Terbit: 29 Juni 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Kemandulan pada pria ditentukan oleh kualitas dari sperma. Kalau kualitas dari sperma yang dihasilkan pria saat mengalami ejakulasi, pembuahan akan susah terjadi. Bahkan, meski sudah mencoba berkali-kali pembuahan akan terus terhambat karena sperma kurang berkualitas.

Tulang Tidak Sehat Bisa Sebabkan Kemandulan pada Pria

Sperma yang berkualitas ditentukan oleh beberapa faktor. Pertama adalah bentuk dari sel kelamin jantan ini sendiri. Kalau bentuknya bagus mulai dari kepala hingga akar, sperma yang dikeluarkan berkualitas. Selanjutnya pergerakan dan jumlah sperma yang dihasilkan juga memengaruhi cepatnya pembuahan.

Kalau sperma tidak memiliki tiga komponen dasar tersebut, pembuahan akan susah terjadi dan terjadinya kehamilan semakin kecil. Agar sperma dari pria diproduksi dengan maksimal, mereka harus menjaga kondisi tubuh secara menyeluruh dan kesehatan tulang.

Kesehatan tulang dan kesuburan pria

Mungkin Anda akan bertanya: apa hubungan tulang dengan kesuburan pria khususnya produksi sperma? Hubungan antar keduanya disatukan oleh senyawa protein bernama osteocalcin. Senyawa ini muncul dan diproduksi oleh tulang yang sehat di seluruh tubuh.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Columbia University, senyawa protein osteocalcin bermanfaat untuk memicu terbentuknya testosteron semakin banyak pada tubuh. Kalau testosteron yang ada di dalam tubuh meningkat produksi sperma akan berjalan dengan lancar dan kualitasnya akan tinggi.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

Kalau pria bisa menjaga kesehatan tulangnya sejak dini, peluang testosteron diproduksi secara besar akan terjadi. Selain itu pria juga lebih bugar, risiko obesitas rendah, dan yang paling penting dari semuanya, gairah seksual pada pria akan meningkat.

Cara menjaga kesehatan tulang

Agar pria memiliki kesuburan yang tinggi, mereka disarankan untuk bisa menjaga kesehatan tulangnya. Berikut beberapa cara yang dilakukan untuk menjaga tulang pada pria.

  1. Penuhi kebutuhan kalsium harian

Penuhi kebutuhan kalsium setiap harinya dengan mengonsumsi susu dan olahannya. Kalsium dibutuhkan oleh tulang untuk menjaga kekerasannya. Kalau tubuh sampai kekurangan kalsium, tulang akan menjadi keropos karena terkikis sedikit demi sedikit agar tidak terjadi defisiensi.

Selain dari susu dan olahannya, kalsium yang bermanfaat untuk tubuh juga bisa didapatkan dari aneka sayuran hijau, kacang-kacangan, dan ikan laut seperti salmon dengan porsi yang dianjurkan.

  1. Penuhi kebutuhan vitamin D

Vitamin D juga dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga kesehatan tulang. Kekurangan vitamin D akan membuat tulang jadi keropos dan produksi protein bernama osteocalcin akan menurun. Kalau protein ini menurunkan sperma yang dihasilkan akan sedikit.

Vitamin D bisa didapatkan dari berbagai makanan seperti kuning telur, ikan sarden, dan susu. Selain itu tubuh juga bisa membuat vitamin D kalau Anda rajin berjemur saat pagi hari sebelum pukul 10.00 setiap harinya selama beberapa menit.

  1. Rajin berolahraga

Olahraga tidak hanya membuat Anda menjadi lebih bugar saja, tapi juga menjaga kekuatan dari tulang. Rutin melakukan olahraga akan menurunkan risiko terjadinya patah tulang hingga osteoporosis. Lakukan olahraga sekitar 150 menit per minggunya.

Faktor lain penunjang kesuburan pria

Selain karena tulang yang kuat, ada faktor lainya yang menentukan kesuburan pada pria.

  • Minimnya kadar lemak di dalam tubuh. Obesitas bisa menurunkan testosteron dan mengecilkan kemungkinan pembuahan yang dilakukan sperma.
  • Gaya hidup dari pria. Kalau pria memiliki gaya hidup yang buruk seperti kerap merokok dan minum miras, sperma yang dihasilkan bisa saja menurun.
  • Kesehatan testis dan penis. Kalau organ ini terganggu karena penyakit tertentu, kesuburan pria akan menurun.

Nah, mulai saat ini mari lebih menjaga kesehatan dari tulang agar pria bisa lebih subur dan kehamilan yang diinginkan mudah terjadi.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi