Terbit: 30 Maret 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Kebanyakan orang tua yang baru pertama kali memiliki anak akan sangat berhati-hati ketika menggendong bayi yang baru lahir. Belum lama ini, sebuah video yang diunggah oleh akun Twitter @ashilafebrina justru menunjukkan seorang dokter yang dengan santai menggendong dan mengayun-ayunkan bayi baru lahir. Apakah tindakan ini sebenarnya tidak apa-apa untuk dilakukan?

Video Dokter Gendong Bayi Viral di Media Sosial, Berbahaya?

Dokter yang menggendong bayi adalah dr. Ali Sungkar

Dokter yang menggendong sambil membolak-balik tubuh bayi ini adalah dr. Ali Sungkar, Sp.OG-KFM, dokter dari Brawijaya Hospital Antasari.

Meski banyak orang yang mengaku ngeri dengan cara menggendong bayi yang dilakukannya, dr. Ali menyebut apa yang dilakukannya sudah tepat, bahkan sesuai dengan yang telah ia pelajari bertahun-tahun lamanya.

Meskipun begitu, dr. Ali tidak menyarankan siapapun untuk mencoba cara menggendong sebagaimana yang dilakukannya dengan sembarangan. Apalagi jika tidak memiliki bekal pengetahuan yang cukup.

Cara menggendong bayi sesuai dengan bentuk fisiologis bayi

Menurut dr. Ali, cara menggendongnya sudah sesuai dengan bentuk fisiologis bayi tatkala masih berada di dalam rahim. Ia menyebut gendongannya harus benar-benar fokus pada pegangan yang aman, tepatnya dalam hal memegang bagian kaki, menahan dada, dan punggung bayi.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement

Sebagian warganet menyebut apa yang dilakukan dr. Ali memang sudah benar. Sebagai contoh, salah satu pengguna Facebook bernama Sebastian Saragih menuliskan bahwa pegangan sang dokter kokoh dan stabil. Ini terlihat karena telah menyokong bagian paling rentan dari tubuh bayi, yakni tulang punggung dan leher.

Kedua bagian yang paling rentan ini tetap berada dalam kondisi yang aman. Sebastian juga menyebut gerakan mengayun yang dilakukan dr. Ali mampu merangsang keseimbangan motorik pada tubuh sang bayi.

Meskipun Begitu, Sebastian memperingatkan semua orang agar tidak sembarangan meniru apa yang dilakukan dr. Ali. Tanpa pengetahuan yang cukup, cara menggendong bayi baru lahir seperti ini justru bisa memicu masalah tulang pada bayi.

Tips menggendong bayi yang baru lahir

Pakar kesehatan menyebut menggendong bayi yang baru lahir bisa membuat ikatan batin antara orang tua dan anak menjadi semakin erat. Saat melakukannya, kita harus memerhatikan topangan pada bagian kepala dan leher karena bagian ini belum benar-benar kuat.

Berikut adalah beberapa cara atau tips menggendong bayi baru lahir:

  1. Menimangnya

Jika kita ingin menimang bayi, kita harus menempatkan salah satu lengan kita di bawah leher dan kepalanya. Sementara itu, tangan yang lain ditempatkan di bagian pantat. Posisikan agar bayi berada dalam kondisi yang nyaman dan ayunkan bayi secara perlahan sambil menatap matanya.

  1. Menggendong sambil memeluknya

Setelah ibu selesai menyusui, sebaiknya segera menggendong sambil memeluknya. Caranya adalah dengan mengangkat kepala dan bagian belakang leher dengan satu tangan dan tangan lainnya menyangga bagian pantat. Posisikan agar kepala bayi berada di antara dada dan bahu agar bisa merasakan kehangatan pelukan orang tuanya.

  1. Menggendong bayi yang berada dalam posisi tengkurap

Jika bayi berada dalam kondisi rewel, kita bisa menggendongnya dengan posisi tengkurap. Leher dan kepala bayi ditempatkan pada lengan bagian dalam. Pada bagian telapak tangan diposisikan untuk menopang kakinya. Kita juga bisa mengusap atau menepuk punggung bayi agar membuatnya nyaman dan bisa bersendawa.

  1. Menggendong bayi untuk menyusui

Gerakan menggendong bayi baru lahir ini mirip dengan menimang bayi. Perlu diperhatikan posisi kepala bayi ditempatkan ke payudara ibu agar bisa menyusu. Lakukan juga dengan perlahan dan hati-hati.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi