Terbit: 24 Januari 2020
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Apa itu penyakit tremor? Tremor adalah gerakan ritmis yang tidak disengaja dan tidak terkendali dari anggota tubuh. Gerakan ini dapat terjadi di bagian tubuh manapun dan kapanpun. Kondisi ini biasanya merupakan hasil dari masalah di bagian otak yang mengontrol gerakan otot. Kelainan gerakan ini paling sering menyerang tangan tetapi juga bisa terjadi pada kepala, pita suara, dan kaki. Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

penyakit-tremor-doktersehat

Penyebab Tremor

Secara umum, kondisi ini disebabkan oleh masalah di bagian dalam otak yang mengontrol gerakan. Sebagian besar jenis tremor tidak diketahui penyebabnya, meskipun ada beberapa bentuk yang diturunkan dalam keluarga. Gerakan yang tidak terkendali ini juga dapat terjadi sendiri atau menjadi gejala yang terkait dengan sejumlah gangguan neurologis, termasuk:

  • Multiple sclerosis.
  • Stroke.
  • Cedera otak traumatis.
  • Penyakit neurodegeneratif yang memengaruhi bagian otak (misalnya penyakit Parkinson).

Beberapa penyebab lain yang diketahui terkait dengan kondisi ini, antara lain:

  • Penggunaan obat-obatan tertentu (obat asma tertentu, amfetamin, kafein, kortikosteroid, dan obat-obatan yang digunakan untuk gangguan kejiwaan dan neurologis tertentu).
  • Penyalahgunaan atau penarikan dari alkohol.
  • Keracunan merkuri.
  • Tiroid yang terlalu aktif.
  • Gagal hati atau ginjal.
  • Kecemasan atau panik.

Klasifikasi Tremor

Kondisi ini dapat diklasifikasikan ke dalam dua kategori utama: resting tremor dan action tremor.

1. Resting Tremor

Kondisi ini terjadi ketika otot rileks, seperti ketika tangan sedang beristirahat. Dengan adanya gangguan ini, tangan, lengan, atau kaki seseorang dapat bergetar bahkan ketika sedang istirahat. Sering kali, kondisi ini hanya memengaruhi tangan atau jari. Jenis gerakan yang tidak terkendali ini ini sering terlihat pada orang dengan penyakit Parkinson.

2. Action Tremor

Sebagian besar jenis tremor dianggap sebagai action tremor. Kondisi ini terjadi dengan gerakan otot secara tidak disengaja. Berikut beberapa sub-klasifikasi tremor jenis ini yang banyak di antaranya tumpang tindih.

  • Postural tremor. Kondisi ini terjadi ketika seseorang mempertahankan posisi melawan gravitasi, seperti memegang tangan terentang.
  • Kinetic tremor. Kondisi ini terjadi ketika seseorang mempertahankan posisi melawan gravitasi, seperti menggerakkan pergelangan tangan ke atas dan ke bawah atau menutup dan membuka mata.
  • Intention tremor, dihasilkan dengan gerakan terarah menuju target, seperti mengangkat jari untuk menyentuh hidung. Biasanya kondisi ini akan menjadi lebih buruk ketika seseorang mendekati target.
  • Task-specific tremor. Kondisi ini hanya muncul saat melakukan tugas khusus seperti menulis dengan tangan atau berbicara.
  • Isometric tremor, kondisi ini terjadi selama kontraksi otot yang tidak disengaja dan tidak disertai dengan gerakan apapun

Jenis Tremor

Tremor sendiri dibedakan berdasarkan penampilan dan penyebabnya. Beberapa jenis tersebut, di antaranya:

1. Essential Tremor

Ini adalah jenis yang paling umum. Gerakan yang ditimbulkan bisa ringan dan tidak berkembang, atau perkembangannya lambat. Jenis ini sering dimulai pada satu sisi dan bisa memengaruhi kedua sisi dalam beberapa tahun.

Essential tremor dianggap tidak terkait dengan penyakit apapun. Namun, terdapat penelitian yang menghubungkan dengan degenerasi ringan di otak kecil, yang merupakan bagian dari otak yang mengendalikan gerakan motorik. Kondisi ini kadang-kadang juga dikaitkan dengan kesulitan dalam berjalan dan menurunnya pendengaran.

2. Parkinsonian Tremor

Parkinsonian tremor biasanya merupakan gerakan yang terjadi saat istirahat dan merupakan tanda pertama penyakit Parkinson. Kondisi ini disebabkan oleh kerusakan pada bagian otak yang mengontrol gerakan dan biasanya terjadi setelah usia 60 tahun. Kondisi ini dimulai pada satu anggota tubuh dan kemudian berlanjut ke sisi lain.

3. Dystonic Tremor

Dystonic tremor terjadi secara tidak teratur. Gerakan ini terjadi pada orang yang menderita distonia, kelainan gerakan yang ditandai dengan kontraksi otot tak sadar. Kontraksi otot ini menyebabkan gerakan memutar dan berulang. Kondisi ini bisa terjadi pada segala usia dan dapat mereda dengan istirahat total.

4. Cerebellar Tremor

Cerebellum atau otak kecil adalah bagian dari otak belakang yang mengendalikan gerakan dan keseimbangan. Cerebellar tremor adalah jenis intention tremor yang disebabkan oleh lesi atau kerusakan pada otak kecil dari:

  • Stroke.
  • Tumor.
  • Penyakit tertentu seperti multiple sclerosis.
  • Mungkin juga akibat alkoholisme kronis atau penggunaan obat-obatan tertentu secara berlebihan.

5. Psychogenic Tremor

Jenis tumor ini ditandai oleh:

  • Terjadi secara mendadak.
  • Perubahan arah gerakan dan bagian tubuh yang terpengaruh.
  • Menurunnya kemampuan tubuh ketika gangguan muncul.

Seseorang dengan kondisi ini ini juga bisa mengalami gangguan psikologis yang menghasilkan gejala fisik atau penyakit kejiwaan lainnya.

6. Orthostatic Tremor

Kondisi  ini biasanya terjadi di kaki. Ini adalah kontraksi otot yang cepat dan berirama yang terjadi segera setelah Anda berdiri. Tidak ada tanda atau gejala klinis lainnya. Gerakan ini sering dianggap sebagai ketidakstabilan, namun ketidakstabilan berhenti ketika:

  • Duduk.
  • Mengangkat bagian tubuh yang tremor.
  • Mulai berjalan.

7. Physiologic Tremor

Kondisi ini sering disebabkan oleh reaksi terhadap:

  • Obat-obatan tertentu.
  • Penarikan dari alkohol.
  • Kondisi medis seperti hipoglikemia, ketidakseimbangan elektrolit, atau tiroid yang terlalu aktif.

Gerakan yang disebabkan kondisiini biasanya akan hilang jika Anda berhasil mengatasi penyebabnya.

Faktor Risiko

Faktor-faktor risiko yang diketahui dapat memunculkan kondisi ini, antara lain:

  • Mutasi genetik. Variasi tremor yang diturunkan (familial tremor) adalah kelainan autosom dominan. Gen yang cacat hanya dari satu orang tua diperlukan untuk meneruskan kondisi tersebut. Jika Anda memiliki orang tua dengan mutasi genetik pada tremor, Anda memiliki peluang 50 persen untuk mengembangkan gangguan yang sama.
  • Usia. Kondisi ini lebih sering terjadi pada orang yang berusia 40 atau lebih tua.

Gejala Tremor

Beberapa gejala bisa dipicu oleh stres, ketika seseorang kelelahan secara fisik, atau ketika berada dalam posisi tubuh untuk melakukan gerakan tertentu. Berikut adalah beberapa gejala yang mudah dikenali, antara lain

  • Gerakan pada tangan, kepala, kaki, atau dada.
  • Suara bergetar.
  • Sulit untuk menulis atau menggambar.
  • Masalah dalam memegang dan mengendalikan sejumlah peralatan.

Diagnosis Tremor

Mendiagnosis penyakit yang menimbulkan tremor bisa melibatkan peninjauan riwayat medis, gejala pada keluarga, dan melakukan pemeriksaan fisik. Diagnosis sering kali mengesampingkan kondisi lain yang menyebabkan gejala. Berikut beberapa tes yang bisa dilakukan, antara lain:

1. Pemeriksaan Neurologis

Lewat pemeriksaan ini, dokter menguji fungsi sistem saraf, termasuk memeriksa:

  • Refleks tendon.
  • Kekuatan otot.
  • Kemampuan merasakan sensasi tertentu.
  • Postur dan kemampuan koordinasi.
  • Cara berjalan.

2. Tes Laboratorium

Darah dan urine bisa diuji untuk beberapa faktor, termasuk:

  • Penyakit tiroid.
  • Masalah metabolisme.
  • Efek samping obat.
  • Kadar bahan kimia yang dapat menyebabkan tremor.

3. Tes Kemampuan

Guna mengevaluasi kondisi ini, dokter mungkin meminta Anda untuk melakukan:

  • Minum dari gelas.
  • Memegang tangan yang terentang.
  • Menulis atau menggambar.

Jika dokter masih ragu apakah tremor disebabkan oleh penyakit Parkinson atau bukan, Anda mungkin diminta melakukan dopamine transporter scan. Pemindaian ini dapat membantu dokter mengetahui perbedaan antara keduanya

Komplikasi Tremor

Gerakan yang ditimbulkan oleh gejala dari suatu penyakit ini adalah sesuatu yang tidak mengancam nyawa, tetapi gejala bisa memburuk seiring waktu. Jika kondisi ini menjadi parah, Anda mungkin kesulitan untuk:

  • Memegang gelas.
  • Makan dengan normal.
  • Bercukur atau mengenakan riasan.
  • Bicara, jika kotak suara atau lidah terpengaruh.
  • Menulis dengan jelas.

Pengobatan Tremor

Jika kondisi ini mengganggu kemampuan Anda untuk menjalankan aktivitas tertentu, terdapat perawatan yang dapat dilakukan, di antaranya:

  • Obat

Cara menghilangkan tremor yang pertama adalah dengan menggunakan obat. Obat oral dapat secara signifikan mengurangi keparahan dari . Obat-obatan ini adalah propranolol, primidone, gabapentin, dan topiramate. Opsi obat lain termasuk benzodiazepines lorazepam, clonazepam, diazepam, dan alprazolam. Suntikan botox juga bisa menjadi pilihan perawatan. Perawatan ini efektif untuk kondisi yang memengaruhi suara dan kepala.

  • Pembedahan

Selain obat, cara mengatasi tremor juga bisa dilakukan dengan pembedahan. Stimulasi otak dalam (deep brain stimulation) adalah pilihan perawatan bedah untuk orang-orang dengan kondisi parah yang telah menjalani terapi medis. DBS melibatkan implantasi timah elektrik ke dalam thalamus. Ini adalah area yang jauh di dalam otak yang mengoordinasikan kontrol otot yang diduga dipengaruhi oleh kondisi ini.

  • Ultrasonografi Intensitas Tinggi Berfokus yang dipandu MRI

Neuravive (metode bedah tanpa sayatan dan menggunakan ultrasound). Metode ini menggunakan gambar resonansi magnetik (MRI) agar ultrasonografi dapat fokus menghancurkan jaringan di thalamus. Selama perawatan ini pasien harus terjaga dan responsif.

Pencegahan Tremor

Karena penyebab kondisi ini tidak diketahui dengan pasti, hingga saat ini tidak ada cara ampuh yang bisa dilakukan untuk mencegah datangnya penyakit ini.

 

Tremor – Halaman Selanjutnya: 1 2 3 4 5 6 7 8 9

 

  1. Anonim. Tremor Fact Sheet. https://www.ninds.nih.gov/disorders/patient-caregiver-education/fact-sheets/tremor-fact-sheet. (Diakses pada 24 Januari 2020).
  2. Anonim. Essential tremor. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/essential-tremor/symptoms-causes/syc-20350534. (Diakses pada 24 Januari 2020).
  3. Anonim. The Brain and Essential Tremor. https://www.webmd.com/brain/essential-tremor-basics#1. (Diakses pada 24 Januari 2020).
  4. Kahn, April. 2019. Everything You Need to Know About Tremors. https://www.healthline.com/health/tremor#categories-of-tremors. (Diakses pada 24 Januari 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi