DokterSehat.Com – Cuaca panas yang terjadi akhir-akhir ini sedikit banyak telah mengganggu aktivitas bahkan kesehatan Anda, bukan? Sayangnya cuaca panas tidak bisa dihindari, terlebih di negara tropis seperti Indonesia. Lantas, bagaimana tips sehat menghadapi cuaca panas agar tubuh tetap bugar dan bebas beraktivitas?

tips-sehat-menghadapi-cuaca-panas-doktersehat

Cuaca Panas, Apa yang Akan Terjadi pada Tubuh?

Cuaca panas terutama di siang hari tentunya memiliki dampak yang signifikan bagi kinerja tubuh. Tak hanya mengganggu metabolisme, cuaca panas juga dapat mengakibatkan sejumlah kondisi seperti:

  • Dehidrasi
  • Sakit kepala
  • Kram otot (heat cramps)
  • Tekanan darah rendah (hipotensi)
  • Gangguan penglihatan
  • Muncul bercak merah pada kulit (heat rash)
  • Hilang kesadaran (pingsan)

Pada kasus yang lebih parah, cuaca panas ekstrem bisa menyebabkan seseorang mengalami yang namanya heatstroke yakni ketika suhu tubuh berada di angka 40 derajat celcius atau bahkan lebih.

Apabila tidak segera ditangani, heatstroke dapat berujung pada kerusakan organ tubuh dari mulai otak, jantung, ginjal, hingga otot. Jika sudah begitu, maka nyawa pun menjadi taruhannya!

Tips Sehat Menghadapi Cuaca Panas

Jangan buru-buru khawatir dan malah jadi enggan untuk beraktivitas ketika cuaca panas melanda daerah Anda. Ada sejumlah tips sehat menghadapi cuaca panas agar Anda bisa tetap beraktivitas tanpa takut terserang penyakit akibat cuaca panas.

Bagaimana cara menerapkan pola hidup sehat saat cuaca panas tersebut? Berikut adalah informasinya.

1. Perbanyak Minum Air Putih

Salah satu dampak yang ditimbulkan dari cuaca panas adalah tubuh menjadi kehilangan banyak cairan sehingga mengalami dehidrasi.

Oleh sebab itu saat cuaca sedang panas-panasnya, pastikan asupan cairan ke dalam tubuh Anda tetap terjaga sehingga antara cairan yang masuk dan keluar dari tubuh tetap seimbang.

Minumlah 8-10 gelas air putih atau minuman elektrolit setiap hari untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Hindari konsumsi minuman seperti soft drink yang walaupun menyegarkan, namun dampaknya tidak signifikan terhadap keseimbangan cairan di dalam tubuh.

Selain itu, hindari juga mengonsumsi minuman yang bersifat diuretik seperti teh karena bisa meningkatkan frekuensi buang air kecil.

2. Makan Buah-Buahan

Selain memperbanyak minum air putih maupun cairan elektrolit, tips sehat menghadapi cuaca panas yang juga tak boleh Anda lewatkan adalah makan buah-buahan.

Mengonsumsi buah-buahan—terutama buah yang banyak mengandung air seperti melon, semangka, dan jeruk—saat cuaca sedang panas memiliki manfaat yang sama dengan minum banyak air putih yakni menjaga tubuh agar tetap terhidrasi. Hal ini juga menjadi contoh penerapan pola hidup sehat saat cuaca panas yang sangat baik.

Oleh karena itu, baiknya Anda memiliki persediaan buah-buahan yang cukup dan simpan di lemari es agar terasa segar saat dikonsumsi nanti.

3. Menggunakan Krim Pelembab

Gunakan krim pelembab selama beraktivitas di luar ruangan maupun di dalam ruangan sekalipun.

Krim pelembab berguna untuk menjaga agar kulit tetap lembab karena kulit kering juga menjadi salah satu ancaman yang mengintai di kala cuaca sedang panas.

Agar menghasilkan sensasi yang menyegarkan, simpan krim pelembab Anda di dalam lemari es dan gunakan saat sudah dingin.

4. Mengatur Aktivitas di Luar Ruangan

Tips sehat menghadapi cuaca panas selanjutnya adalah dengan mengatur aktivitas di luar ruangan.

Pagi hari dan sore menjelang malam adalah waktu-waktu yang bisa Anda pilih jika ingin beraktivitas di luar ruangan oleh karena cuaca yang tidak terlalu panas menyengat. Sebisa mungkin hindari melakukan aktivitas di siang hari saat sinar matahari sedang terik-teriknya.

Sebaliknya, tetaplah berada di dalam ruangan saat siang hari. Tutup jendela untuk menghalau paparan sinar matahari langsung. Nyalakan pendingin ruangan atau kipas angin atau exhaust untuk menjaga ruangan tetap sejuk.

5. Gunakan Pakaian yang Mudah Menyerap Keringat

Mengenakan pakaian yang berbahan tipis dan berwarna terang akan membantu menyerap keringat lebih cepat dan tidak menyerap panas. Dengan begitu, tubuh akan tetap terasa dingin.

Tips sehat menghadapi cuaca panas ini utamanya apabila Anda ‘terpaksa’ harus tetap beraktivitas di luar ruangan di siang hari ketika panas matahari sedang terik.

6. Gunakan Pelindung Tubuh

Selain menggunakan pakaian yang tipis, terang, dan tidak menyerap panas, tips menghadapi cuaca panas lainnya yang bisa Anda lakukan saat tetap harus melakukan aktivitas luar ruangan di tengah cuaca panas adalah menggunakan pelindung tubuh dari sinar matahari.

Pelindung tubuh dari sinar matahari yang dimaksud seperti krim tabir surya (sun block), payung, kacamata hitam, hingga topi.

7. Mandi

Tips sehat menghadapi cuaca panas yang satu ini mungkin paling umum dilakukan.

Memang, mandi saat cuaca sedang panas-panasnya adalah solusi mudah untuk menyegarkan tubuh. Akan tetapi perlu diketahui, mandi terlalu sering justru mengakibatkan kulit kering. Oleh sebab itu, mandilah sewajarnya misalnya sehabis melakukan aktivitas di luar ruangan.

8. Jangan Banyak Bergerak

Di saat cuaca sedang panas, banyak bergerak hanya akan membuat produksi keringat semakin banyak dan suhu tubuh meningkat.

Daripada semakin ‘kepanasan’, lebih baik lakukan tips sehat menghadapi cuaca panas yang satu ini yaitu kurangi aktivitas yang mengharuskan Anda melakukan banyak gerak.

Kalaupun ingin tetap beraktivitas seperti aktivitas olahraga, sebaiknya lakukan jenis olahraga ringan seperti yoga.

9. Hindari Minum Alkohol

Ini juga tips sehat menghadapi cuaca panas yang harus Anda perhatikan, utamanya jika Anda memang gemar mengonsumsi minuman beralkohol.

Mengonsumsi minuman beralkohol di saat cuaca panas sebaiknya tidak dilakukan karena hal ini akan memperparah dehidrasi.

Pertolongan saat Terkena Dampak Cuaca Panas

Cuaca panas dapat berakibat pada kondisi heat cramps, heat exhaustion, dan bahkan yang terburuk yaitu heatstroke.

Ketika Anda mengalami salah satu dari akibat cuaca panas tersebut, maka perlu dilakukan langkah pertolongan dini sebelum kondisi bertambah buruk. Beberapa langkah pertolongan yang bisa diterapkan antara lain:

  • Segera pergi ke tempat yang teduh atau sejuk
  • Ambil napas dalam-dalam, lalu buang perlahan
  • Minum air putih yang banyak
  • Mengonsumsi makanan yang banyak mengandung garam
  • Istirahat sejenak

Sementara pada kasus heatstroke, setelah melakukan langkah pertolongan pertama di atas, segera larikan diri ke rumah sakit untuk dilakukan penanganan medis lebih lanjut.

Siapa Saja yang Berisiko Terkena Dampak Cuaca Panas?

Baik heat cramps, heat exhaustion, heatstroke, maupun kondisi lainnya, dampak cuaca panas terhadap kesehatan tubuh lebih berisiko dialami oleh:

  • Lansia usia 75 tahun ke atas
  • Anak usia balita
  • Pekerja lapangan
  • Penderita gangguan pernapasan
  • Penderita penyakit jantung
  • Obesitas

Itu dia informasi mengenai tips sehat menghadapi cuaca panas yang penting untuk Anda ketahui. Semoga bermanfaat!

 

Informasi kesehatan ini telah ditinjau oleh dr. Jati Satriyo

 

Sumber:

  1. Anonim. Heatstroke. 
  2. Conrad Stoppler, M. 15 Ways to Keep Cool When it’s Hot. https://www.medicinenet.com/ways_to_keep_cool_when_it_is_hot/views.htm (Diakses pada 29 Oktober 2019)
  3. Macnamara, T. 2018. How to Survive Extreme Heat. https://www.liveabout.com/how-to-survive-extreme-heat-3157441 (Diakses pada 29 Oktober 2019)
  4. Robert, S. 2019. How to Stay Cool in the UK Heatwave. https://www.thesun.co.uk/fabulous/3787300/heatwave-sun-tips-summer-cool-hot-weather/ (Diakses pada 29 Oktober 2019)