Vaginismus: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi

apa-itu-vaginismus-doktersehat

DokterSehat.Com – Dalam kehidupan seksual pria, mengalami disfungsi ereksi adalah hal yang sangat ditakuti. Penetrasi mungkin susah dilakukan meski beberapa pria masih bisa melakukannya dengan tingkat ereksi yang tidak sempurna. Nyatanya ada juga disfungsi seksual wanita yang bernama vaginismus.

Wanita yang berperan sebagai penerima penetrasi mengalami disfungsi dalam bentuk penolakan. Vagina menolak penis yang masuk, sehingga ototnya berkontraksi dengan cukup kuat. Penasaran seperti apa? Berikut ulasan lengkap tentang vaginismus:

Apa itu vaginismus?

Vaginismus adalah ketidakmampuan vagina menerima benda apa saja masuk ke dalam vagina. Umumnya wanita bisa mengendalikan otot yang ada di dalam vaginanya. Dengan pengendalian ini mereka bisa membuat otot di rongga vagina menjadi kontraksi atau relaksasi sesuai dengan kebutuhan.

Wanita dengan kondisi vaginismus tidak bisa atau sedikit hilang kontrol pada otot di dalam vagina. Begitu ada benda masuk entah itu tampon atau penis, Otot akan berkontraksi dengan kuat sehingga memblokade apa saja yang masuk. Penis yang akan masuk akan susah menembus otot sehingga menyebabkan rasa sakit yang cukup besar.

Pada kondisi tertentu, penis masih bisa masuk hingga ke dalam. Sayangnya otot langsung berkontraksi dengan cukup kuat. Akibat kondisi ini vagina jadi sakit karena tertekan penis cukup kuat. Pria pun juga merasa tidak nyaman sehingga penis susah digerakkan. Kalau sudah seperti ini, seks tidak bisa dilakukan.

baca juga: vaginismus, vagina terlalu rapat

Penyebab vaginismus

Hingga saat ini dokter dan praktisi kesehatan belum tahu dengan jelas apa penyebab vaginismus. Seperti yang dilansir dari WebMD, ada beberapa hal yang menyebabkan wanita susah mengontrol kontraksi otot vaginanya.

Pertama adalah kegelisahan atau ketakutan saat akan berhubungan seks. Beberapa wanita takut kalau akan merasakan sakit kalau penis melakukan penetrasi ke dalam. Hal ini menyebabkan mereka memiliki mekanisme pertahanan diri dengan mengontraksikan otot di vagina.

Penyebab kedua yaitu adanya trauma di masa lalu atau pernah mengalami pelecehan seksual. Akhirnya, segala bentuk keintiman membuat wanita tidak nyaman dan akhirnya inilah yang menjadi penyebab vaginismus.

Penyebab lain dari kondisi yang cukup merusak keintiman ini adalah adanya gangguan pada vagina yang menyebabkan rasa sakit. Kondisi infeksi atau inflamasi yang membuat vagina jadi sakit membuat otot berkontraksi agar tidak ada benda yang membuat area itu semakin sakit.

Gejala vaginismus pada wanita

Ada beberapa tanda-tanda atau ciri-ciri yang bisa dijadikan dasar acuan apakah wanita memiliki disfungsi seksual atau tidak. Secara umum, gejala vaginismus terdiri dari:

  • Cengkeraman yang kuat dari otot vagina pada penis. Wanita susah mengendurkan cengkeraman ini meski mereka menginginkannya.
  • Penis susah masuk karena otot terlanjur memblokir akses masuknya ke rongga vagina.
  • Vagina langsung berkontraksi begitu didekatkan dengan benda tertentu misal alat bantu seks seperti dildo.
  • Rasa sakit yang cukup kuat saat seks dan kadang diikuti dengan perdarahan.

baca juga: mengenal vaginismus dan cara mencegahnya

Cara mengatasi vaginismus

Setelah mengetahui penyebab vaginismus dan gejala vaginismus, Anda juga harus tahu bagaimana cara mengatasi vaginismus. Bukan tidak mungkin bahwa disfungsi seksual wanita ini bisa disembuhkan.

Begini trik dan cara mengatasi vaginismus yang bisa Anda coba sendiri di rumah:

  • Menghilangkan trauma atau menurunkan ketakutan kalau vaginismus muncul karena kondisi ini.
  • Coba latihan kegel untuk bisa mengontrol otot pelvis. Lakukan latihan sebanyak 20 kali per hari atau beberapa sesi. Sesuaikan dengan kemampuan tubuh.
  • Coba masukkan satu ruas jari ke dalam vagina untuk melatih kontrol otot. Saat memasukkan jari, usahakan untuk membersihkan kuku dan menggunakan cairan pelumas.

Demikianlah ulasan tentang disfungsi seksual wanita yang bernama vaginismus. Semoga Anda semua tidak mengalami kondisi tersebut. Khusus untuk Anda yang terlanjur mengalaminya, cobalah untuk melakukan serangkaian cara mudah mengatasi vaginismus. Selamat mencoba!