Terbit: 29 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Selama ini ada dua alasan yang menyebabkan wanita tidak melakukan vaksinasi HPV. Pertama adalah tidak tahu karena belum mendapatkan edukasi kalau vaksinasi ini bisa cegah kanker serviks. Kedua karena takut, di luaran sana banyak berembus isu kalau vaksinasi HPV membuat wanita menjadi mandul atau susah mendapatkan kehamilan.

Vaksin HPV Membuat Wanita Mandul, Hoaks atau Fakta?

Dari dua alasan di atas, vaksinasi HPV jadi sepi peminat. Dampaknya, kasus-kasus kanker serviks banyak bermunculan. Selain itu efek lain dari infeksi HPV seperti kutil kelamin juga terjadi dan kerap merepotkan pada wanita.

Nah, sebenarnya vaksinasi HPV apa memang bisa membuat wanita jadi mandul?

Pentingnya vaksinasi HPV

Vaksinasi HPV sangat penting pada wanita, bahkan pria pun dianjurkan untuk melakukannya karena virus menyerang semua jenis kelamin. Salah satu infeksi ringan yang bisa muncul akibat HPV adalah kutil kelamin yang bisa muncul di vagina, penis, area sekitar anus, dan beberapa permukaan kulit lain.

Vaksinasi HPV dilakukan untuk mencegah munculnya kanker serviks dan juga hati. Dua penyakit ini sering menyerang wanita diam-diam. Virus yang menyebabkan kanker jenis ini biasanya tipe 16 dan 18 dari HPV. Jadi, kita tidak akan tahu tipe virus mana saja yang bakalan menginfeksi.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement

Efek setelah vaksinasi HPV

Kembali lagi ke pembahasan awal dari artikel ini, apakah vaksinasi HPV bisa menyebabkan kemandulan? Jawabannya adalah tidak. Setelah mendapatkan vaksinasi HPV wanita memang akan mengalami reaksi seperti demam selama dua hari dan pusing.

Kondisi ini adalah wajar karena tubuh sedang membentuk antibodi untuk melawan virus di kemudian hari. Anda bisa menggunakan obat pereda nyeri dan demam seperti parasetamol untuk meredakan efek sampingnya.

Nah, sudah tidak perlu takut lagi kan kalau vaksinasi HPV bisa menyebabkan kemandulan. Vaksin ini justru membantu wanita mencegah kanker serviks.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi