Terbit: 21 Desember 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Usia 30 dianggap sebagai penanda bahwa kita telah di usia yang matang dan dewasa. Di usia ini, kita juga harus lebih memperhatikan gaya hidup karena jika masih sembarangan dalam menerapkan gaya hidup tidak sehat, maka risiko untuk terkena berbagai macam penyakit pun meningkat. Selain lebih rajin berolahraga dan mendapatkan waktu tidur yang cukup, pakar kesehatan juga menyarankan kita yang sudah memasuki usia 30-an untuk menjaga pola makan yang sehat.

Usia 30-an, Jangan Makan Ini

Makanan yang sebaiknya dihindari mereka dengan usia 30-an

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk memperbanyak asupan makanan berserat seperti sayur dan buah-buahan. Selain itu, kita juga sebaiknya menghindari beberapa jenis makanan yang tidak sehat meskipun rasanya enak.

Berikut adalah beberapa jenis makanan yang tidak sehat tersebut.

  1. Yoghurt dengan tambahan perasa

Yoghurt dikenal luas sebagai makanan yang enak, namun, iika kita memilih untuk mengonsumsi yoghurt dengan tambahan perasa atau pemanis, maka hal ini sama saja dengan mengonsumsi gula dalam jumlah yang banyak. Padahal, pakar kesehatan dari American Heart Association menyarankan kita untuk membatasi asupan gula harian maksimal 38 gram untuk kaum pria dan 25 gram saja untuk kaum hawa. Masalahnya adalah di dalam seporsi yoghurt dengan tambahan perasa ini terdapat kandungan gula mencapai 47 gram.

Alih-alih mengonsumsi yoghurt dengan tambahan perasa, ada baiknya kita memiliki yoghurt berjenis plain atau greek yoghurt yang jauh lebih sehat.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku PTH - Advertisement

  1. Roti putih

Masyarakat Indonesia cenderung menjadikan roti sebagai camilan, bukannya makanan pokok. Salah satu jenis roti yang paling sering dikonsumsi adalah roti putih. Meski bisa mengenyangkan, roti putih termasuk dalam makanan yang miskin nutrisi. Hal ini disebabkan oleh kandungan utamanya yang berupa tepung putih yang tidak memiliki kandungan vitamin dan mineral. Selain itu, kandungan seratnya juga sangat minim. Padahal, demi menjaga kesehatan pencernaan dan mencegah kolesterol tinggi, kita sebaiknya memperbanyak asupan serat.

  1. Jus buah kemasan

Jangan terkecoh dengan namanya. Jus buah kemasan berbeda dari jus buah asli karena kandungan seratnya yang sangat rendah. Selain itu, kebanyakan jus buah kemasan juga memiliki kandungan gula yang sangat tinggi. Terkadang di dalam satu kotaknya bahkan memiliki kandungan gula yang melebihi batasan aman untuk dikonsumsi. Padahal, mengonsumsi gula dengan berlebihan bisa memicu kenaikan berat badan atau diabetes.

Pakar kesehatan lebih merekomendasikan jus yang terbuat dari buah asli tanpa tambahan gula alih-alih jus buah kemasan yang tidak sehat.

  1. Popcorn dengan tambahan mentega

Popcorn sangatlah nikmat untuk dikonsumsi saat kita mengobrol bersama atau saat kita sedang menonton acara televisi. Sayangnya, jika kita sering mengonsumsi popcorn yang memiliki tambahan mentega, maka kita pun mengonsumsi lemak trans yang berbahaya dalam jumlah yang banyak.

Lemak trans tak hanya bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah, hal ini juga bisa memicu peradangan pada otak. Bahkan, kandungan di dalam mentega bernama diacetyl bersifat karsinogenik yang berpotensi menyebabkan datangnya penyakit.

  1. Mengonsumsi minuman dengan sedotan

Mengonsumsi minuman dengan sedotan, alih-alih langsung menenggaknya dari wadah akan menyebabkan kerutan dan garis-garis tanda penuaan semakin terlihat, khususnya di sekitar mulut. Hal ini disebabkan oleh jumlah kolagen di dalam kulit yang cenderung semakin menurun. Selain itu, kebanyakan air yang disediakan dengan sedotan memiliki rasa yang manis atau tinggi kandungan gula sehingga berpotensi memicu kenaikan berat badan dan meningkatkan risiko diabetes.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi