Artis Senior Titi Qadarsih Tutup Usia

titi-qadarsih-doktersehat
Photo Source: Tempo/Usman Iskandar

DokterSehat.Com– Kabar duka kembali muncul di dunia hiburan tanah air. Artis senior Titi Qadarsih dikabarkan meninggal dunia di usia 73 tahun. Kabar ini diungkap oleh putranya, Indra Qadarsih di media sosial.

“Innalillahi wa innailaihi rojiun. Telah berpulang ibunda kami tercinta, Titi Qadarsih binti Sardjan. Kini sedang dalam perjalanan pulang ke rumah di Cinangka. Jika ada salah mohon dimaafkan dan jika beliau ada tanggungan yang belum ditunaikan mohon kabari kami. Terima kasih. Indra dan keluarga,” tulis Indra di akun Instagram pribadinya @indraqadarsih.

Selain aktif di dunia akting, Titi juga dikenal di dunia musik dan meraih kesuksesannya di era 70-80an. Gaya pakaiannya yang nyentrik membuatnya cepat naik daun di dunia hiburan Tanah Air. Sebelumnya, Titi tergabung dalam grup musik Salanti Bersaudara. Setelahnya, Titi juga aktif menjadi peragawati dan penari.

Di dunia film, Titi telah bermain di puluhan judul film. Beberapa yang cukup terkenal adalah Rumah Pondok Indah (2006), Terowongan Casablanca (2007), dan Madre (2013). Belum jelas apa penyebab kematian dari Titi, namun banyak pihak yang menyebutnya karena faktor usia. Menurut pakar kesehatan, di usia lanjut seperti Titi, yakni 73 tahun, kondisi kesehatan seseorang memang cenderung rentan untuk terus menurun. Karena alasan inilah mereka yang sudah berusia lanjut diminta untuk menerapkan pola makan yang sehat, beristirahat secara teratur, rajin berolahraga, dan tidak merokok.

Pakar kesehatan menyebut para lansia cenderung rentan terkena radang sendi. Penyakit ini menyerang hampir 50 persen lansia yang ada di Amerika Serikat. Masalahnya adalah kondisi radang sendi ini membuat para lansia kesulitan untuk berolahraga sehingga badannya pun sulit untuk bugar.

Para lansia juga cenderung lebih rentan terkena gangguan jantung dan pembuluh darah. Berdasarkan sebuah penelitian, disebutkan bahwa masalah kesehatan seperti hipertensi dan tekanan darah tinggi ini cenderung sering menimpa mereka yang sudah berusia lebih dari 65 tahun. Selain itu, para lansia juga cenderung lebih rentan terkena diabetes dan bagi para lansia berjenis kelamin wanita, mereka juga lebih rentan untuk terkena osteoporosis atau pengeroposan tulang.