Terbit: 1 November 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Sebuah kisah yang konyol namun juga mengenaskan viral di aplikasi percakapan WhatsApp. Kisah ini menceritakan seorang wanita yang sudah sering melakukan hubungan intim meskipun usianya masih remaja. Menurut pengakuannya, ia diminta untuk melakukannya demi mengeluarkan kelebihan ‘sel darah putih’ dalam tubuh. Masalahnya adalah hal ini ternyata hanya akal-akalan sang pacar agar dirinya mau diajak berhubungan intim!

Remaja Ini Dibohongi Pacar Tentang ‘Sel Darah Putih’ Agar Bisa Diajak Berhubungan

Remaja Wanita Dibohongi Pacarnya Tentang Sel Darah Putih

Dalam kisah yang juga kemudian viral di media sosial Twitter, tepatnya di akun @DISCUSFESS ini, disebutkan bahwa sang wanita memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter. Saat ditanya oleh dokter, ia mengaku sudah aktif berhubungan intim dengan pacarnya. Alasan mengapa melakukannya adalah demi menolong pacarnya yang kelebihan sel darah putih dan harus segera dikeluarkan agar tetap sehat.

Sang wanita tak tahu kalau yang dikeluarkan oleh pacarnya adalah sperma, bukannya sel darah putih. Menariknya, akting pacar sang wanita cukup meyakinkan karena sampai menganggapnya jatuh sakit jika ‘sel darah putih’ di dalam tubuhnya sudah berlebihan.

“Kalau pacarnya sedang ‘kumat’ dan kelebihan ‘sel darah putih’, bisa terlihat pucat banget,” tulis pesan tersebut.

Banyak warganet yang kemudian tertawa dengan kisah ini. Belum jelas berapa umur sang wanita yang dibohongi oleh pacarnya ini. Belum jelas juga apakah ia sudah mengetahui jika dirinya dibohongi atau tidak. Sebagian warganet lainnya juga menekankan pentingnya edukasi seks agar tidak mudah dibohongi untuk hal-hal yang seperti ini.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku PTH - Advertisement

Mengenal Sel Darah Putih

Kita mengenal sel darah putih dan sel darah merah. Khusus untuk sel darah putih, fungsinya terkait dengan sistem kekebalan tubuh, khususnya dalam melawan berbagai macam bakteri atau virus yang bisa menyebabkan infeksi.

Di dalam sel darah putih terdapat sel neutrophil yang melawan bakteri dan virus, sel eosinofil yang melawan parasit, dan sel basophil yang melawan histamine. Selain itu, kita juga bisa menemukan sel limfosit yang melawan infeksi dan sel monosit yang membersihkan sel-sel yang sudah mati.

Meski namanya adalah sel darah putih, sebenarnya sel darah ini bening atau tidak memiliki warna. Sel darah putih ini diproduksi di dalam sumsum tulang lewat proses hematopoiesis bersama dengan sel darah merah dan trombosit.

Lantas, apakah ada masalah kelebihan sel darah putih? Pakar kesehatan membenarkan hal ini. Jika kita mengalami masalah kelainan genetik, kanker, atau mengalami infeksi, bisa jadi di dalam tubuh mengalami kelebihan sel darah putih yang bisa menyebabkan gejala kesehatan tersendiri.

Sebagai informasi, sel darah putih normalnya berjumlah 5.000-10.000 per mikroliter darah. Jika jumlahnya melebihi 10.000, maka hal ini bisa dianggap sudah berlebihan.

Dampak Kelebihan Sel Darah Putih

Gejala dari kelebihan sel darah putih bisa berupa demam atau keringat di malam hari dalam jumlah yang banyak, kepala pusing, tubuh yang kelelahan, penurunan nafsu makan dan gangguan pencernaan, hingga mengalami kesemutan. Dalam beberapa kasus, hal ini juga bisa menyebabkan gangguan pernapasan dan kejang-kejang.

Berikut adalah beberapa jenis kondisi kelebihan sel darah putih.

  1. Neutrofilia

Sel neutrophil adalah sel darah putih dengan jumlah terbanyak di dalam tubuh. Jika sampai jumlahnya meningkat, akan memicu neutrofilia yang biasanya menandakan telah terjadi peradangan.

  1. Limfostosis

Kondisi ini terjadi akibat sel darah putih berjenis limfosit mengalami peningkatan jumlah. Seringkali hal ini terkait dengan leukemia atau infeksi yang dipicu oleh virus.

  1. Monositosis

Jika sel darah putih berjenis monositosis meningkat dengan signifikan, bisa jadi hal ini terkait dengan masalah kanker.

  1. Eosinophilia

Sel darah putih eosinophil yang jumlahnya berlebihan bisa jadi terkait dengan alergi atau kanker.

  1. Basofilia

Seringkali, penyebab meningkatnya kadar sel darah putih basofilia disebabkan oleh alergi, infeksi, atau terjadinya peradangan kronis di dalam tubuh.

 

Sumber:

  1. Anwar, Firdaus. 2019. Viral Cerita Remaja Dikibuli Pacar Soal Kelebihan ‘Sel Darah Putih’. detik.com/sexual-health/d-4767985/viral-cerita-remaja-dikibuli-pacar-soal-kelebihan-sel-darah-putih. (Diakses pada 1 November 2019).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi