Cara Melakukan Seks Saat Haid yang Benar

seks-saat-nyeri-haid-doktersehat

DokterSehat.Com – Seks selama haid atau menstruasi jarang sekali dilakukan oleh pasangan karena dianggap tidak baik. Selain itu, darah yang keluar dianggap kotor dan bisa menyebabkan penyakit. Akibatnya pasangan lebih suka menunggu seminggu tidak melakukan seks apa pun agar semua risiko tidak terjadi.

Sebenarnya melakukan seks saat haid bukanlah sebuah kesalahan. Pasangan masih bisa melakukannya asalkan tahu caranya. Seks saat haid harus dilakukan dengan benar agar kedua belah pihak bisa mendapatkan kenikmatan dan tidak ada risiko sekecil apa pun yang akan muncul dan membuat semuanya jadi kacau balau.

Kalau Anda dan pasangan ingin mencoba melakukan seks saat haid, coba perhatikan beberapa ulasan di bawah ini.

Manfaat seks saat haid

Seks saat haid dilakukan bukan tanpa alasan. Ada beberapa manfaat dari seks yang dilakukan saat haid yang bisa Anda pertimbangkan, berikut selengkapnya:

  1. Memendekkan durasi menstruasi

Saat melakukan seks dan mendapatkan orgasme, tubuh akan mengalami kontraksi berkali-kali. Pada wanita, kontraksi akan terjadi di rahim sehingga darah yang ada di sana akan keluar. Luruhan dari endometrium akan segera keluar sehingga waktu menstruasi tidak akan berjalan lama.

  1. Menurunkan nyeri

Selama mengalami haid, wanita akan beberapa kali menderita nyeri di perutnya. Nyeri ini akan membuat mereka tidak nyaman dan akhirnya mengganggu aktivitas sehari-hari. Rasa nyeri juga membuat wanita mudah mengalami perubahan suasana hati seperti cepat merah dan sedih.

Melakukan seks saat menstruasi akan membuat wanita mendapatkan manfaat yang besar. Tubuh akan merilis endorfin dalam jumlah banyak. Hormon ini akan menurunkan rasa sakit sehingga nyeri di tubuh perlahan mereda.

  1. Memuaskan gairah seks wanita

Saat sedang menstruasi, wanita akan mengalami perubahan hormon yang cukup signifikan. Perubahan ini menyebabkan wanita memiliki kadar androgen tinggi dan gairah seksualnya menjadi meningkat.

Seks yang dilakukan saat menstruasi akan membuat wanita lebih menikmati kehidupan ranjangnya. Mereka bisa mendapatkan orgasme yang sebelumnya tidak bisa didapatkan.

  1. Meredakan pusing

Beberapa wanita yang mengalami menstruasi atau haid sering mengalami migrain atau jenis pusing lainnya yang sangat mengganggu. Kondisi ini menyebabkan wanita sering tidak nyaman dalam kehidupan sehari-harinya seperti bekerja atau sekadar beristirahat.

Melakukan seks saat sedang menstruasi bisa membuat tubuh menjadi sedikit lebih nyaman. Pusing akan sedikit mereda sehingga Anda bisa menjalani kehidupan sehari-hari dengan maksimal.

Efek negatif seks saat haid

Ada beberapa efek negatif yang akan didapatkan oleh pasangan saat melakukan seks ketika menstruasi. Efek itu terdiri dari:

  • Risiko penularan penyakit menular seksual yang besar seperti HIV dan hepatitis.
  • Memudahkan terjadi infeksi pada vagina jika tidak segera dibersihkan.
  • Perasaan tidak nyaman saat seks dilakukan ketikan darah dari rahim sedang deras.

Posisi seks yang tepat saat haid

Inti dari seks sat menstruasi adalah membuat wanita jadi nyaman dan aman. Oleh karena itu lakukan beberapa gaya seks di bawah ini agar aktivitas ranjang berjalan dengan lancar.

  1. Spooning

Posisi seks spooning akan membuat aktivitas seks jadi lebih nyaman dan tidak terlalu intens. Pria bisa memeluk wanita dari belakang dengan posisi tidur. Selanjutnya penetrasi bisa dilakukan dari belakang.

  1. Misionaris

Posisi misionaris dilakukan untuk menghindari tumpahnya darah menstruasi saat keluar. Selain itu, posisi ini juga paling aman dan tidak memberikan rasa sakit yang terlalu besar.

Apa pun gaya seks yang dipilih, pastikan untuk selalu menggunakan kondom. Selain itu, lapisi kasur dengan kain agar tidak tercecer ke mana-mana.