Tumor Colli: Penyebab, Gejala, Diagnosis, Cara Mengobati, dll

tumor-colli-doktersehat

DokterSehat.Com – Area leher adalah area di mana seringkali muncul benjolan, mulai dari yang berukuran kecil hingga besar. Kondisi ini lantas kerap dikaitkan dengan penyakit-penyakit seperti gondok atau pembengkakan kelenjar getah bening. Anda juga harus berhati-hati karena benjolan pada leher bisa jadi tanda tumor colli. Apa itu tumor colli? Apa penyebab tumor colli? Bagaimana mengatasi tumor colli?

Apa Itu Tumor Colli?

Tumor colli adalah tumor yang tumbuh di area leher. Colli adalah nama latin dari leher.

Sebagaimana tumor pada umumnya, dapat dikenali dari benjolan yang muncul, dalam hal ini di leher dan sekitarnya. Ukuran benjolan pada tumor colli ini beragam, ada yang berukuran kecil, namun di beberapa kasus, ukurannya bisa cukup besar, kira-kira sedikit lebih besar dari ukuran telur bebek.

Tumor colli atau tumor leher umumnya tergolong ke dalam jenis tumor jinak. Kendati begitu, tumor ini bisa saja berkembang menjadi tumor ganas yang menyebabkan kanker. Kondisi tersebut bisa terjadi apabila terjadi infeksi pada tumor, pun penanganan medis yang terlambat.

Penyebab Tumor Colli

Sama seperti jenis tumor lainnya, penyebab tumor colli adalah tumbuh dan berkembangnya sel-sel abnormal di dalam tubuh.

Idealnya, tubuh memiliki pengaturan otomatis untuk membentuk sel-sel baru sebagai pengganti sel-sel tubuh yang rusak dan mati. Namun, ada kasus di mana terjadi ketidakseimbangan antara sel baru dengan sel mati, yakni ketika sel-sel baru membelah dan tumbuh secara berlebihan, pun tidak terkendali. Kondisi inilah yang lantas meneyebabkan munculnya tumor.

Belum dapat diketahui secara pasti apa yang menjadi pemicu dari perkembangan sel-sel abnormal tersebut. Akan tetapi, para ahli menduga hal ini berkaitan dengan sejumlah faktor risiko, yakni:

  • Faktor keturunan (genetik)
  • Kalsinogenik
  • Paparan radiasi
  • Infeksi virus
  • Gangguan autoimun
  • Cedera leher

Selain faktor-faktor di atas, ada lagi penyebab tumor colli yang belum disebutkan. Segera periksakan diri ke dokter guna mengetahui apa yang menyebabkan tumor ini muncul di leher Anda.

Jenis-Jenis Tumor Colli

Jika berbicara lebih spesifik lagi, tumor colli ini sendiri terdir dari beberapa jenis tumor, dan hal ini berkaitan dengan penyebab serta letak dari tumor tersebut. Secara singkat, jenis tumor colli terdiri dari:

  • Tumor kelenjar tiroid (struma)
  • Tumor saluran pernapasan (tumor esophagus)
  • Tumor trakea
  • Tumor kelenjar getah bening (limfoma)
  • Tumor kelenjar lidah (tumor parotis)

Ciri dan Gejala Tumor Colli

Tumor Colli ditandai oleh sejumlah ciri dan gejala khas, tentunya berdasarkan titik di mana tumor tersebut tumbuh. Anda patut curiga dan waspada apabila mengalami ciri-ciri tumor colli berikut ini:

  • Muncul benjolan keras (namun tidak nyeri saat ditekan) pada area leher
  • Benjolan berwarna kemerahan
  • Sakit kepala
  • Kepala terasa pusing
  • Mual (bisa disertai muntah)
  • Pembengkakan kelenjar getah bening
  • Sulit menelan
  • Penurunan berat badan
  • Gagal napas

Apabila menemukan gejala-gejala di atas, segera periksakan diri ke dokter guna mendapatkan penanganan medis secepatnya. Ingat, tumor colli yang tidak segera diobati sangat mungkin berkembang menjadi sel tumor ganas yang berbahaya.

Diagnosis Tumor Colli

Diagnosis tumor colli penting untuk dilakukan, sekalipun umumnya tumor ini bersifat jinak. Dokter akan melakukan serangkaian prosedur pemeriksaan untuk mengidentifikasi faktor pencetus tumor colli yang dialami oleh pasien. Prosedur pemeriksaan tersebut meliputi:

1. Anamnesis

Pertama-tama, dokter akan mengajukan beberapa pertanyaan terkait dengan keluhan yang dialami pasien.

  • Sudah berapa lama kondisi ini berlangsung?
  • Pernah memiliki riwayat penyakit ini sebelumnya?
  • Apakah ada anggota keluarga yang memiliki riwayat penyakit serupa?
  • Aktivitas apa saja yang dilakukan sehari-hari?
  • Makanan apa saja yang dikonsumsi?

2. Pemeriksaan Fisik

Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik pasien dengan merujuk pada ciri dan gejala tumor colli pada leher, seperti menganalisis benjolan yang muncul, berat badan, hingga mengukur tekanan darah dan urat nadi pasien.

3. Pemeriksaan Penunjang

Guna memastikan diagnosis atas tumor colli yang diderita pasien, dokter juga perlu melakukan prosedur pemeriksaan penunjang, yang terdiri dari:

  • USG

Ultrasonography atau disingkat USG adalah metode pemeriksaan penunjang yang dilakukan untuk memastikan diagnosis atas suatu penyakit. Metode USG bertujuan untuk mengambil gambar bagian dalam tubuh dengan memanfaatkan gelombang suara berfrekuensi tinggi.

Pada kasus tumor colli, metode USG digunakan untuk melihat kondisi dari tumor colli yang ada pada leher penderita.

  • CT Scan

Metode pemeriksaan penunjang lainnya yang dilakukan guna mengidentifikasi tumor colli adalah computed tomography atau CT scan. Apabila USG memanfaatkan gelombang suara, maka CT scan menggunakan medium komputer untuk mendapatkan citra tubuh bagian dalam,

Sama seperti USG, CT scan bertujuan untuk melihat kondisi tumor colli pada leher pasien, namun dengan hasil gambar yang lebih baik.

  • MRI

Alternatif metode pemeriksaan penunjang lainnya untuk diagnosis tumor colli adalah magnetic resonance imaging atau MRI. Metode ini menggunakan teknologi magnetik dan gelombang radio guna mendapatkan citra bagian dalam tubuh.

  • Biopsi

Sementara itu, untuk kebutuhan pemeriksaan laboratorium, dokter akan melakukan biopsi, yakni mengambil sampel tumor colli dari pasien. Pemeriksaan sampel ini penting dilakukan untuk menganalisis kemungkinan infeksi atau potensi tumor berkembang menjadi ganas.

Pengobatan Tumor Colli

Setelah mendiagnosis penyebab tumor colli, dokter dapat menentukan langkah atau cara mengobati tumor colli yang sesuai dengan kondisi pasien.

Pada umumnya, cara mengobati tumor colli terdiri dari:

1. Operasi

Apabila tumor colli masih berstatus tumor jinak, maka pasien diminta untuk melakukan operasi pengangkatan tumor tersebut. Hal ini juga sebagai langkah pencegahan agar tumor tidak berkembang menjadi tumor ganas yang menyebabkan kanker.

2. Kemoterapi atau Terapi Radiasi

Pada kasus di mana tumor colli sudah berkembang menjadi tumor ganas dan menyebabkan kanker, maka cara mengobati tumor colli tersebut tentu saja dengan melakukan terapi-terapi khusus kanker, yakni kemoterapi, atau terapi radiasi.

3. Obat-Obatan

Sejatinya, pemberian obat-obatan lebih dimaksudkan untuk mengurangi gejala yang timbul akibat tumor colli, misalnya seperti paracetamol atau ibuprofen guna meredakan gejala nyeri. Sementara untuk penyembuhan tumor secara total, yang harus dilakukan adalah operasi.

Pencegahan Tumor Colli

Apabila tumor colli disebabkan oleh genetik, maka tak ada cara yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit ini. Jika Anda dan keluarga tidak memiliki riwayat tumor colli, maka cara mencegah tumor colli adalah dengan menghindari faktor-faktor pemicunya yang terdiri dari:

  • Hindari makan makanan yang mengandung bahan pengawet terlalu sering
  • Konsumsi makanan bergizi
  • Hindari paparan radiasi
  • Olahraga teratur
  • Istirahat yang cukup

Apakah Tumor Colli Berbahaya?

Seperti yang sudah disinggung di atas, penyakit ini bisa berbahaya bisa tidak. Tumor colli adalah tumor jinak, namun penyakit ini harus segera ditangani karena bisa saja berkembang menjadi tumor ganas. Selain itu, terapkan pola hidup sehat karena sedikit banyak, gaya hidup juga bisa memicu timbulnya tumor.

Semoga bermanfaat!