Terbit: 1 April 2020 | Diperbarui: 18 Mei 2020
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: dr. Adrian Setiaji


Virus Corona (COVID-19) bisa menyerang siapa saja, tak terkecuali pada ibu menyusui. Berikut informasi mengenai risiko infeksi virus Corona COVID-19 pada ibu menyusui untuk menjadi perhatian Anda!

virus-corona-pada-ibu-menyusui-doktersehat

Virus Corona (COVID-19) pada Ibu Menyusui: Risiko dan Cara Penularan

Virus Corona (COVID-19) tak memandang usia maupun jenis kelamin dalam penyebarannya. Semua orang memiliki risiko yang sama untuk tertular virus yang pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China ini. Pada orang-orang yang sudah mengidap sejumlah penyakit seperti diabetes, darah tinggi (hipertensi), pneumonia, dan penyakit jantung, COVID-19 bahkan bisa mengancam keselamatan jiwa.

Sama seperti kelompok lainnya, cara penularan COVID-19 pada ibu menyusui juga melalui:

  • Kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi virus SARS-CoV-2 (termasuk urine, feses)
  • Terpapar percikan air (droplet) dari penderita COVID-19 yang sedang batuk atau bersin

Sementara itu, faktor risiko ibu menyusui terinfeksi COVID-19 adalah sebagai berikut:

  • Kontak langsung dengan penderita COVID-19
  • Memiliki riwayat perjalanan ke wilayah terdampak COVID-19
  • Merawat penderita COVID-19

Ciri dan Gejala Virus Corona (COVID-19) pada Ibu Menyusui

COVID-19 sangat mungkin untuk dialami oleh ibu menyusui. Oleh sebab itu, para ibu menyusui harus tetap waspada terhadap virus SARS-CoV-2 yang menjadi penyebabnya. Salah satu yang perlu diketahui adalah apa saja yang menjadi ciri atau gejala infeksi jenis virus Corona tersebut.

Virus Corona (COVID-19) pada ibu menyusui ditandai oleh gejala-gejala berikut ini:

1. Demam

Ciri atau gejala virus Corona (COVID-19) yang pertama adalah demam. Gejala yang satu ini sejatinya juga merupakan gejala yang muncul ketika seseorang mengalami flu biasa (common cold).

Akan tetapi, Anda harus waspada apabila demam yang dialami sudah berlangsung dalam waktu yang cukup lama dan intensitasnya—dalam hal ini suhu tubuh—mengalami peningkatan dari hari ke hari.

2. Batuk

Gejala COVID-19 pada ibu menyusui yang selanjutnya adalah batuk.

Batuk yang kemungkinan menjadi pertanda Anda terinfeksi virus Corona (COVID-19) biasanya diawali dengan batuk kering ringan yang kemudian akan semakin bertambah intensitas dan tingkat keparahannya dari hari ke hari.

Anda sangat disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter apabila mengalami gejala batuk namun tak kunjung sembuh setelah beberapa lama kendati sudah mengonsumsi obat batuk biasa.

3. Sesak Napas

Virus Corona SARS-Cov-2 penyebab COVID-19 pada intinya menyerang saluran pernapasan. Hal ini yang lantas menimbulkan gejala berupa sesak napas pada penderitanya.

Jika tidak segera ditangani, bukan tidak mungkin Anda akan mengalami pneumonia. Pneumonia adalah penyakit radang paru-paru yang disebabkan oleh adanya infeksi pada organ pernapasan tersebut.

Perlu diketahui juga bahwasanya ibu menyusui yang terinfeksi COVID-19 mungkin tidak akan merasakan gejala apapun pada awalnya. Pasalnya, masa inkubasi virus ini berlangsung selama 2 hari sampai 2 minggu sejak infeksi pertama kali terjadi.

Oleh sebab itu, jika dirasa pernah memiliki kontak langsung dengan penderita lain atau baru saja bepergian ke wilayah terdampak, segera kunjungi dokter guna dilakukan observasi lebih lanjut. Penanganan medis yang dilakukan sedini mungkin dapat memperbesar peluang kesembuhan infeksi ini.

Terlebih lagi, jika Anda sudah merasakan gejala-gejala di atas, maka melakukan pemeriksaan medis harus segera dilakukan guna memastikan apakah hal ini terkait COVID-19 atau bukan.

Apakah Virus Corona (COVID-19) pada Ibu Menyusui Bisa Menular pada Bayi?

Menurut Center for Disease Control and Prevention (CDC), belum ada bukti jika virus SARS-CoV-2 dapat ditularkan kepada bayi melalui medium air susu ibu (ASI).

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun memberikan ‘lampu hijau’ bagi ibu hamil yang terkonfirmasi positif COVID-19 namun ingin tetap menyusui bayinya, dengan syarat:

  • Mencuci tangan dengan sabun (atau hand santizer) sebelum menyusui
  • Menggunakan masker saat menyusui
  • Membersihkan area payudara (terutama puting) sebelum dan sesudah menyusui

Sementara jika kondisi tidak memungkinkan, atau Anda benar-benar ingin meminimalisir risiko bayi tertular COVID-19, maka langkah-langkah yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Memberikan ASI secara tidak langsung (memompa ASI dengan alat khusus lalu menempatkannya di botol susu)
  • Memberikan susu formula untuk sementara waktu
  • Meminta orang lain untuk menyusui bayi Anda untuk sementara waktu
  • Donor ASI

Tips Mencegah Infeksi Virus Corona (COVID-19) pada Ibu Menyusui

Sama seperti prosedur pencegahan infeksi COVID-19 pada umumnya, cara mencegah penularan virus Corona (COVID-19) pada ibu menyusui adalah sebagai berikut:

  • Cuci tangan dengan sabun atau cairan antiseptik selama 20 detik
  • Bersihkan area payudara (terutama puting) sebelum dan sesudah menyusui
  • Gunakan masker saat menyusui
  • Jangan menyentuh area wajah apabila tangan belum dibersihkan
  • Jika mengalami batuk atau bersin, tutup dengan tisu atau siku bagian dalam
  • Perbanyak konsumsi vitamin C untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  • Hindari kontak langsung dengan orang yang sedang sakit atau positif COVID-19
  • Istirahat yang cukup

Itu dia informasi mengenai virus Corona (COVID-19) pada ibu menyusui yang perlu Anda ketahui. Semoga bermanfaat dan jaga selalu kesehatan Anda beserta buah hari tercinta.

 

  1. CDC. Pregnancy and Breastfeeding. https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/need-extra-precautions/pregnancy-breastfeeding.html#anchor_1584169714 (Diakses pada 1 April 2020)
  2. CDC. Frequently Asked Questions and Answers: Coronavirus Disease-2019 (COVID-19) and Children. https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/specific-groups/children-faq.html (Diakses pada 1 April 2020)
  3. CDC. Coronavirus Disease 2019 (COVID-19): Symptoms. https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/about/symptoms.html (Diakses pada 1 April 2020)
  4. WHO. Q & A on COVID-19, Pregnancy, Childbirth, Breastfeeding. https://www.who.int/news-room/q-a-detail/q-a-on-covid-19-pregnancy-childbirth-and-breastfeeding (Diakses pada 1 April 2020)
  5. WHO. Breastfeeding advice during COVID-19 outbreak. http://www.emro.who.int/nutrition/nutrition-infocus/breastfeeding-advice-during-covid-19-outbreak.html (Diakses pada 1 April 2020)



DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi