Terbit: 5 Juni 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Ikuti tips skincare remaja berikut ini untuk memelihara kesehatan dan kecantikan kulit sejak dini, mulai dari mengetahui jenis kulit remaja, macam-macam skincare untuk remaja, serta tahapan perawatan kulit.

tips-skincare-untuk-remaja-doktersehat

Tips Memilih Skincare untuk Remaja Berdasarkan Jenis Kulit

Anda harus mengetahui jenis kulit apa yang Anda miliki sebelum Anda memilih dan menggunakan produk perawatan kulit apapun. Ada macam-macam skincare untuk remaja namun tidak boleh menggunakannya sembarangan.

Bila Anda memilih produk perawatan kulit yang sesuai dengan jenis kulit dan masalah kulit Anda, maka Anda tidak akan cocok dan masalah kulit mungkin bertambah parah. Berikut ini tips memiliki skincare untuk remaja berdasarkan tipe kulit yang harus diketahui:

1. Kulit Normal

Tipe kulit normal memiliki warna dan tekstur kulit yang halus dan lembut. Orang dengan tipe kulit ini pun jarang memiliki gangguan kulit seperti noda hitam, bintik merah, atau pori-pori besar. Perawatan kulit normal juga lebih mudah, hanya dengan cuci muka 2-3 kali sehari dengan sabun pembersih biasa.

2. Kulit Kering

Tipe kulit kering memiliki tekstur kulit kusam, gatal, dan hingga bersisik. Penyebab kulit kering adalah pelepasan sel abnormal lapisan kulit luar akibat tidak memiliki pelumasan minyak alami tubuh, sehingga kulit kekurangan konsentrasi air.

Apabila kulit Anda sedang sangat kering, cuci muka dengan air hangat lalu gunakan pelembap atau minyak mineral. Pilih pelembap tanpa pewangi dan alkohol. Selain itu, jangan mandi, cuci muka, dan menggosokan sabun terlalu lama karena akan membuat kulit semakin kering.

3. Kulit Berminyak

Kulit berminyak berarti memiliki kadar minyak berlebih daripada air. Kulit berminyak memiliki pori-pori terbuka dan cenderung mudah berjerawat. Bila Anda memiliki kulit berminyak, sebaiknya cuci muka 3 kali sehari dan bila perlu gunakan kertas minyak wajah (face paper).

Tips memilih skincare untuk remaja dengan kulit berminyak adalah pilih produk dengan label noncomedogenic. Noncomedogenic adalah istilah untuk kandungan khusus skincare yang tidak menyumbat pori-pori. Selain itu, Anda mungkin harus menyiapkan obat jerawat khusus.

4. Kulit Normal atau Kombinasi

Kulit normal/kombinasi berarti Anda memiliki 2 jenis kulit. Umumnya, bagian kulit dahi, hidung, dan dagu (T-Zone) memiliki tekstur kulit berminyak sementara bagian kulit lainnya kering. Kulit bisa terasa sangat kering atau sangat berminyak.

Bila Anda memiliki jenis kulit ini, sebaiknya cuci muka 2-3 sehari dengan sabun pembersih muka biasa. Anda mungkin menggunakan pelembap di bagian kulit yang sangat kering.

Baca Juga: 8 Cara Membuat Lulur Alami untuk Perawatan Kulit di Rumah

Tips Skincare untuk Remaja Secara Umum

Masalah kulit paling umum yang dialami remaja adalah kulit berminyak, jerawat, dan komedo. Pasalnya, remaja sedang mengalami perubahan hormon yang berpengaruh pada kondisi fisik dan kulitnya.

Walaupun demikian, beberapa tips skincare untuk remaja ini dapat membantu untuk merawat dan mengatasi kondisi kulit remaja:

1. Bersihkan Wajah dengan Benar

Berapa kali Anda harus membersihkan wajah tergantung pada jenis kulit dan kondisi kulit Anda hari itu. Bila sangat berminyak atau sangat kusam, cuci muka 2-3 kali sehari. Sebagai contoh, cuci muka setelah kelas olahraga atau aktivitas yang melelahkan di sekolah.

Bila remaja menggunakan riasan tipis, bersihkan riasan bagian mata terlebih dulu lalu bersihkan semua bagian kulit wajah. Bila perlu, remaja mungkin harus membawa tisu basah untuk cuci muka. Gunakan pembersih berbasis susu untuk kulit kering.

2. Cuci Muka Sebelum Tidur

Sebagian besar remaja mungkin belum menggunakan riasan wajah atau sudah menggunakannya dalam porsi ringan. Bila iya, jangan lupa bersihkan riasan wajah sebelum tidur. Semua orang disarankan untuk cuci muka sebelum tidur untuk membersihkan kotoran, debu, dan minyak yang mungkin menumpuk setelah aktivitas seharian. Terlebih lagi untuk remaja yang cenderung mudah berjerawat.

3. Mengontrol Minyak Berlebih

Seperti yang sudah disebutkan, rata-rata remaja sedang mengalami perubahan hormon yang membuatnya mudah terkena jerawat akibat kulit berminyak. Remaja harus mengontrol minyak berlebih dengan cara:

  • Ada macam-macam skincare untuk remaja namun pilih pembersih dengan asam salisilat.
  • Gunakan primer bebas minyak untuk mengontrol wajah berkilau akibat penumpukan minyak.
  • Gunakan kertas minyak wajah di siang hari.

Bila ternyata kulit Anda tidak termasuk kulit berminyak, maka lupakan tahap ini dan cari produk yang sesuai dengan jenis kulit Anda.

4. Eksfoliasi Wajah

Merawat kulit sejak remaja sangat penting. Bila perlu, Anda disarankan untuk melakukan eksfoliasi wajah dengan bahan alami atau produk perawatan kecantikan yang tersedia. Jangan menggosok wajah terlalu keras dan hanya lakukan eksfoliasi kulit 1-2 minggu sekali. Bila kondisi kulit Anda sedang sangat berjerawat atau sangat kering, sebaiknya konsultasikan lagi sebelum melakukan eksfoliasi kulit.

Baca Juga: 4 Cara Mengeksfoliasi Bibir yang Kering dan Pecah

5. Pilih Skincare untuk Jerawat

Pilih skincare atau obat jerawat yang cocok dengan kulit Anda. Memilih obat jerawat yang tepat untuk remaja mungkin membutuhkan sedikit kesabaran dan perjuangan. Anda dapat membeli obat atau produk jerawat berukuran kecil dan mencobanya dalam beberapa hari untuk melihat hasilnya. Jangan lupa rajin cuci muka, gunakan toner, lalu aplikasikan obat jerawat.

6. Jangan Gunakan Make Up Bersama

Para remaja mungkin baru berkenalan dengan riasan wajah dan cenderung berbagi riasan dengan teman-temannya. Bila memungkinkan, sebaiknya tidak menggunakan make up yang sama bersama-sama terutama produk kecantikan untuk mata dan bibir.

7. Pilih Produk Rambut yang Cocok

Anda mungkin bertanya apa hubungannya antara tips memilih skincare untuk remaja dan produk rambut? Rambut Anda mungkin mengenai kulit wajah Anda setiap saat tanpa Anda sadari. Bila rambutnya kotor, maka kotoran tersebut juga dapat masuk ke kulit wajah. Jadi, penting untuk memilih produk rambut yang cocok agar rambut bersih dan sehat sehingga kulit wajah pun terjaga.

8. Pakai Tabir Surya

Umumnya, para remaja memiliki aktivitas yang melelahkan di siang hari di luar ruangan. Bila perlu, remaja sudah dianjurkan untuk menggunakan tabir surya dengan kandungan bebas minyak. Tabir surya dapat membantu mencegah kulit menjadi terbakar dan mencegah jerawat juga.

9. Jangan Mencoba Trik Perawatan Kulit Sembarangan

Anda mungkin sering mendengar bahan-bahan alami untuk kebutuhan kecantikan seperti manfaat pasta gigi untuk mengatasi jerawat. Sebaiknya, jangan sembarangan mengikuti trik kecantikan yang belum terbukti. Pasalnya, kulit remaja tidak dapat ditebak dan kebanyakan sangat sensitif karena perubahan hormon.

Bila Anda mencoba menggunakan pasta gigi untuk menghilangkan jerawat, hasilnya ada kerusakan kulit yang lebih buruk dan mungkin alergi. Bila kondisi jerawat Anda sudah sangat parah, sebaiknya konsultasikan pada pakar kecantikan atau dokter kulit.

Baca Juga: 8 Tips Memilih Skincare yang Aman dan Tepat

10. Jangan Menyentuh Wajah Sembarangan

Jangan menyentuh wajah sembarangan, terutama bila Anda sedang memiliki jerawat di wajah. Sebaiknya, tidak menyentuh, menggaruk, dan memencet jerawat, komedo, atau gangguan kulit lainnya. Cuci tangan sebelum menyentuh wajah.

11. Konsultasi pada Dokter

Pada kondisi yang lebih parah, para remaja mungkin harus berkonsultasi pada orang tuanya tentang masalah kulit dan dampak yang dialami. Bila perlu, orang tua dapat merekomendasikan anak untuk pergi ke dokter kulit. Misalnya, bila anak memiliki jerawat besar bernanah yang tidak hanya mengganggu penampilan tapi juga efek psikologis remaja.

Itulah beberapa tips skincare untuk remaja. Jangan sembarangan memilih macam-macam skincare untuk remaja. Semoga informasi ini bermanfaat.

 

  1. R. Vann, Madeline MPH. 2013. Skin Care for Teen Skin. https://www.everydayhealth.com/skin-and-beauty/skin-care-for-teen-skin.aspx.
  2. WebMD. 2018. Skin Care Tips for Teens. https://teens.webmd.com/teen-skin-care-tips#2.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi