Terbit: 4 Agustus 2020
Ditulis oleh: Gerardus Septian Kalis | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Trikiasis adalah masalah pada kelopak mata yang menyebabkan bulu mata bertumbuh ke arah mata. Meski bulu mata terbilang tipis, salahnya arah pertumbuhan bulu bisa menyebabkan rasa sakit dan iritasi. Simak penyebab hingga cara mengobatinya di bawah ini.

Trikiasis: Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Pengobatan

Apa Itu Trikiasis?

Seperti penjelasan sebelumnya, trikiasis yaitu bulu mata yang tumbuh ke arah bola mata. Kondisi ini membuat bulu mata bergesekan dengan kornea, konjungtiva, dan permukaan bagian dalam kelopak mata. Kondisi ini menyebabkan iritasi pada permukaan okular dan berpotensi menyebabkan ulserasi serta jaringan parut.

Gejala Trikiasis

Pertumbuhan bulu mata yang keliru ini membuat bulu bergesekan dengan konjungtiva dan kornea, sehingga menyebabkan rasa sakit dan iritasi. Sementara itu, iritasi konstan pada kornea kadang-kadang dapat menyebabkan abrasi kornea. Peradangan dan kehilangan penglihatan juga dapat terjadi jika kondisi menjadi kronis atau berkelanjutan.

Berikut adalah gejala-gejala yang sering dikeluhkan penderita trikiasis, antara lain:

  • Mata merah
  • Penglihatan kabur
  • Mata berair
  • Sakit mata

Selain gejala di atas, banyak orang yang mengalami kondisi ini merasa ada sesuatu yang menggaruk mata atau terasa seperti kelilipan.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku PTH - Advertisement

Kapan Waktu yang Tepat untuk ke Dokter?

Konsultasi dengan dokter diperlukan saat iritasi mata terjadi karena abrasi kornea atau ulkus kornea dapat terjadi. Anda mungkin memerlukan beberapa kali kunjungan ke dokter mata. Hal itu jauh lebih baik daripada mengalami kesakitan selama beberapa hari. Jika Anda mencurigai adanya trikiasis, pastikan untuk mencari saran dari seorang profesional.

Penyebab Trikiasis

Pada beberapa kasus, alasan mengapa bulu mata tumbuh ke arah yang salah tidak diketahui dengan pasti. Namun, penyebab yang paling umum adalah blefaritis. Blefaritis menyebabkan peradangan pada kelopak mata yang memengaruhi produksi air mata dan bulu mata. Ketika ini terjadi, folikel rambut dapat salah arah dan menyebabkan kondisi ini.

Berikut adalah beberapa kondisi lainnya yang dapat menyebabkan bulu mata salah arah atau tumbuh secara tidak normal, di antaranya:

  • Kelopak mata kehilangan elastisitas normal atau melipat ke dalam. Kondisi ini biasanya terjadi karena usia atau kelebihan berat badan.
  • Jika kelopak mata terkoyak atau terluka, posisi bulu mata dapat berubah dan tumbuh ke dalam. Kondisi ini dapat terjadi sebagai akibat dari perbaikan bedah kelopak mata yang terluka.
  • Distichiasis. Kondisi langka di mana tempat tumbuhnya bulu mata tidak hanya berkembang di satu tempat, tetapi di semua bagian mata.

Pada dasarnya, siapa pun dapat mengembangkan trikiasis. Namun, kondisi ini lebih sering terjadi pada orang yang lanjut usia. Beberapa penyebab lainnya meliputi:

  • Infeksi mata
  • Radang (pembengkakan) pada kelopak mata
  • Kondisi autoimun

Faktor Risiko Trikiasis

Berikut adalah beberapa kondisi tertentu yang membuat seseorang berisiko meningkatkan gangguan ini, antara lain:

  • Kondisi ketika lipatan kelopak mata memiliki bentuk yang tidak normal, sehingga bulu mata tumbuh ke arah mata. Kondisi ini sering ditemukan pada anak-anak keturunan Asia.
  • Memiliki infeksi virus varicella-zoster pada mata.
  • Trakhoma. Infeksi mata parah yang disebabkan oleh Chlamydia trachomatis dan sering ditemukan di negara berkembang.
  • Memiliki sindrom Stevens-Johnson dan cicatricial pemphigoid.

Diagnosis Trikiasis

Iritasi yang disebabkan oleh kondisi ini biasanya cukup untuk mendorong seseorang untuk periksa dokter mata. Dokter akan memeriksa mata menggunakan slit lamp untuk membantu memeriksa kondisi.

Selain itu, dokter juga bisa melakukan staining, yaitu pemberian zat warna berupa tetes mata untuk mengetahui adakah erosi pada kornea karena iritasi berulang ataupun kebocoran aqueous humor (cairan di dalam kornea).

Pengobatan Trikiasis

Pada dasarnya, hanya dokter mata yang akan memutuskan opsi perawatan mana yang terbaik untuk Anda. Berikut adalah berbagai cara mengobati trikiasis yang mungkin disarankan, di antaranya:

  • Epilation: Perawatan pertama yang bisa dilakukan adalah dengan mencukur atau mencabut bulu mata yang bertumbuh tidak sesuai arah. Bulu mata biasanya akan tumbuh kembali dalam dua atau tiga bulan.
  • Electrolysis. Cara mengobati trikiasis ini menggunakan arus listrik untuk merusak folikel rambut dan mencegah pertumbuhan kembali. Kekambuhan terjadi pada 40 hingga 50% pasien.
  • Frekuensi radio atau laser. Cara ini menghilangkan folikel rambut untuk mencegah pertumbuhan.
  • Pembedahan. Pada kasus yang parah, pembedahan kelopak mata dapat dilakukan untuk menghilangkan trikiasis.
  • Bandage contact lens¬†digunakan pada kornea untuk membantu menyembuhkan dan melindungi dari bulu mata yang belum dicukur.

Setelah mengetahui berbagai cara mengobati trikiasis seperti di atas, kunjungan rutin ke dokter mata tetap dianjurkan jika Anda masih memiliki kondisi ini. Apabila gangguan ini terjadi berulang, jadwalkan kunjungan dokter setiap dua setengah bulan sehingga dokter dapat memeriksa apakah ada bulu mata baru yang tumbuh dengan cara yang salah.

Terlepas dari teknik yang digunakan untuk mengobati trikiasis, rutin konsultasi dengan dokter mata diperlukan untuk mengurangi ketidaknyamanan dan mencegah jaringan parut. Jika infeksi terjadi, Anda mungkin akan diresepkan antibiotik tetes mata dan obat antiinflamasi.

Sementara jika ingin solusi yang lebih permanen, tindakan medis khusus harus dilakukan. Dokter mata dapat membantu memilih rencana tindakan terbaik untuk kondisi yang dialami.

Komplikasi Trikiasis

Jika tidak diobati, kondisi ini dapat berubah menjadi masalah mata yang serius. Abrasi kornea yang terjadi akibat pertumbuhan bulu mata yang salah dapat menyebabkan kerusakan yang cukup besar pada mata. Komplikasi lain yang bisa terjadi, antara lain:

  • Iritasi mata kronis
  • Cedera kornea
  • Infeksi pada mata
  • Menurunnya ketajaman penglihatan karena kornea rusak

Ketika trakhoma menyebabkan trikiasis, hal itu dapat menyebabkan kebutaan. Siapa pun yang mencurigai memiliki bulu mata yang tumbuh ke dalam harus mengunjungi dokter mata. Jika ada kondisi yang mendasarinya, mengidentifikasi penyebabnya dapat mencegah kerusakan lebih lanjut.

Penting untuk mengetahui masalah apa pun pada mata sejak dini untuk menghindari kerusakan jangka panjang pada penglihatan.

 

  1. Anonim. What Is Trichiasis?. https://www.aao.org/eye-health/diseases/what-is-trichiasis. (Diakses pada 4 Agustus 2020).
  2. Bedinghaus, Troy. 2019. How to Prevent and Handle Misdirected and Ingrown Eyelashes. https://www.verywellhealth.com/poking-eyelashes-trichiasis-symptoms-causes-and-treatment-3422083. (Diakses pada 4 Agustus 2020).
  3. Villines, Zawn. 2018. Why is my eyelash growing in the wrong direction?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321570. (Diakses pada 4 Agustus 2020).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi