7 Vitamin untuk Ibu Hamil yang Baik bagi Perkembangan Janin

vitamin-ibu-hamil-doktersehat

DokterSehat.Com – Selama masa kehamilan, ibu hamil sangat dianjurkan untuk mengonsumsi berbagai vitamin. Dokter atau bidan akan selalu memberikan vitamin untuk ibu hamil guna mendukung kehamilan yang sehat. Simak penjelasan lengkap di bawah ini mengenai beberapa vitamin ibu hamil yang baik untuk dikonsumsi.

Vitamin Ibu Hamil yang Penting untuk Janin

Selama kehamilan, janin yang sedang tumbuh di dalam kandungan mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan dari tubuh ibu. Oleh karena itulah, ibu hamil harus mendapatkan vitamin, mineral, dan nutrisi yang baik agar kondisi ibu dan janin tetap sehat.

Berikut ini adalah beberapa vitamin yang bagus untuk ibu hamil, di antaranya:

1. Vitamin D

Vitamin D adalah vitamin ibu hamil yang dapat membantu tubuh menyerap kalsium. Sebagaimana yang telah diketahui bahwa kalsium berperan penting terhadap pertumbuhan tulang dan gigi. Selain itu, kalsium juga mendukung perkembangan jantung, otot, dan saraf janin.

Kekurangan vitamin D selama kehamilan telah dikaitkan dengan peningkatan risiko operasi caesar, preeklampsia, kelahiran prematur dan diabetes gestasional. Meski kebutuhan vitamin D selama kehamilan jauh lebih tinggi, semua wanita hamil harus konsultasi dengan dokter spesialis kandungan terlebih dahulu mengenai suplementasi yang tepat.

Konsumsilah vitamin D secara rutin agar pertumbuhan dan perkembangan janin tidak mengalami hambatan. Vitamin D alami terdapat pada brokoli, sayuran hijau, buah kiwi, stroberi, jambu biji, jeruk, lemon, grapefruit, dan kacang polong.

2. Vitamin C

Vitamin C adalah vitamin buat ibu hamil yang berperan terhadap perkembangan otak dan mental. Selain itu, vitamin C membantu tubuh menyerap zat besi. Zat besi sangat penting terhadap ketersediaan oksigen, distribusi sari-sari makanan untuk janin, dan pertumbuhan plasenta.

Vitamin C bisa ditemukan dalam berbagai macam buah dan sayuran, di antaranya:

  • Jeruk.
  • Paprika merah dan hijau.
  • Stroberi.
  • Blackcurrant.
  • Brokoli.
  • Kubis.
  • Kentang.

3. Asam Folat

4. Vitamin E

Vitamin ibu hamil selanjutnya yang juga tak kalah penting untuk janin adalah vitamin E. Vitamin E berfungsi untuk mendistribusikan sari-sari makanan ke bayi melalui plasenta. Vitamin ini membantu membentuk dan menggunakan sel darah merah serta otot. Hal ini menjadikan vitamin untuk ibu hamil mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin.

Contoh asupan yang mengandung vitamin E di antaranya: minyak sawit, toge, sayuran hijau, brokoli alpukat, kacang-kacangan, bayam, dan sereal.

5. Vitamin A

Vitamin A memiliki fungsi untuk mempertahankan keberadaan sel-sel yang melapisi paru-paru janin agar tetap terlindungi dari polutan selama ada di dalam rahim. Selain itu, vitamin ibu hamil ini juga membantu pertumbuhan tulang dan gigi.

Ibu hamil bisa mencukupi kebutuhan vitamin A dengan mengonsumsi hati, susu, telur, wortel, bayam, brokoli, kentang, dan labu.

Meskipun vitamin ibu hamil ini sangat penting untuk perkembangan janin, terlalu banyak vitamin A juga bisa berbahaya karena vitamin ini larut dalam lemak, dan tubuh menyimpan lemak berlebih di hati.

Akumulasi lemak berlebih ini dapat memiliki efek toksik pada tubuh yang dapat menyebabkan kerusakan hati, bahkan dapat menyebabkan cacat lahir pada bayi.

6. Vitamin K

Vitamin ibu hamil berikut ini menjadi penting karena kemampuannya dalam membuat darah menggumpal. Hal ini menjadi penting karena hal ini bisa mencegah perdarahan. Janin yang tidak mendapatkan cukup vitamin K selama kehamilan membuatnya berisiko terkena pendarahan defisiensi vitamin K (VKDB)

VKDB dapat menyebabkan pendarahan ke otak dan dapat menyebabkan kerusakan otak atau bahkan kematian. VKDB dapat dicegah dengan memberi bayi yang baru lahir vitamin tambahan.

Selain itu, Anda juga dapat mempertimbangkan untuk memasukkan lebih banyak makanan yang mengandung vitamin K dalam diet, di antaranya:

  • Sayuran berdaun hijau.
  • Bayam.
  • Kubis.
  • Yoghurt.
  • Keju.
  • Susu.
  • Daging.

7. Vitamin H

Vitamin ibu hamil yang satu ini mungkin terdengar asing. Padahal vitamin H juga dikenal sebagai biotin dan termasuk dalam kelompok vitamin B kompleks. Vitamin untuk ibu hamil ini diperlukan bagi tubuh untuk mengubah makanan menjadi energi. Biotin selama kehamilan dapat menambah kekurangan vitamin B.

Kekurangan vitamin penting ini dapat menyebabkan pengembangan ruam, rambut rontok, halusinasi serta depresi. Oleh karena itu, penting untuk menjaga asupan vitamin penting ini terutama selama kehamilan.

Sumber vitamin H bisa didapatkan dari kacang kenari, almond, keju, susu, kembang kol, alpukat, jamur, wortel, mentimun, jeroan dan daging salmon.

Nah, itulah beberapa vitamin ibu hamil yang baik untuk dikonsumsi. Menjaga kesehatan dan memenuhi kebutuhan nutrisi sebagai prioritas utama adalah sesuatu yang penting memasuki masa kehamilan.

Konsultasi dengan Dokter

Perlu diketahui, beberapa vitamin untuk ibu hamil dapat menyebabkan mual. Jika hal itu terjadi, segera konsultasikan dengan dokter kandungan Anda. Selain itu, dokter juga mungkin meresepkan jenis vitamin ibu hamil yang berbeda, misalnya beberapa wanita dapat mengonsumsinya lebih mudah dalam bentuk cair daripada mengonsumsi vitamin dalam bentuk pil.

Hal penting lainnya yang harus dipahami adalah meski vitamin ibu hamil dapat membantu mengisi kesenjangan nutrisi, akan tetapi tidak dimaksudkan untuk menggantikan asupan makanan yang utama.

Memberi nutrisi pada tubuh dengan makanan padat nutrisi, serta cukup berolahraga dan tidur serta meminimalkan stres adalah cara terbaik untuk memastikan kehamilan yang sehat. Jangan ragu untuk tanyakan pada dokter kandungan mengenai dosis, risiko serta manfaat vitamin ibu hamil.

 

Informasi kesehatan ini telah ditinjau dr. Jati Satriyo

Sumber:

  1. Kubala, Jillian, MS, RD. 2017. Supplements During Pregnancy: What’s Safe and What’s Not. https://www.healthline.com/nutrition/supplements-during-pregnancy. (Diakses pada 18 Oktober 2019).
  2. Vitamins, supplements and nutrition in pregnancy. https://www.nhs.uk/conditions/pregnancy-and-baby/vitamins-minerals-supplements-pregnant/. (Diakses pada 18 Oktober 2019).
  3. Pregnancy and Prenatal Vitamins. https://www.webmd.com/baby/guide/prenatal-vitamins#1. (Diakses pada 18 Oktober 2019).
  4. Nutrients and Vitamins For Pregnancy. https://americanpregnancy.org/pregnancy-health/nutrients-vitamins-pregnancy/. (Diakses pada 18 Oktober 2019).
  5. VAKIL, ENOZIA. 2019. Why Is Biotin Needed During Pregnancy?. https://www.momjunction.com/articles/why-is-biotin-needed-during-pregnancy_00330225/#gref. (Diakses pada 18 Oktober 2019).
  6. Vitamin K supplementation during pregnancy for improving outcomes. https://www.cochranelibrary.com/cdsr/doi/10.1002/14651858.CD010920/full. (Diakses pada 18 Oktober 2019).