat.
  • Penurunan berat badan
  • Kebingungan atau gejala neurologis lainnya

Mengonsumsi vitamin B1 sebagai suplemen relatif aman untuk orang dewasa, namun penggunaan pada anak-anak sebaiknya dikonsultasikan lebih dulu dengan dokter.

2. Zinc

Sama seperti vitamin B1, kekurangan zinc juga dapat menyebabkan perubahan selera dan nafsu makan.

Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa konsumsi suplemen zinc dapat meningkatkan nafsu makan pada orang yang defisiensi zinc. Selain berpengaruh terhadap selera makan, kekurangan mineral satu ini juga dapat menurunkan fungsi kekebalan tubuh.

Zinc dapat ditemukan dalam bentuk suplemen zinc atau multivitamin yang mengandung mineral satu ini.

3. Minyak Ikan

Vitamin penambah nafsu makan anak dan dewasa yang direkomendasikan selanjutnya adalah minyak ikan.

Hal ini karena minyak ikan mengandung asam lemak omega-3. Penelitian menunjukkan bahwa lemak omega-3 yang berbasis laut dapat meningkatkan nafsu makan. Anda bisa mengonsumsi minyak ikan atau konsumsi ikan berlemak seperti salmon sebagai sumber omega-3.

Jika Anda seorang vegan, Anda bisa mencoba suplemen omega-3 yang berbasis alga.

4. Herbal ‘Bitter’

Bitter herbs atau herbal dengan rasa yang pahit juga direkomendasikan untuk meningkatkan nafsu makan dan mendukung aktivitas pencernaan bagian atas.

Jenis herbal pahit yang dimaksud adalah seperti gentian dan wormwood. Seseorang yang ingin mengonsumsi herbal pahit sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli herbal, terutama jika Anda memiliki kondisi medis tertentu.

5. Dronabinol

Salah satu obat yang dapat meningkatkan nafsu makan adalah dronabinol.

Dronabinol adalah obat cannabinoid, yaitu obat yang bekerja pada reseptor cannabinoid yang ada di otak. Dokter umumnya meresepkan obat ini pada pasien yang mengalami penurunan nafsu makan karena HIV atau efek samping kemoterapi.

Selain untuk meningkatkan nafsu makan, obat ini juga mengurangi rasa mual akibat kemoterapi.

Obat ini dapat menyebabkan beberapa efek samping seperti pusing, mengantuk, kebingungan, halusinasi, dan penurunan suasana hati.

6. Megestrol

Megestrol merupakan progestin sintetis yang dapat merangsang nafsu makan.

Obat ini biasanya diresepkan untuk mengobati anoreksia atau cachexia. Cachexia adalah kondisi penurunan berat badan dan otot yang disebabkan oleh kondisi kronis seperti kanker atau HIV/AIDS.

Selain itu, obat ini juga digunakan untuk mengobati kanker payudara dan kanker endometrium. Penggunaan obat ini harus menggunakan resep dokter.

Seperti obat pada umumnya, obat ini dapat menimbulkan beberapa efek samping seperti gangguan perut, perubahan suasana hati, dan gangguan tidur.

7. Oxandrolone

Obat selanjutnya yang dapat meningkatkan nafsu makan adalah oxandrolone yang merupakan turunan testosteron sintetis.

Obat ini umumnya diresepkan untuk meningkatkan nafsu makan dan menambah berat badan pada kondisi seperti trauma berat, infeksi, atau operasi. Obat ini dapat menyebabkan perubahan kolesterol, sehingga dapat meningkatkan risiko aterosklerosis atau pengerasan pembuluh darah.

8. Antidepresan

Penggunaan antidepresan umumnya dapat memberikan efek samping seperti kenaikan berat badan.

Hal ini terjadi pada sebagian besar orang yang mengonsumsi obat ini. Peningkatan berat badan akibat penggunaan antidepresan diduga akibat dari efek obat ini yang memengaruhi nafsu makan seseorang.

Obat ini mengganggu neurotransmitter yang mengatur kecemasan dan suasana hati serta mengendalikan nafsu makan, yaitu serotonin. Perubahan ini kemudian dapat meningkatkan keinginan untuk makan karbohidrat.

9. Antipsikotik

Sama seperti antidepresan, antipsikotik juga dapat meningkatkan nafsu makan dan menyebabkan kenaikan berat badan. Namun kedua obat ini tentunya tidak dapat digunakan untuk sekedar meningkatkan nafsu makan, namun penggunaannya harus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan pasien.

10. Antihistamin

Antihistamin adalah obat yang digunakan untuk mengatasi alergi.

Obat ini bekerja dengan cara menghambat senyawa histamin, yang dapat menyebabkan reaksi alergi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa antihistamin memiliki struktur kimia yang mirip dengan obat-obatan psikiatrik (antihistamin dan antidepresan) yang juga menyebabkan penambahan berat badan.

11. Obat Kejang

Obat selanjutnya yang juga dapat memberikan efek meningkatkan nafsu makan dan berat badan adalah obat kejang. Namun tidak semua obat untuk pengobatan kejang memberikan efek ini. Efek pada setiap orang juga dapat berbeda-beda.

Itu dia beberapa suplemen, obat, dan vitamin penambah nafsu makan. Penggunaan suplemen atau vitamin relatif aman, namun penggunaan obat harus disesuaikan dengan kondisi pasien. Obat-obatan di atas juga kebanyakan merupakan obat keras yang memang hanya bisa didapatkan dengan resep dokter.

Tips Meningkatkan Nafsu Makan

Selain menggunakan vitamin penambah nafsu makan, terdapat beberapa tips meningkatkan nafsu makan atau mengatasi nafsu makan rendah lainnya yang dapat Anda coba seperti:

  • Makan dengan porsi kecil namun lebih sering.
  • Konsumsi makanan yang kaya akan nutrisi.
  • Tambahkan lebih banyak kalori pada makanan yang dikonsumsi.
  • Makan bersama dengan teman atau keluarga.
  • Buat jadwal makan.
  • Jangan lewatkan sarapan.
  • Makan makanan favorit Anda.
  • Lakukan olahraga secara rutin.
  • Hindari konsumsi minuman yang berkalori tinggi.
  • Makan serat lebih sedikit.

Itu dia berbagai vitamin penambah nafsu makan dan tips mengatasi nafsu makan kurang yang dapat Anda terapkan. Apabila masalah kurang nafsu makan serius dan menyebabkan penurunan berat tubuh yang ekstrem, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan.

 

  1. Anonim. 2018. Reasons You’re Not Hungry. https://www.webmd.com/digestive-disorders/ss/slideshow-reasons-not-hungry. (Diakses 6 Juni 2020).
  2. Anonim. 2020. Antipsychotics and Weight Gain. https://www.webmd.com/schizophrenia/weight-gain-antipsychotics. (Diakses 6 Juni 2020).
  3. Dix, Megan. 2018. Supplements, Medications, and Lifestyle Changes to Help Stimulate Appetite. https://www.healthline.com/health/appetite-stimulant. (Diakses 6 Juni 2020).
  4. Leonard, Jayne. 2019. How to stimulate appetite. https://www.medicalnewstoday.com/articles/326142#tips-and-tricks. (Diakses 6 Juni 2020).
  5. Jelic, Sanja. 2019. Why Antihistamines Cause Weight Gain. https://www.verywellhealth.com/do-antihistamines-cause-weight-gain-83094. (Diakses 6 Juni 2020).
  6. Leonard, Jayne. 2017. How can antidepressants affect weight gain?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/319527#why-do-some-antidepressants-cause-weight-gain. (Diakses 6 Juni 2020).
  7. Semeco, Arlene. 2017. 16 Ways to Increase Your Appetite. https://www.healthline.com/nutrition/16-ways-to-increase-appetite. (Diakses 6 Juni 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi