Wah, Ternyata Warna Kamar Juga Bisa Tingkatkan Gairah Seks

doktersehat seks dan suasana kamar

DokterSehat.Com– Dalam urusan seksual, ternyata banyak faktor yang bisa membuat gairah meningkat sehingga kualitas seks pun menjadi lebih baik. Selain menjaga stamina tubuh, faktor psikologis juga turut berpengaruh. Sebab, sampai saat ini tidak sedikit pasangan yang memiliki kualitas seks buruk akibat faktor stres. Maka dari itu, bisa disimpulkan bahwa faktor psikologis memang sangat berpengaruh pada kualitas seks seseorang.

Nah, bicara mengenai psikologis untuk seksual, tahukah Anda bahwa ternyata warna juga bisa berpengaruh dalam meningkatkan gairah seks? Seperti dilansir dari laman Times of India, mengatakan bahwa selain dekorasi kamar, ternyata warna juga memiliki peranan yang cukup besar untuk meningkatkan kualitas seks seseorang.

Hal itu dikarenakan warna memang bisa merubah mood seseorang dari unsur estetika. Maka tak heran, jika banyak industri media dan periklanan yang pandai memainkan warna untuk menggaet orang lain secara efektif. Begitu pula dalam urusan seks, dikatakan bahwa ada satu warna yang bisa meningkatkan gairah seksual, yakni ungu.

Ya, warna ungu diklaim sebagai warna yang paling sejuk dan bisa menimbulkan keromantisan tersendiri. Alasan itu didapatkan karena ungu identik dengan dedaunan yang memiliki aroma lembut dan menyejukkan. Tak hanya wacana, hal ini juga telah dibuktikan dengan penelitian yang melibatkan ratusan orang di dalamnya.

Dalam penelitian itu, dijelaskan bahwa warna ungu berkaitan erat dengan keanggunan, kekayaan, royalitas, serta keintiman. Sehingga, ketika pasangan yang baru menikah memoles kamarnya dengan warna ungu, keharmonisan pun akan semakin meningkat. Sedangkan, kebalikan dari itu adalah warna abu-abu. Dari banyaknya responden mengatakan bahwa warna abu-abu justru bisa menurunkan frekuensi seksual sampai 10 persen.

Selain ungu, untuk membakar gairah seks yang lebih hebat lagi, dianjurkan agar memberi motif warna lain, seperti merah muda atau hijau. Motif tersebut akan membuat otak menjadi rileks sehingga bisa bercumbu dengan lepas dan tanpa beban sedikitpun.

Kendati demikian, warna saja tidak serta merta bisa membuat kualitas seks menjadi sempurna. Dibutuhkan latihan serta menjaga pola makan agar stamina tetap terjaga. Sebab, sesuai dengan konsep dan teori dasar, kualitas seksual tetap dipengaruhi oleh faktor fisik dan mental.